Ketua MPR: Nilai-nilai Pancasila Diadopsi Beragam Bangsa
INDEX

BISNIS-27 448.146 (-0.92)   |   COMPOSITE 5091.82 (10.35)   |   DBX 966.643 (4.95)   |   I-GRADE 139.941 (-0.19)   |   IDX30 428.154 (-1.48)   |   IDX80 113.358 (-0.09)   |   IDXBUMN20 291.199 (-0.02)   |   IDXG30 119.599 (-0.63)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-1.43)   |   IDXQ30 124.629 (-0.42)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.25)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.24)   |   IDXV30 107.251 (-0.03)   |   INFOBANK15 832.7 (-0.92)   |   Investor33 373.408 (-0.42)   |   ISSI 150.953 (-0.04)   |   JII 549.986 (-1.27)   |   JII70 187.543 (-0.07)   |   KOMPAS100 1019.5 (-0.12)   |   LQ45 788.563 (-1.51)   |   MBX 1407.83 (2.21)   |   MNC36 279.661 (-0.32)   |   PEFINDO25 277.129 (3.76)   |   SMInfra18 242.149 (-1.27)   |   SRI-KEHATI 316.134 (-0.44)   |  

Peringatan Hari Lahir Pancasila

Ketua MPR: Nilai-nilai Pancasila Diadopsi Beragam Bangsa

Senin, 1 Juni 2020 | 09:31 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo menyatakan Pancasila telah menjadi inspirasi dan makin dirasakan relevansinya oleh penduduk dunia sebagai dasar filsafat dan pandangan hidup.

Pria yang akrab disapa Bamsoet itu menegaskan, Pancasila akan selalu dan tetap relevan kendati zaman terus berubah dan peradaban terus berkembang. Sistem nilai yang terkandung pada lima sila Pancasila itu universal, dan semua sistem nilai itu diadopsi beragam bangsa.

Dia menyontohkan, sila Ketuhanan, sila kemanusiaan dan sila keadilan sosial, sudah diterima dan dipraktikan sebagai sistem nilai universal. Semua bangsa juga selalu berusaha memperkokoh persatuan masing-masing demi menjaga dan merawat eksistensi.

"Demikian pula dengan sila kerakyatan yang telah banyak dipraktikan untuk menjaga sekaligus memelihara tantanan hidup berbangsa dan bernegara. Musyawarah-mufakat mampu menyelesaikan berbagai perselisisihan di dalam kehidupan umat manusia,’’ ujar Bamsoet, dalam pernyataannya mengenai Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Senin (1/6/2020).

Artinya, lima sila Pancasila telah menginspirasi sekaligus menjadi sumber kekuatan serta sumber kebijaksanaan. Karena itu, Ketua MPR mengajak generasi milenial terus merawat Pancasila sebagai pemersatu bangsa Indonesia. "Dan menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dan tuntunan hidup dalam keberagaman," katanya.

Ketua MPR juga mendorong komunitas pendidik untuk mengenalkan, mengajarkan, dan menanamkan nilai-nilai lima sila Pancasila kepada generasi Z sebagai bekal dan kekuatan mereka merawat eksistensi Indonesia di masa depan.

Ditambahkan, 1 Juni 2020 hari ini menandai 75 tahun tegaknya Pancasila sebagai pemersatu dan sumber kekuatan bangsa sehingga Indonesia mampu merawat keberagaman suku, ras, agama dan budaya, serta merawat persatuan rakyat. Karena kekuatan dan insipirasi Pancasila itulah bangsa Indonesia dihormati dan disegani oleh bangsa lain.

Dalam konteks kekinian, terkait pandemi Covid-19 yang telah melanda dunia termasuk Indonesia, Bamsoet mengingatkan lagi kejadian tepat 75 tahun yang lalu, yakni saat Bung Karno dalam pidatonya mengatakan Negara Indonesia yang kita dirikan adalah negara gotong royong.

Gotong royong yang dimaksudkan adalah membanting tulang bersama, memeras keringat bersama, perjuangan bahu-membahu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua.

Menurutnya, semangat dan nilai-nilai gotong royong yang dikobarkan Bung Karno itulah yang saat ini sangat dirasakan di tengah-tengah masyarakat. Ada perasaan senasib dan sepenanggungan yang muncul spontan melalui berbagai aksi dalam membantu antarasesama warga.

"Begitu juga ketaatan rakyat membantu pemerintah dalam upaya memutus mata rantai Covid-19 dengan menjaga jarak, memakai masker, cuci tangan, bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan beribadah di rumah," ujarnya.

Bamsoet juga mengingatkan, dalam setiap perubahan zaman dan perkembangan peradaban, akan selalu ada tantangan atau akan ada upaya merongrong Pancasila. Kecenderungan ini harus diwaspadai generasi milenial dan genersai Z.

Pada dekade 60-an, upaya komunisme menggeser Pancasila gagal. Pada dekade terkini, ada upaya menggusur Pancasila dengan sistem nilai lain yang bertentangan dengan prinsip-prinsip hak azasi manusia (HAM) dan hakikat demokrasi.

‘’Untuk itu, saya mengajak generasi milenial dan generasi Z untuk terus merawat dan mempraktikan nilai lima sila Pancasila dalam kebihinekaan kita. Orang muda Indonesia harus berani dan tegas menolak sistem nilai lain yang tidak demokratis dan melanggar prinsip-prinsip HAM,’’ pungkas Bamsoet.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Presiden: Pancasila Jadi Bintang Penjuru dalam Mengatasi Pandemi Covid-19

Pancasila menggerakkan rasa kepedulian untuk saling berbagi, memperkokoh persaudaraan, dan kegotongroyongan.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Presiden: Pancasila Tumbuhkan Daya Juang Hadapi Tantangan Pandemi

Saat ini, upacara peringatan laksanakan di tengah pandemi Covid-19, yang menguji daya juang sebagai bangsa.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Jokowi Jadi Inspektur Upacara Hari Kelahiran Pancasila Secara Virtual

Peringatan Hari Kelahiran Pancasila digelar dengan tema “Pancasila dalam tindakan melalui gotong royong menuju Indonesia maju”.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Presiden Hadiri Hari Lahir Pancasila Daring dari Istana Bogor

Peringatan Hari Lahir Pancasila ditetapkan Presiden Jokowi berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Ganjar Harap Kagama Berikan Rekomendasi Penyelamatan Ekonomi Rakyat

Menurut Ganjar UKM harus digerakkan bersama, di samping itu, penting mendorong terciptanya entrepreneur-entrepreneur baru.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Perpusnas Susun Strategi Baru Layanan di Era New Normal

Penerapan tatanan baru atau new normal mengharuskan Perpusnas untuk menyesuaikan layanan.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Masyarakat Kolaka Timur Budi Daya Sorgum

Satu hektare lahan berpotensi menghasilkan 2-3 ton sorgum dalam sekali panen.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Yunus Sani Diduga Dibunuh dan Dimutilasi Kelompok Separatis Bersenjata

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto mengatakan, kelompok separatis seakan menebar virus untuk mencabut nyawa saudaranya sendiri.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Pentolan KKB Pilia Dibekuk

Oniara Wonda yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu dilumpuhkan dengan timah panas pada betis sebelah kanan, karena berusaha melawan petugas.

NASIONAL | 1 Juni 2020

Freeport Indonesia Buka Laboratorium Rujukan Covid-19 untuk Papua

PTFI juga membantu masyarakat dengan menggunakan mesin Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dan laboratoriumnya untuk menganalisa sampel tes swab.

NASIONAL | 1 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS