Presiden Perintahkan Menkes Lakukan 3T Lebih Masif dan Agresif
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Presiden Perintahkan Menkes Lakukan 3T Lebih Masif dan Agresif

Senin, 27 Juli 2020 | 10:49 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto agar lebih masif dan agresif melakukan testing, tracing, dan treatment atau 3T untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“3T, testing, tracing, dan treatment harus betul-betul dilakukan secara lebih masif dan agresif,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju melalui video conference di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/7/2020).

Presiden Jokowi mengatakan, saat ini kasus positif Covid-19 secara global sudah mencapai 15,8 juta dengan angka kematian sebanyak 640.000. Di Amerika Serikat, korban meninggal mencapai 4,2 juta, Brasil 2,3 juta, dan India 1,4 juta.

“Jika di lapangan masih ditemukan adanya kekurangan peralatan tes, mesin PCR, kapasitas lab, APD dan juga peralatan rumah sakit, segera selesaikan, segera bereskan. Komunikasi yang efektif dengan rumah sakit, masyarakat, dan daerah harus dilakukan seefektif mungkin,” katanya.

Presiden Jokowi secara khusus mengingatkan agar Komite Pemulihan Ekonomi untuk berhati-hati jangan sampai aura krisis hilang. Setiap elemen bangsa, katanya, harus bersemangat dalam penanganan krisis itu. “Komite ini dibentuk untuk mengintegrasikan kebijakan kesehatan dan ekonomi agar seimbang antara gas dan remnya. Dan, penanganan kesehatan menjadi prioritas,” katanya.

Dikatakan, Komite Pemulihan Ekonomi Nasional tidak boleh mengendur sedikit pun dalam menyelesaikan persoalan ini. Aura krisis kesehatan harus terus digaungkan sampai vaksin tersedia dan bisa digunakan secara efektif. “Jadi, perlu saya tekankan juga bahwa tidak ada pembubaran Satgas Covid 19. Tidak ada. Baik di tingkat pusat dan daerah. Semuanya harus tetap bekerja keras. Komite ini, sekali lagi mengintegrasikan antara kebijakan ekonomi dan kebijakan kesehatan,” katanya.

Menurut Presiden Jokowi, Kementerian Kesehatan agar memberikan perhatian dan memberikan prioritas penanganan di delapan provinsi, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua yang berkontribusi 74% bagi kasus positif yang ada di Indonesia.

“Targetnya sudah jelas.Turunkan angka kematian serendah-rendahnya, tingkatkan angka kesembuhan setinggi-tingginya, dan juga kendalikan laju pertumbuhan kasus positif baru secepat-cepatnya,” ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kasus Covid-19 Meningkat, Jokowi: Hati-Hati, Aura Krisis Jangan Hilang

Saat ini masih dalam keadaan krisis kesehatan dan ekonomi.

KESEHATAN | 27 Juli 2020

Jokowi Prioritaskan Penanganan Covid-19 di 8 Provinsi Ini

Kedelapan provinsi ini berkontribusi sekitar 74 persen bagi kasus positif yang ada di Indonesia.

KESEHATAN | 27 Juli 2020

Tergolong Tinggi, Penderita TBC di Jateng Tambah 23.919 Orang

Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo mengungkapkan, belum lama ini, kasus tertinggi penyakit TBC terjadi di Kabupaten Tegal.

KESEHATAN | 27 Juli 2020

Kasus Covid-19 di Indonesia Bisa Tembus 400.000 pada Oktober

Kasus positif Covid-19 akan menembus angka 200.000 pada 31 Agustus 2020.

KESEHATAN | 26 Juli 2020

Hari Ini, DKI Kembali Terbanyak Kasus Baru Covid-19

Dari 1.492 kasus baru Covid-19 secara nasional, 384 diantaranya didapat dari DKI Jakarta.

KESEHATAN | 26 Juli 2020

Update Covid-19: Tambah 1.492, Total Kasus Covid-19 Jadi 98.778

Penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 1.492 itu didapat dari pemeriksaan spesimen sebanyak 20.492.

KESEHATAN | 26 Juli 2020

Kasus Positif Covid-19 Dunia Tembus 16 Juta

Kasus positif Covid-19 di seluruh dunia telah menembus jumlah 16 juta. Menurut situs worldometers, jumlahnya telah mencapai 16.031.794.

KESEHATAN | 25 Juli 2020

Kasus Positif Covid-19 Tembus 200.000 pada Akhir Agustus

Saat ini jumlah kasus positif telah mencapai 97.286 dan diperkirakan menembus angka 100.000 pada awal pekan depan.

KESEHATAN | 25 Juli 2020

Kasus Baru Covid-19 Capai 1.868, Ini Sebarannya

Selain DKI Jakarta, ada lima provinsi lain yang penambahan kasus baru Covid-19 mencapai lebih dari 100.

KESEHATAN | 25 Juli 2020

Update Covid-19: Tambah 1.868, Kasus Covid-19 Total 97.286

Dengan penambahan 1.868 kasus baru pada hari ini, maka total kasus Covid-19 di Indonesia kini sebanyak 97.286.

KESEHATAN | 25 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS