Logo BeritaSatu

Cari Pengakuan, Delegasi Taliban Mulai Berunding di Oslo

Senin, 24 Januari 2022 | 08:19 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kabul, Beritasatu.com- Delegasi Taliban yang dipimpin oleh pejabat Menteri Luar Negeri Amir Khan Muttaqi telah memulai perundingan tiga hari di Oslo untuk mendapatkan pengakuan internasional. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Minggu (23/1/2022), perundingan dilakukan Taliban dengan pejabat pemerintah Barat dan perwakilan masyarakat sipil Afghanistan.

Mulai hari Minggu, pertemuan tertutup di ibu kota Norwegia akan melibatkan perwakilan Taliban bertemu dengan aktivis hak-hak perempuan dan pembela hak asasi manusia dari Afghanistan dan dari diaspora Afghanistan.

Delegasi akan didorong pada janji untuk menegakkan hak asasi manusia dengan imbalan akses ke miliaran dolar dalam bantuan kemanusiaan yang dibekukan.

Menurut laporan Al Jazeera, pengaruh Barat terhadap Taliban hampir US$10 miliar (Rp 143 triliun) dari uang Afghanistan yang sebagian besar dipegang di Amerika Serikat. Amir Khan Muttaqi akan berusaha mendapatkan sebagian dari uang itu kembali untuk membayar gaji pegawai negeri dan memastikan bahwa ada cukup makanan di Afghanistan karena situasi kemanusiaan telah menjadi sangat putus asa.

Kepada Al Jazeera, Obaidullah Baheer, seorang dosen di American University of Afghanistan, mengatakan dari ibu kota Afghanistan Kabul bahwa membuat Taliban duduk dan berbicara adalah kemajuan.

“Kenyataannya adalah bahwa Taliban baru dalam pemerintahan dan ada peluang untuk membentuk mereka menjadi sesuatu yang lebih baik. Saya tahu mereka kaku dalam beberapa aspek, tetapi dengan jumlah tekanan internasional yang tepat dan jenis aktivisme yang tepat di Afghanistan, Taliban dapat didorong ke arah tindakan tertentu,” katanya.

Dalam kunjungan pertama ke Eropa sejak kembali berkuasa pada Agustus, Taliban akan bertemu dengan pejabat Norwegia serta perwakilan Amerika Serikat (AS), Prancis, Inggris, Jerman, Italia, dan Uni Eropa.

“Di Norwegia, kami mengadakan pertemuan dengan AS dan juga dengan Uni Eropa mengenai hal-hal yang menjadi kepentingan bersama. Dan salah satu bagian dari pertemuan kami adalah dengan diaspora Afghanistan kami yang berada di luar negeri, terutama di Eropa,” kata Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban.

Berbicara kepada Al Jazeera dari Istanbul Turki, Mariam Atahi, seorang jurnalis Afghanistan dan aktivis hak-hak perempuan, mendesak Taliban untuk melepaskane tiga wanita yang katanya diculik oleh kelompok itu saat memprotes hak mereka atas pendidikan.

“Jika mereka ingin mendapat pengakuan, jika mereka ingin memerintah Afghanistan, mereka harus mengakui hak asasi manusia, hak atas pendidikan, hak atas partisipasi politik,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KPPPA Gandeng UGM Siapkan Aturan Pelaksana UU TPKS

Kementerian PPPA menggandeng UGM untuk menyiapkan aturan pelaksana Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).  

NEWS | 18 Mei 2022

Penolakan Singapura Terhadap UAS, Begini Respons NU

Keputusan Singapura menolak kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) atau not to land mendapatkan tanggapan dari NU.

NEWS | 18 Mei 2022

Airlangga Optimistis Koalisi Indonesia Bersatu Menang Pemilu

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto optimistis Koalisi Indonesia Bersatu akan memenangkan Pemilu 2024.

NEWS | 18 Mei 2022

Orang Tua dan Guru Harus Pantau Remaja Agar Tidak Kecanduan Gawai

Orang tua dan guru bimbingan dan konseling (BK) perlu berkolaborasi memantau risiko kecanduan gawai pada remaja termasuk saat pandemi Covid-19.

NEWS | 18 Mei 2022

Kepuasan Publik terhadap Jokowi Meningkat karena Mudik 2022

Kepuasan publik terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengalami peningkatan karena keberhasilan pemerintah dalam penyelenggaraan mudik Lebaran 2022.

NEWS | 18 Mei 2022

Survei SMRC: 76,7% Warga Puas dengan Kinerja Presiden Jokowi

Kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencapai 76,7 persen. Hal tersebut mengacu survei SMRC.

NEWS | 18 Mei 2022

Penghapusan Tes Covid-19 bagi Pelaku Perjalanan Adaptif

Tes Covid-19 bagi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) atau luar negeri (PPLN) bersifat adaptif atau menyesuaikan dengan situasi serta kondisi.

NEWS | 18 Mei 2022

Kerja Sama KSP dengan Pihak Lain Dilakukan Sesuai Ketentuan Hukum

Deputi V Kantor Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodawardhani menegaskan, kerja sama KSP dengan pihak lain dilaksanakan sesuai ketentuan hukum.

NEWS | 18 Mei 2022

Pekan Ini, Masyarakat Terkoneksi Sapa Warga Bahas PMK Hewan

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kembali menggelar program Masyarakat Terkoneksi Sapa Warga dengan tema kewaspadaan terhadap PMK.

NEWS | 18 Mei 2022

Airlangga Bantah Isu Adanya Kudeta di Partai Golkar

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membantah kabar adanya kudeta di Partai Golkar. Airlangga memastikan Golkar solid menghadapi Pemilu 2024.

NEWS | 18 Mei 2022


TAG POPULER

# Lin Che Wei


# UAS


# Cabul


# Atribut Keagamaan


# Tes Covid-19


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kemenkominfo Percepat Pembangunan Infrastruktur Digital

Kemenkominfo Percepat Pembangunan Infrastruktur Digital

EKONOMI | 6 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings