Logo BeritaSatu

Thailand Bakal Izinkan Warganya Menanam Ganja

Rabu, 26 Januari 2022 | 09:32 WIB
Oleh : LES

Bangkok, Beritasatu.com - Dewan Narkotika Thailand mengatakan akan menghapus ganja dari daftar obat-obatan, sehingga membuka jalan bagi rumah tangga untuk menanam tumbuhan tersebut. Di bawah aturan baru, warga Thailand dapat menanam tanaman ganja di rumah setelah memberi tahu pemerintah daerah setempat.

Tetapi ganja tidak dapat digunakan untuk tujuan komersial tanpa izin lebih lanjut, kata Menteri Kesehatan Anutin Charnvirakul kepada wartawan, Selasa (25/1/2022).

Pada 2018, Thailand menjadi negara Asia Tenggara pertama yang melegalkan ganja untuk penggunaan medis dan penelitian.

Aturan tersebut harus dipublikasikan di jurnal publik resmi Royal Gazette dan butuh waktu 120 hari sebelum tanaman ganja rumahan menjadi legal.

Kepala badan pengatur makanan dan obat-obatan Thailand, Paisal Dankhum, mengatakan ganja yang ditanam di rumah harus digunakan untuk tujuan medis, seperti obat tradisional.

Dia menyebut akan ada inspeksi acak untuk mengawasi penggunaan ganja.


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Vaksinasi Covid-19: Booster Tambah Sebanyak 178.382 Dosis

Update vaksinasi Covid-19 dosis booster pada hari ini, Rabu (29/6/2022) bertambah sebanyak 178.382 dosis suntikan.

NEWS | 29 Juni 2022

Kasus Suap Alfamidi, KPK Dalami Sumber Uang Suap untuk Wali Kota Ambon

KPK mendalami sumber uang suap untuk Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy agar menyetujui izin pembangunan cabang Alfamidi di Ambon.

NEWS | 29 Juni 2022

Update Covid-19: Tambah 864, Kasus Aktif Sentuh 16.174

Update kasus aktif Covid-19 pada hari ini, Rabu (29/6/2022) kembali naik menembus angka 16.000 atau tepatnya sebanyak 16.174 kasus.

NEWS | 29 Juni 2022

KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Wali Kota Yogyakarta

KPK perpanjang masa penahanan eks Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti dan petinggi Summarecon Agung, Oon Nusihono yang menjadi tersangka suap pengurusan IMB.

NEWS | 29 Juni 2022

Penganiayaan Remaja di Bogor Diselesaikan di Luar Pengadilan

Polresta Bogor memberlakukan diversi (mediasi) untuk mencapai keadilan restoratif dalam kasus penganiayaan melibatkan enam remaja di Taman Sempur, Kota Bogor.

NEWS | 29 Juni 2022

Paspampres Bersenjata Laras Panjang Kawal Ketat Presiden Jokowi di Kyiv

Paspampres bersenjata laras panjang mengawal ketat Presiden Jokowi di Kyiv, Ukraina, Rabu (29/6/2022).

NEWS | 29 Juni 2022

Konsumen Kesulitan Beli Minyak Goreng dengan PeduliLindungi

Seorang pedagang sembako di Pasar Mandiri, Kelapa Gading, menyampaikan konsumen kesulitan membeli minyak goreng dengan PeduliLindungi.

NEWS | 29 Juni 2022

Jokowi Akan Diundang Hadiri Musyawarah Rakyat Indonesia

Relawan Jokowi rencananya akan mengundang Presiden Jokowi menghadiri Musyawarah Rakyat Indonesia yang digelar untuk menjadi capres menjelang Pemilu 2024.

NEWS | 29 Juni 2022

Kapolres Maluku Tengah Abdul Gafur Dicopot dari Jabatannya

Kapolres Maluku Tengah AKBP Abdul Gafur dicopot dari jabatannya karena diduga melakukan perbuatan tidak menyenangkan.

NEWS | 29 Juni 2022

Menkes Ungkap Peran Keluarga dalam Penanganan Stunting

Menkes menyatakan bahwa keluarga memiliki peran yang penting dalam penanganan stunting di Indonesia.

NEWS | 29 Juni 2022


TAG POPULER

# MotoGP 2022


# Ukraina


# Persik


# Sirkuit Formula E


# Holywings


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Suap Alfamidi, KPK Dalami Sumber Uang Suap untuk Wali Kota Ambon

Kasus Suap Alfamidi, KPK Dalami Sumber Uang Suap untuk Wali Kota Ambon

NEWS | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings