Logo BeritaSatu

Rusia dan Ukraina Setuju Tetap Gencatan Senjata

Kamis, 27 Januari 2022 | 19:03 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Paris, Beritasatu.com- Moskwa dan Kiev pada Rabu (26/1/2022) bersepakat dalam perundingan di Paris bahwa semua pihak harus mematuhi gencatan senjata di timur Ukraina.

Seperti dilaporkan AFP, Kamis (27/1/2022), kesepakatan dicapai setelah lebih dari delapan jam diskusi yang dipuji oleh seorang diplomat Prancis sebagai "sinyal yang baik".

Penumpukan pasukan Rusia di dekat perbatasan dengan Ukraina timur telah menimbulkan kekhawatiran bahwa Kremlin merencanakan intervensi militer di tetangganya yang pro-Uni Eropa. Kekhawatiran merebak saat Moskwa mendesakkan tuntutan atas kehadiran NATO di Eropa timur.

Seorang pembantu Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang berbicara dengan syarat anonim, menekankan bahwa pembicaraan Paris adalah tentang menyelesaikan pertempuran separatis di Ukraina timur sejak 2014, bukan ancaman invasi Rusia.

“Tapi pertanyaannya adalah apakah Rusia ingin memberi sinyal pencairan,” katanya, seraya menambahkan bahwa diskusi "sulit" pada akhirnya menghasilkan sesuatu yang positif.

"Dalam keadaan saat ini, kami menerima sinyal yang baik," katanya.

Untuk pertama kali sejak 2019, Ukraina dan Rusia sepakat untuk menandatangani pernyataan bersama bersama Prancis dan Jerman tentang konflik yang sedang berlangsung antara pasukan Ukraina dan separatis di timur negara itu.

Keempat negara telah bekerja untuk mencapai kesepakatan damai untuk Ukraina timur sejak 2014 dan secara kolektif dikenal sebagai Grup Normandia.

“Bagaimanapun sulitnya diskusi sejak Desember 2019, Grup Normandia telah dapat menyepakati beberapa poin penting,” kata ajudan Prancis itu.

Pernyataan bersama itu mengikat kedua belah pihak untuk "menghormati tanpa syarat atas gencatan senjata". Pernyataan juga menyebut kedua pihak akan bertemu lagi dalam waktu dua minggu di Berlin.

Kesepakatan gencatan senjata 2014 yang kemudian didukung pada 2020, membantu mengakhiri pertempuran terburuk atas dua wilayah separatis di Ukraina timur yang telah merenggut sekitar 13.000 orang.

Negara-negara Barat khawatir bahwa Rusia dapat menggunakan gejolak dalam pertempuran di sepanjang garis depan antara tentara Ukraina dan separatis sebagai dalih untuk melancarkan invasi ke tetangganya.

Utusan Kremlin Dmitry Kozak mengatakan hasil utama dari pembicaraan empat arah yang juga melibatkan Prancis dan Jerman adalah kesepakatan untuk mempertahankan gencatan senjata.

"Kami berharap rekan-rekan kami memahami argumen kami dan bahwa dalam dua minggu kami akan mencapai hasil," kata Kozak, yang juga wakil kepala pemerintahan Presiden Vladimir Putin.

Kozak bersikeras bahwa situasi di timur Ukraina, tempat separatis pro-Rusia telah menyatakan wilayah yang memisahkan diri - dan ketegangan di sepanjang perbatasan adalah "dua masalah yang terpisah".

Utusan Ukraina Andriy Yermak, berbicara kepada wartawan secara terpisah, mengatakan bahwa perundingan itu "tidak mudah".

"Dukungan untuk gencatan senjata berkelanjutan sangat penting," katanya, seraya menambahkan ada perbedaan interpretasi atas Perjanjian Minsk yang mengakhiri pertempuran terburuk pada tahun 2014.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tingkatkan Pendidikan, SiCepat Bangun PAUD di Nusa Tenggara

SiCepat Ekspres mendukung Yayasan Happy Hearts Indonesia dalam membangun PAUD di Nusa Tenggara.

NEWS | 28 Mei 2022

Cegah Ditangkap, Ukraina Bakal Tarik Pasukan di Luhansk

Pasukan Ukraina mungkin harus ditarik mundur dari medan pertempuran di wilayah Luhansk untuk menghindari penangkapan.

NEWS | 28 Mei 2022

Jokowi Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Ende

Jokowi dijadwalkan memimpin upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni di Lapangan Pancasila Kota Ende, Kabupaten Ende, NTT.

NEWS | 28 Mei 2022

99,9% Orang Hilang di Sungai Aare Ditemukan dalam 3 Minggu

Duta Besar Indonesia untuk Swiss, Muliaman Hadad mengatakan, 99,9 persen orang hilang di Sungai Aare, Swiss ditemukan dalam waktu tiga minggu.

NEWS | 28 Mei 2022

Air Sungai Aare, Tempat Eril Hilang dari Salju Meleleh

Air Sungai Aare, Bern, Swiss, tempat di mana Eril, anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hilang, ternyata berasal dari salju yang meleleh.

NEWS | 28 Mei 2022

3 Poros Koalisi, Prabowo-Puan Bakal Ditantang Airlangga-Cak Imin dan Anies-AHY

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menilai, paling mungkin dan potensial pilpres 2024 akan diikuti 3 poros koalisi

NEWS | 28 Mei 2022

Dari Perahu hingga Drone Dikerahkan untuk Cari Putra Ridwan Kamil

Pencarian putra Ridwan Kamil yang hilang di Sungai Aare dilakukan dengan menggunakan perahu dan drone.

NEWS | 28 Mei 2022

Diusut, Dugaan Berbagai Aliran Uang ke Wali Kota Ambon

Tim penyidik KPK mengusut dugaan adanya berbagai aliran uang dari sejumlah pihak swasta ke Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy

NEWS | 28 Mei 2022

KPK Usut Dugaan Ade Yasin Terima Uang dari Kontraktor

Dugaan Bupati nonaktif Bogor Ade Munawaroh Yasin atau Ade Yasin menerima uang dari sejumlah kontraktor diusut tim penyidik KPK.

NEWS | 28 Mei 2022

Jika Jadi Cawapres, Elektabilitas AHY Dinilai Lumayan

Elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai sudah meraih capaian yang lumayan jika kemudian maju sebagai cawapres untuk pilpres 2024 mendatang

NEWS | 28 Mei 2022


TAG POPULER

# Adik Jokowi Menikah


# Yeremia Rambitan


# Joe Biden


# Alex Noerdin


# KRL


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Cegah Ditangkap, Ukraina Bakal Tarik Pasukan di Luhansk

Cegah Ditangkap, Ukraina Bakal Tarik Pasukan di Luhansk

NEWS | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings