Logo BeritaSatu

Pakar PBB Duga Iran Selundupkan Senjata ke Yaman

Senin, 10 Januari 2022 | 14:51 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New York, Beritasatu.com- Pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menduga Iran telah menyelundupkan senjata ke Yaman. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Minggu (9/1/2022), surat kabar Wall Street Journal menyebut pakar mengatakan senjata yang disita di Laut Arab mengonfirmasi Teheran mengekspor senjata ke Yaman.

Surat kabar The Wall Street Journal melaporkan PBB menemukan ribuan senjata yang baru-baru ini disita di Laut Arab kemungkinan berasal dari satu pelabuhan di Iran. Penemuan itu menjadi bukti bahwa Teheran mengekspor senjata ke Yaman dan tempat lain.

Yaman telah dilanda perang sejak 2014, menjadi ladang konflik pemberontak Houthi yang didukung Iran melawan rezim internasionalpemerintah yang diakui dan kekuatan militer yang dipimpin Arab Saudi.

Mengutip laporan rahasia oleh panel pakar Dewan Keamanan PBB tentang Yaman, Journal pada Sabtu (8//1) menulis bahwa kapal dan transportasi darat digunakan untuk menyelundupkan senjata buatan Rusia, Tiongkok, dan Iran ke Yaman.

Senjata-senjata itu termasuk peluncur roket, senapan mesin dan senapan sniper, yang telah disita oleh Angkatan Laut AS dalam beberapa bulan terakhir.

“Campuran senjata menunjukkan pola pasokan yang sama, kemungkinan dari stok pemerintah, yang melibatkan dhow [perahu] di Laut Arab, yang mengangkut senjata ke Yaman dan Somalia,” kata laporan itu.

PBB memberlakukan embargo senjata terhadap Houthi pada tahun 2015.

Amerika Serikat serta sekutu Arab Saudi – yang memimpin koalisi militer yang mendukung pemerintah Yaman – telah lama menuduh Iran memasok senjata kepada Houthi, tuduhan yang dibantah oleh Teheran.

Pihak berwenang Iran tidak segera menanggapi laporan tersebut. Seorang pejabat Houthi di Yaman membantahnya, dan menyebut tuduhan penyelundupan senjata Iran sebagai "ilusi".

“Pelabuhan dan bandara ditutup, jadi bagaimana dugaan senjata ini bisa sampai ke kita?” tanya Nasr al-Din Amir, wakil kepala kementerian informasi Houthi, seperti dikutip oleh Journal.

Menurut laporan PBB, kapal yang digunakan untuk mengangkut senjata berangkat dari pelabuhan Jask di Iran tenggara. Hal itu terungkap dari wawancara dengan awak kapal dan data dari instrumen navigasi di atas kapal.

Dalam beberapa bulan terakhir, pertempuran di Yaman telah membuat pasukan koalisi pimpinan Saudi melakukan serangan udara di ibu kota yang dikuasai pemberontak, Sanaa.

Riyadh menyatakan intervensi 2015 di Yaman ditujukan untuk mencegah sekutu Iran mengambil alih kekuasaan di depan pintunya.

PBB memperkirakan perang Yaman secara langsung atau tidak langsung menewaskan 377.000 orang. Lebih dari 80% dari populasi sekitar 30 juta membutuhkan bantuan kemanusiaan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KPK Tunggu Waskita Karya Cs Kembalikan Uang Negara Terkait Korupsi Proyek IPDN

KPK masih menunggu PT Waskita Karya, PT Adhi Karya dan PT Hutama Karya untuk mengembalikan kerugian keuangan negara terkait kasus korupsi proyek IPDN.

NEWS | 19 Mei 2022

Aturan Lepas Masker, Pemkot Bogor Tunggu Instruksi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masih menunggu instruksi pemerintah pusat terkait aturan lepas masker di luar ruangan.

NEWS | 19 Mei 2022

Elektabilitas Ganjar Pranowo Rendah, LSJ: Sebuah Anomali

Survei Lembaga Survei Jakarta (LSJ) menunjukkan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki tingkat elektabilitas rendah di kalangan generasi digital natives

NEWS | 19 Mei 2022

Kementerian PPPA: Kesetaraan Gender Jadi Isu Prioritas

Kesetaraan gender menjadi isu prioritas yang dilakukan pemerintah pada saat ini hingga lima tahun ke depan.

NEWS | 19 Mei 2022

Kasus Minyak Goreng, Kejagung Periksa 2 Kolega Lin Che Wei di IRAI

Kejagung memeriksa dua analis PT Independent Research & Advisory Indonesia (IRAI) terkait kasus minyak goreng yang menjerat Lin Che Wei. 

NEWS | 19 Mei 2022

Suap Izin Alfamidi, Kediaman Wali Kota Ambon Digeledah KPK

KPK kembali melakukan upaya penggeledahan paksa pada sejumlah lokasi terkait kasus dugaan suap yang menjerat Wali Kota Ambon

NEWS | 19 Mei 2022

Polda Metro Jaya Bakal Cek Bukti Kehamilan Dea Onlyfans

Polda Metro Jaya akan memeriksa bukti berupa USG untuk memastikan Dea OnlyFans yang merupakan tersangka kasus pornografi tengah hamil. 

NEWS | 19 Mei 2022

Kepuasan Generasi Digital terhadap Kinerja Jokowi Menurun

Lembaga Survei Jakarta (LSJ) mengungkapkan adanya penurunan kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Jokowi dari kalangan generasi digital natives

NEWS | 19 Mei 2022

Miyabi Gelar Gala Dinner, Polda: Tak Perlu Izin Keramaian

Miyabi, bintang asal negeri matahari terbit itu tidak perlu meminta izin keramaian untuk menggelar gala dinner.

NEWS | 19 Mei 2022

MKD DPR Hentikan Kasus Harvey Malaihollo Nonton Video Porno, Ini Alasannya

MKD DPR menghentikan pemeriksaan kasus dugaan pelanggaran etik anggota Komisi IX DPR Harvey Malaihollo yang menonton video porno ketika sedang rapat.

NEWS | 19 Mei 2022


TAG POPULER

# Lin Che Wei


# UAS


# Cabul


# Atribut Keagamaan


# Tes Covid-19


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
KPK Tunggu Waskita Karya Cs Kembalikan Uang Negara Terkait Korupsi Proyek IPDN

KPK Tunggu Waskita Karya Cs Kembalikan Uang Negara Terkait Korupsi Proyek IPDN

NEWS | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings