Pengurangan Mobilitas Warga Bisa Landaikan Kurva Pandemi Sampai 91%
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Pengurangan Mobilitas Warga Bisa Landaikan Kurva Pandemi Sampai 91%

Rabu, 21 Oktober 2020 | 02:25 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyatakan bahwa pembatasan mobilitas penduduk berpengaruh pada melandainya kurva pandemi, bahkan hingga 91 persen.

"Terdapat berbagai studi yang memperlihatkan adanya liniearitas antara penenakan mobilitas masyarakat dengan penurunan kasus dan kematian akibat Covid-19," ujar Wiku dalam konferensi pers daring yang ditayangkan di kanal YouTube resmi BNPB, Selasa (20/10/2020).

Wiku mengutip studi Ying Zhou dan kawan-kawan pada 2020 berjudul Effects of Human Mobility Restrictions on the Spread of Covid-19 in Shenzhen, China: a Modelling Study Using Mobile Phone Data.

Di sana disebutkan, pertama, pengurangan mobilitas dalam kota sebanyak 20 persen dapat melandaikan kurva kasus sebanyak 33 persen dan menunda kemunculan puncak kasus selama 2 minggu. “Ini adalah hal yang penting,” kata Wiku.

Kedua, penguruangan mobilitas dalam kota sebanyak 40 persen dapat melandaikan kurva sebanyak 66 persen dan menunda kemunculan puncak kasus selama 4 minggu. “Ini adalah hal yang luar biasa,” ujar Wiku.

Terakhir, pengurangan mobilitas dalam kota sebanyak 60 persen bahkan dapat melandaikan kurva sebanyak 91 persen dan menunda kemunculaan puncak kasus selama 14 minggu.

Data studi tersebut dikemukakan Wiku berkaitan dengan libur panjang yang akan datang.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah telah menetapkan cuti bersama pada akhir Oktober 2020, yakni pada 28 dan 30 Oktober 2020 yang mengapit tanggal merah 29 Oktober, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tanggal 31 Oktober dan 1 November 2020 jatuh pada hari Sabtu dan Minggu.

Berdasarkan pengalaman, libur panjang terbukti berdampak pada kenaikan kasus positif di tingkat nasional. Hal ini dipicu karena terjadinya kerumunan di berbagai lokasi yang dikunjungi masyarakat selama masa liburan serta ketidakpatuhan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan.

Pada libur panjang Idulfitri tanggal 22-25 Mei 2020 terjadi kenaikan jumlah kasus harian dan kumulatif mingguan sekitar 69-93 persen sejak hari libur Idulftitri dengan rentang waktu 10-14 hari kemudian terlihat dampaknya.

Pada libur Hari Kemerdekaan RI dan peringatan Tahun baru Hijriyah tanggal 20-23 Agustus juga terjadi kenaikan jumlah kasus harian dan kumulatif mingguan sebesar 58-118 persen dengan rentang waktu yang sama, yakni 10-14 hari kemudian baru terlihat dampaknya.

“Selain itu terjadi kenaikan absolut pada positivity rate atau hasil tes positif yang naik sampai 3,9 persen dalam dua minggu di tingkat nasional,” kata Wiku.

Karena itu pemerintah dan masyarakat harus meningkatkan sinerginya untuk menjalankan protokol kesehatan secara disiplin guna mengantisipasi penularan Covid-19 di masa libur panjang Oktober ini.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menkes Akan Disomasi Gara-gara Permenkes Radiologi Klinik

Sebab, surat permohonan pencabutan Permenkes 24/2020 tidak direspons sampai sekarang oleh pihak Kementerian Kesehatan.

KESEHATAN | 20 Oktober 2020

Awal 2021, Bibit Vaksin Merah Putih Diserahkan ke Bio Farma

Vaksin Merah Putih adalah vaksin yang dikembangkan sejumlah lembaga riset di Indonesia sebagai bentuk kemandirian bangsa.

KESEHATAN | 20 Oktober 2020

Jokowi dan Suga Bahas Kerja Sama Pengelolaan Covid-19

Indonesia menghargai komitmen dan kontribusi Jepang dalam pembentukan Asian Covid-19 Response Fund.

KESEHATAN | 20 Oktober 2020

Hari Ini, Pasien Sembuh Lebih Banyak Dibanding Kasus Baru Covid-19

Jumlah pasien sembuh lebih banyak dibanding kasus baru Covid-19 terjadi hari ini, Selasa (20/10/2020), di Indonesia.

KESEHATAN | 20 Oktober 2020

Update Covid-19: Tambah 3.602, Kasus Positif di Indonesia Jadi 368.842

Kasus baru Covid-19 di Indonesia bertambah 3.602 dalam 24 jam sampai Selasa (20/10/2020) siang WIB. Total kasus di Indonesia menjadi 368.842.

KESEHATAN | 20 Oktober 2020

Food Cycle Indonesia Ajak Masyarakat Bantu Anak-anak Keluarga Prasejahtera

Masyarakat harus mampu anak-anak Indonesia yang kekurangan gizi.

NASIONAL | 20 Oktober 2020

BPJamsostek Beri Kartu Kepesertaan pada Guru PAUD

BPJamsostek Bogor Kota menginginkan seluruh masyarakat wajib ikut serta mendapatkan perlindungan Jamsostek.

KESEHATAN | 20 Oktober 2020

Pentingnya Menjaga Interaksi Sosial Selama Pandemi Covid-19

Solusi sederhana dalam menanggulangi permasalahan mental di masa pandemi adalah berinteraksi dengan orang terdekat.

KESEHATAN | 20 Oktober 2020

2.540 Pasien Covid-19 Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran

Di Tower 4 dan 5 saat ini sebanyak 1.124 orang atau bertambah 10 orang.

KESEHATAN | 20 Oktober 2020

MUI: 3 Hal Paling Penting dari Vaksin Covid-19

Saat ini LPPOM MUI masih menunggu hasil identifikasi tim yang saat ini berada di Tiongkok yang menjadi pertimbangan halal atau tidaknya vaksin.

KESEHATAN | 19 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS