Ini Pidato Lengkap Presiden Jokowi Kecam Penghina Agama Islam
INDEX

BISNIS-27 510.733 (-1.34)   |   COMPOSITE 5813.99 (8.96)   |   DBX 1076.27 (11.92)   |   I-GRADE 169.305 (0.55)   |   IDX30 499.8 (-0.92)   |   IDX80 132.38 (-0.32)   |   IDXBUMN20 374.254 (2.01)   |   IDXG30 135.455 (0.05)   |   IDXHIDIV20 450.5 (-0.98)   |   IDXQ30 146.053 (-0.34)   |   IDXSMC-COM 250.881 (1.17)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (0.27)   |   IDXV30 131.098 (-0.19)   |   INFOBANK15 988.482 (5.02)   |   Investor33 429.242 (-0.7)   |   ISSI 170.543 (-0.37)   |   JII 620.021 (-3.74)   |   JII70 214.017 (-1.07)   |   KOMPAS100 1185.8 (-0.19)   |   LQ45 922.358 (-1.18)   |   MBX 1613.53 (0.24)   |   MNC36 321.576 (-0.73)   |   PEFINDO25 321.335 (-2.97)   |   SMInfra18 295.407 (1.45)   |   SRI-KEHATI 367.139 (-0.28)   |  

Ini Pidato Lengkap Presiden Jokowi Kecam Penghina Agama Islam

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 17:43 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin menggelar pertemuan dengan para pemuka agama dari berbagai organisasi keagamaan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (31/10/2020).

Seusai pertemuan, Presiden memberikan keterangan pers yang berisi kecaman terhadap tindakan kekerasan yang terjadi di Paris dan Nice, serta pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dinilai menghina agama Islam.

Meski tidak menyebut secara detail kekerasan yang dimaksud, kecaman pertama pemerintah Indonesia jelas ditujukan pada pembunuhan terhadap seorang guru bernama Samuel Paty di pinggiran Kota Paris pada 16 Oktober 2020.

Korban dipenggal oleh seorang pria asal Cechnya. Pelaku kemudian ditembak mati polisi. Pembunuhan ini diduga karena korban menggunakan kartun Nabi Muhammad SAW saat mengajar.

Sedangkan di kota Nice, Prancis, seorang pria Tunisia memenggal kepala seorang perempuan dan membunuh dua orang lainnya dalam sebuah serangan di Nice, Prancis, Kamis (29/10/2020) waktu setempat. Pelaku berhasil dibekuk polisi.

Sedangkan kecaman kedua pemerintah Indonesia ditujukan pada pernyataan Presiden Prancis. Dalam pidatonya, Pesiden Jokowi hanya menyebut “Presiden Prancis” tanpa menyebut “Emmanuel Macron”. Berikut ini pernyataan lengkap Pesiden Jokowi.

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Selamat sore salam sejahtera untuk kita semuanya,
Syalom,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan.

Hari ini saya bersama Bapak Wakil Presiden beserta pemuka agama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), dan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin), bersama para menteri baru saja membahas perkembangan dunia khususnya terkait dengan persaudaraan antarumat beragama.

Yang pertama, Indonesia mengecam keras terjadinya kekerasan yang terjadi di Paris dan Nice yang telah memakan korban jiwa.

Yang kedua, Indonesia juga mengecam keras pernyataan Presiden Perancis yang menghina agama Islam, yang telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia, yang bisa memecah belah persatuan antarumat beragama di dunia di saat dunia memerlukan persatuan untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Dan, kebebasan berekspresi yang mencederai kehormatan, kesucian, serta kesakralan nilai-nilai dan simbol agama, sama sekali tidak bisa dibenarkan dan harus dihentikan.

Mengaitkan agama dengan tindakan terorisme adalah sebuah kesalahan besar. Terorisme adalah terorisme. Teroris adalah teroris. Terorisme tidak ada hubungannya dengan agama apa pun.

Terakhir, Indonesia mengajak dunia mengedepankan persatuan dan toleransi beragama untuk membangun dunia yang lebih baik.

Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan, terimakasih,

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi Dinilai Bisa Dorong Macron Minta Maaf kepada Umat Muslim

Presiden RI Joko Widodo dapat mendorong Presiden Prancis Emmanuel Macron guna meminta maaf kepada umat Muslim se-dunia.

DUNIA | 31 Oktober 2020

VIDEO: Ngebut, Sebuah Mobil Terobos Masuk Area Masjidil Haram

Mobil berkecepatan tinggi itu terhenti setelah menabrak salah satu pintu, demikian seperti terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial.

DUNIA | 31 Oktober 2020

Angka Positif Covid-19 Naik 100.233, AS Catatkan Rekor Dunia

Jumlah laporan kasus harian yang mencapai 100.233 di AS merupakan rekor dunia atas pandemi Covid-19.

DUNIA | 31 Oktober 2020

Tidak Ada Korban WNI dalam Gempa di Turki

Kementerian Luar Negeri memastikan tidak ada korban WNI dalam gempa bumi berkekuatan 7 M di Turki.

DUNIA | 31 Oktober 2020

Survei Fox News: Keunggulan Biden Terpangkas 2 Poin

Biden memimpin cukup jauh, sudah banyak suara yang masuk, dan tinggal sedikit yang belum memutuskan.

DUNIA | 31 Oktober 2020

Tiga Hari Jelang Pilpres Amerika, Trump Mulai Pangkas Jarak

Sudah 82 juta suara masuk di pilpres Amerika, padahal hari-H pemilihan resmi masih tiga hari lagi.

DUNIA | 31 Oktober 2020

Sheikh Sudais: Islam Agama yang Toleran dan Penuh Kasih Sayang

Karena Islam adalah agama toleransi, kasih sayang dan merapatkan antara satu sama lain," ujar Sheikh Sudais.

DUNIA | 31 Oktober 2020

Pelaku Teror Prancis Sempat Hubungi Keluarga Sebelum Beraksi

"Adik saya adalah orang yang ramah dan tidak pernah menunjukkan ekstremisme. Dia menghormati semua orang dan menghargai perbedaan sejak masih anak-anak".

DUNIA | 31 Oktober 2020

Siaga Serangan Teror, Prancis Tingkatkan Keamanan Dalam dan Luar Negeri

Presiden Emmanuel Macron mengerahkan ribuan pasukan untuk menjaga tempat beribadah dan sekolah-sekolah.

DUNIA | 31 Oktober 2020

Ini Ucapan Macron yang Diduga Menyinggung Umat Islam

"Hari ini, Islam adalah agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia," kata Macron.

DUNIA | 31 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS