Logo BeritaSatu

Perusahaan India Kembangkan Vaksin Khusus Omicron

Senin, 17 Januari 2022 | 13:03 WIB
Oleh : LES

New Delhi, Beritasatu.com - Gennova Biopharmaceuticals di India tengah mengembangkan kandidat vaksin Covid-19 khusus untuk varian Omicron yang siap digunakan dalam 1-2 bulan ke depan, kata seorang sumber kepada Reuters.

Sumber yang tak mau disebutkan namanya itu mengatakan, vaksin tersebut mungkin memerlukan uji coba kecil di India sebelum digunakan sebagai vaksin tersendiri atau dosis penguat (booster).

Perwakilan Gennova, anak perusahaan farmasi Emcure Pharmaceuticals yang beroperasi di 70 negara, belum menanggapi permintaan untuk memberi komentar.

Pfizer Inc pekan lalu mengatakan perancangan ulang vaksin Covid-19 yang khusus menyasar varian Omicron bisa diluncurkan pada Maret.

Sumber itu mengatakan Gennova pada Jumat mengirimkan data uji klinis tahap 2 kepada regulator obat-obatan India untuk kandidat vaksin berbasis mRNA yang mereka kembangkan.

Pemerintah mengatakan tahun lalu vaksin tersebut "aman, cukup ampuh, dan memicu respons kekebalan" pada peserta uji awal.

Jika mendapat izin penggunaan darurat, vaksin itu akan menjadi vaksin Covid-19 pertama India yang berbasis mRNA, seperti vaksin milik Pfizer dan Moderna.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Penembakan di Sekolah Dasar Texas, 21 Orang Tewas

Penembakan di sekolah dasar Texas, Amerika Serikat (AS) mengakibatkan 21 orang tewas. Pelaku seorang pemuda bersenjata berusia 18 tahun.

NEWS | 25 Mei 2022

Ke Bali, Presiden Jokowi Resmikan Pembukaan GPDRR 2022

Presiden Jokowi akan menghadiri upacara pembukaan The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di Bali.

NEWS | 25 Mei 2022

200 Mayat Ditemukan di Reruntuhan Bangunan Mariupol

Sejumlah 200 mayat ditemukan di ruang bawah tanah satu gedung apartemen yang hancur di Mariupol, Ukraina.

NEWS | 25 Mei 2022

580 Ekor Bulus Karapas Lunak Dilepasliarkan di Sungai Mekong

Sekitar 580 tukik bulus karapas lunak raksasa Cantor yang terancam punah dibebaskan ke alam liar di sepanjang Sungai Mekong di provinsi Kratie, Kamboja

NEWS | 25 Mei 2022

Waspada, Cacar Monyet Bisa Menular Lewat Cairan Tubuh

Masa inkubasi cacar monyet biasanya 6 sampai 16 hari tetapi dapat mencapai 5 sampai 21 hari. 

NEWS | 25 Mei 2022

Penanganan PMK di Lombok Timur Berbasis Kearifan Lokal

Strategi komunikasi penanganan PMK di Lombok Timur melibatkan pemuka agama dan menggunakan pengeras suara masjid yang ada di desa-desa.

NEWS | 25 Mei 2022

Jerman Desak Hungaria Sepakati Embargo Minyak Rusia

Jerman mendesak Hungaria menyepakati embargo minyak Rusia. keputusasaan Jerman atas penolakan beberapa negara Eropa terhadap embargo minyak Rusia terungkap

NEWS | 25 Mei 2022

Tak Perlu Panik, Pakar IPB Tegaskan PMK Bisa Dikendalikan

Pakar IPB Denny W Lukman mengatakan bahwa penyakit mulut dan kuku (PMK) bisa dikendalikan secara terukur.

NEWS | 25 Mei 2022

Epidemiolog: Kebijakan Pemerintah Tangani PMK Sudah Tepat

Upaya pencegahan PMK oleh pemerintah dinilai tepat mengingat penularan PMK bisa melalui kontak langsung bahkan melalui udara.

NEWS | 25 Mei 2022

Mendagri: Pembangunan Perbatasan Perkuat Pertahanan Indonesia

Mendagri Tito Karnavian menegaskan Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan merupakan langkah Pemerintah dalam percepatan pembangunan kawasan perbatasan.

NEWS | 25 Mei 2022


TAG POPULER

# BRI Majalengka


# Perumahan Pantai Mutiara


# UU PPP


# UAS


# Harga CPO


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Penembakan di Sekolah Dasar Texas, 21 Orang Tewas

Penembakan di Sekolah Dasar Texas, 21 Orang Tewas

NEWS | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings