Logo BeritaSatu

Jokowi: Krisis Covid-19 Bukti Rapuhnya Ketahanan Kesehatan Global

Kamis, 20 Januari 2022 | 23:08 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WM

Bogor, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, krisis pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini menunjukkan rapuhnya ketahanan kesehatan global, di semua negara.

Hal ini mendesak para pemimpin dunia untuk mengevaluasi kondisi yang kini melanda berbagai negara.

“Kolaborasi saat ini, seperti COVAX Facility, hanyalah solusi sesaat dan juga peran WHO belum mencakupi banyak hal strategis bagi kehidupan dunia. Oleh karena itu, ke depan kita perlu sebuah solusi yang permanen agar dunia mampu menghadapi permasalahan kesehatan yang tidak terduga,” kata Presiden Jokowi saat menghadiri World Economic Forum (WEF) secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis (20/1/2022).

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Sekretaris Negara Praktino.

Di hadapan Presiden World Economic Forum Børge Brende dan para pemimpin ekonomi dunia yang menghadiri pertemuan tahunan itu, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa Presidensi G-20 Indonesia akan memperjuangkan penguatan arsitektur sistem ketahanan kesehatan dunia, yang dijalankan oleh sebuah badan dunia semacam IMF kalau di sektor keuangan.

Badan ini nantinya bertugas untuk menggalang sumber daya kesehatan dunia, antara lain, pembiayaan darurat kesehatan dunia, pembelian vaksin, pembelian obat-obatan, pembelian alat kesehatan. Kemudian, juga merumuskan standar protokol kesehatan global, yang antara lain mengatur perjalanan lintas batas negara agar standar protokol kesehatan di semua negara bisa sama.

“Memberdayakan negara berkembang dalam hal kapasitas manufaktur lokal, antara lain, pengelolaan hak paten, akses terhadap teknologi, investasi produksi alat kesehatan dan obat-obatan, dan lain-lainnya,” kata Presiden Jokowi.

Kepala Negara mengungkapkan, dibutuhkan pembiayaan bersama untuk arsitektur baru sistem ketahanan kesehatan dunia tersebut.

Biayanya, menurut Kepala Negara, jelas jauh lebih kecil dibandingkan kerugian dunia akibat kerapuhan sistem kesehatan global, sebagaimana saat menghadapi pandemi Covid-19 ini.

“Seharusnya, negara-negara maju tidak berkeberatan untuk mendukung inisiatif bersama ini. Dan, tentu saja, G-20 akan sangat berperan sekali dalam menggerakkan pembangunan arsitektur ketahanan kesehatan global saat ini. Artinya, dibutuhkan sebuah kesepakatan bersama di G-20 terlebih dulu,” tegas Presiden Jokowi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Swedia Bujuk Turki yang Keberatan Soal Keanggotaan di NATO

Swedia mencoba membujuk Turki yang keberatan negara itu bergabung dengan NATO, demikian penjelasan menteri pertahanan Peter Hultqvist.

DUNIA | 16 Mei 2022

Ukraina Klaim Pasukannya Telah Bergerak ke Perbatasan Rusia

Ukraina mengklaim pasukannya di kota Kharkiv, telah memukul mundur pasukan lawan dan bergerak maju hingga ke perbatasan Rusia.

DUNIA | 16 Mei 2022

Shanghai Menggeliat, Sektor Penerbangan Mulai Beroperasi

Kota Shanghai mulai menggeliat, di mana sektor usaha dan industri serta penerbangan komersial mulai beroperasi menuju berbagai kota di Tiongkok.

DUNIA | 16 Mei 2022

Ada Robot Pemandu dan Disinfeksi di Masjidil Haram, Mekah

Arab Saudi menyiapkan robot-robot yang akan memandu pengunjung, dan juga membantu dalam rutinitas disinfeksi di Masjidil Haram, Mekah.

DUNIA | 16 Mei 2022

Wakil Presiden Zimbabwe Kunjungi Indonesia selama Sepekan

Wakil Presiden Zimbabwe Constantino Chiwenga tiba di Jakarta untuk melakukan kunjungan kerja selama sepekan di Indonesia.

DUNIA | 16 Mei 2022

Elon Musk: Indonesia Memiliki Masa Depan yang Hebat

CEO SpaceX sekaligus Tesla, Elon Musk sangat senang menerima kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di pabrik roket SpaceX, Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 16 Mei 2022

Kim Jong-un Perintahkan Militer Korut Amankan Pasokan Obat

Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un memerintahkan militer untuk mengamankan pasokan obat-obatan di Pyongyang.

DUNIA | 16 Mei 2022

Penembakan di Gereja California, Pelaku Ditangkap Jemaat

Penembakan terjadi di gereja California Selatan yang menewaskan satu orang, sebelum jemaat gereja akhirnya menangkap tersangka.

DUNIA | 16 Mei 2022

Singapura Deteksi Tiga Kasus Komunitas BA.4 dan BA.5

Kementerian Kesehatan Singapura melaporkan, Tiga kasus komunitas dengan subvarian Omicron baru BA.4 dan BA.5.

DUNIA | 16 Mei 2022

Palestina Kecam Israel Soal Kereta Gantung Yerusalem

Palestina mengecam putusan pengadilan Israel yang menyetujui proyek kereta gantung di wilayah pendudukan Yerusalem Timur.

DUNIA | 16 Mei 2022


TAG POPULER

# Anggota TNI Tewas


# Medina Zein


# Vaksinasi Covid-19


# Piala Thomas


# Timnas Indonesia


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Data Kematian Covid-19 sampai 16 Mei 2022

Data Kematian Covid-19 sampai 16 Mei 2022

BERITA GRAFIK | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings