Logo BeritaSatu

Januari, Deforestasi di Amazon Brasil Mencapai Rekor Baru

Sabtu, 12 Februari 2022 | 11:34 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Brasilia, Beritasatu.com- Deforestasi di Amazon Brasil mencapai rekor baru di bulan Januari 2022. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Jumat (11/2/2022), para peneliti mengatakan perusakan hutan di Brasil telah meningkat pesat sejak 2019, ketika Presiden Jair Bolsonaro menjabat.

Menurut data baru pemerintah, Brasil mencatat deforestasi terbanyak yang pernah ada di hutan hujan Amazon untuk bulan Januari. Perusakan terus memburuk meskipun pemerintah baru-baru ini berjanji untuk mengendalikannya.

“Deforestasi di Amazon Brasil mencapai 430 kilometer persegi bulan lalu, lima kali lebih tinggi dari Januari 2021,” menurut data satelit awal dari badan penelitian luar angkasa pemerintah Inpe yang dirilis pada hari Jumat.

Luas deforestasi itu adalah yang tertinggi untuk Januari sejak seri data saat ini dimulai pada 2015.

Data baru muncul ketika para peneliti lingkungan mengatakan bahwa kehancuran yang masih meningkat sebagian besar disebabkan oleh Presiden Jair Bolsonaro, seorang pemimpin sayap kanan yang, sejak menjabat pada 2019, telah melemahkan perlindungan lingkungan di negara itu.

Dengan sedikit rasa takut akan hukuman, hutan dibuka untuk peternakan dalam perampasan tanah ilegal, kata Britaldo Soares Filho, peneliti model lingkungan di Universitas Federal Minas Gerais. Tingginya harga daging sapi, kedelai, dan komoditas lainnya juga mendorong permintaan lahan murah.

“Orang-orang mungkin terkejut bahwa itu tidak meningkat lebih banyak lagi. Ada perlombaan untuk menggunduli hutan Amazon,” kecam Soares Filho.

Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan bahwa membuat perbandingan menggunakan satu bulan tidak memberikan gambaran terbaik. Kementerian menyatakan bahwa pada Agustus hingga Januari, deforestasi turun sedikit dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Pemerintah federal bertindak lebih tegas pada tahun 2022 untuk memerangi kejahatan lingkungan,” kata kementerian kepada Reuters.

Ada juga kekhawatiran bahwa wilayah Amazon Kolombia menghadapi ancaman serupa. Pada Selasa, kelompok lingkungan menyatakan kekhawatiran tentang peningkatan tajam kebakaran hutan yang mereka tuduhkan pada penebangan untuk membuka jalan bagi peternakan sapi, ladang koka dan jalan ilegal.

Lebih dari 150 akademisi dan aktivis dari Kolombia, Brasil, Prancis dan Spanyol mengirim surat kepada Presiden Kolombia Ivan Duque. Mereka mendesak pemerintah untuk mengambil sikap yang lebih agresif terhadap deforestasi, menggunakan militer untuk memadamkan api, menciptakan alternatif ekonomi bagi masyarakat di wilayah Amazon dan menangkap mereka yang mendanai upaya pembukaan hutan.

Pelestarian Amazon, hutan hujan terbesar di dunia, sangat penting untuk mengendalikan perubahan iklim karena banyaknya gas rumah kaca yang diserap di pohon-pohonnya.

Bolsonaro telah lama berargumen untuk lebih banyak pertanian dan pertambangan komersial di Amazon untuk membantu mengangkat kawasan itu keluar dari kemiskinan.

Menghadapi tekanan internasional dari Amerika Serikat dan Eropa, Brasil tahun lalu berjanji untuk mengakhiri deforestasi ilegal pada tahun 2028.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tembakan Salvo Tandai Pemakaman Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan

Polisi korban tragedi Kanjuruhan dimakamkan di Desa Sukosari, Trenggalek, Jawa Timur, Minggu, 2 Oktober 2022.

NEWS | 3 Oktober 2022

Peretas Jual Data Nomor Ponsel PM Inggris dan Pejabat Tinggi

Peretas menjual data rahasia nomor PM Inggris dan para pejabat tinggi lainnya. Situs web AS mencantumkan rincian kontak terbaru hampir semua menteri Inggris.

NEWS | 3 Oktober 2022

Rabu, Polri Limpahkan Tahap II Ferdy Sambo Dkk

Pelimpahan tahap II Ferdy Sambo dan kawan-kawan (dkk), tersangka tindak pidana pembunuhan Brigadir J dilaksanakan pada Rabu (5/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Tiga Mahasiswa Tewas Tenggelam di Pantai Klui Lombok Utara

Sebanyak tiga mahasiswa tewas tenggelam di Pantai Klui, Dusun Kelui, Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Minggu (2/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Musim Dingin di Eropa, Ilmuwan Peringatkan Cuaca Lebih Dingin

Ilmuwan memperingatkan perubahan cuaca yang lebih dingin dari biasanya saat musim dingin mendatang di Eropa

NEWS | 3 Oktober 2022

5 Tahun Dipimpin Anies, Dino Patti Djalal Sebut Jakarta Berkembang Pesat

Pendiri FPCI, Dino Patti Djalal menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah membawa Jakarta berkembang pesat selama lima tahun belakangan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Ridwan Kamil Dukung Kompetisi Sepak Bola Dihentikan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendukung agar kompetisi sepak bola dihentikan sementara imbas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang. 

NEWS | 3 Oktober 2022

Relawan Perkenalkan Ganjar Pranowo Lewat Turnamen PUBG Mobile

Sahabat Ganjar memperkenalkan sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada masyarakat di Kabupaten Belitung, Bangka Belitung melalui turnamen PUBG mobile.

NEWS | 2 Oktober 2022

Kasus Ferdy Sambo, Mahfud MD Sebut Divisi Propram Polri Akan Dirombak

Mahfud MD mengatakan pemerintah merekomendasikan perombakan secara terbatas Divisi Propam Polri buntut dari kasus Brigadir J yang menjerat Ferdy Sambo. 

NEWS | 2 Oktober 2022

Waspada, Gas Air Mata Bisa Berdampak Fatal

Dokter spesialis mata Eka Hospital Bekasi, Moh Arief Herdiawan meminta masyarakat agar mewaspadai gas air mata karena bisa berdampak fatal.

NEWS | 3 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
5 Tahun Dipimpin Anies, Dino Patti Djalal Sebut Jakarta Berkembang Pesat

5 Tahun Dipimpin Anies, Dino Patti Djalal Sebut Jakarta Berkembang Pesat

NEWS | 49 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings