Nadiem Resmi Luncurkan Bantuan Kuota Internet
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Nadiem Resmi Luncurkan Bantuan Kuota Internet

Jumat, 25 September 2020 | 15:59 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim resmi meluncurkan subsidi bantuan kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen. Nadiem menuturkan, kebijakan kuota ini hadir menjawab keluhan dari berbagai macam kalangan masyarakat karena meningkat biaya penggunaan internet untuk menjalankan pembelajaran jarak jauh berbasis daring(PJJ Daring) selama masa pandemi.

“Pemerintah mendengar dan kami menjawabnya dengan satu solusi bantuan kuota kepada masyarakat. Bukan hanya kepada para peserta didik tapi juga pendidik, dan kami telah mengalokasikan anggaran dan berjuang. Dan telah berhasil melokasikan anggaran sebesar Rp 7,2 triliun untuk dana bantuan dari bulan September sampai Desember 2020,” kata Nadiem pada acara Peresmian Kebijakan Bantuan Kuota Data Internet 2020, secara daring, Jumat(25/9/2020).

Nadiem menuturkan, pemberian kuota ini dibagi menjadi dua bagian, yakni kuota umum dan kuota belajar. Kuota umum untuk mengakses semua aplikasi. Kuota belajar hanya untuk mengakses aplikasi belajar yang tercantum pada http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/.

Nadiem menjelaskan, adanya pembagian kuota karena pemerintah memberikan subsidi dengan anggaran yang besar. Anggaran untuk kuota tersebut benar-benar harus dipastikan digunakan untuk pembelajaran bukan untuk fungsi-fungsi lainnya.

Kendati demikian, Nadiem menuturkan, pihaknya akan terus melakukan penyempurnaan apabila ada aplikasi yang selama ini digunakan sebagai media belajar belum diikutsertakan.

“Kami melakukan ini untuk memastikan anggaran pemerintah itu memang digunakan untuk tujuan pembelajaran, bukan untuk main game atau untuk hiburan,” ucapnya.

Terkait pengawasan, Nadiem menuturkan, Kemdikbud bekerja sama dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan pengawasan jika terdapat penyimpangan dengan melaporkannya kepada Unit Layanan Terpadu (ULT) Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud di laman http://ult.kemdikbud.go.id/.

Seperti diberitakan, kuota umum hanya diberikan sebesar 5 giga byte (GB) per bulan, sisanya untuk kuota belajar. Durasi bantuan ini selama empat bulan yang dimulai September hingga Desember 2020.

Selanjutnya, yang berhak menerima bantuan kuota internet ini ada empat kelompok. Pertama, peserta didik pendidikan anak usia dini (PAUD) diberi kuota sebanyak 20 GB per bulan. Kedua, peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah (Dikdasmen) sebanyak 35 GB. Ketiga, pendidik pada PAUD dan Dikdasmen sebanyak 42 GB. Keempat, mahasiswa dan dosen sebanyak 50 GB.

Persyaratan penerima bantuan, peserta didik harus terdaftar pada aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan memiliki nomor ponsel aktif atas nama peserta didik, orang tua, anggota keluarga ataupun wali. Sementara untuk mahasiswa dan dosen harus terdaftar pada aplikasi Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) serta berstatus aktif dalam perkuliahan, atau sedang menuntaskan gelar ganda, dan memiliki kartu rencana studi (KRS) berjalan, dan tentunya ponsel aktif.

Bagi guru, harus terdaftar di Dapodik dan mempunyai nomor ponsel aktif, sedangkan dosen harus terdaftar di aplikasi PD Dikti dan status aktif pada tahun ajaran 2020-2021 dan memiliki nomor registrasi nomor induk dosen nasional (NIDN), nomor induk dosen khusus (NIDK), nomor urut pendidik (NUP), dan tentunya memiliki nomor ponsel yang aktif.

“Kami memastikan bahwa persyaratan tersebut dilakukan agar meminimkan isu-isu birokratis yang bisa menghalang. Jadi kami buat persyaratannya sesederhana mungkin untuk mendapat kuota data internet,” ucap Nadiem.

Nadiem menuturkan, garis besar mekanisme atau proses penyiapan data awal verifikasi dan validasi(verval) data nomor ponsel. Langkah pertama adalah pendataan nomor ponsel oleh operator satuan pendidikan pada aplikasi Dapodik di PD Dikti. Kemudian, melakukan verval nomor ponsel oleh operator seluler pada perusahaan-perusahaan telekomunikasi untuk memastikan apakah nomor ponsel tersebut aktif atau tidak aktif atau tidak ditemukan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satu Positif, Puluhan Dosen dan Pegawai Universitas Jambi Jalani Tes Covid-19

Dosen Unja tersebut mulai mengalami gejala Covid-19 setelah melakukan kegiatan pengabdian masyarakat Unja di Kabupaten Kerinci tiga pekan lalu.

NASIONAL | 25 September 2020

Pemprov Sumut Pesan 1.100 Kamar Hotel untuk Isolasi Pasien

Biaya isolasi di hotel akan ditanggung pemerintah pusat.

NASIONAL | 25 September 2020

Berkas P21, Djoko Tjandra Cs Segera Disidang

Pelimpahan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan dilakukan Senin (28/09/2020)

NASIONAL | 25 September 2020

Sebelum Febri Diansyah, 37 Pegawai KPK Sudah Undurkan Diri Sejak Awal Tahun

Terhitung sejak Januari sampai awal September, 29 Pegawai Tetap dan 8 orang Pegawai Tidak Tetap mengundurkan diri dari KPK.

NASIONAL | 25 September 2020

Ini Cara Kemdes PDTT Sambut Hari Batik Nasional

Dalam menyambut Hari Batik Nasional, Kemdes PDTT menggelar acara gowes dengan mengenakan atribut batik serta mewajibkan penggunaan batik selama satu bulan.

NASIONAL | 25 September 2020

Ungkap 6 Kasus, BNN Amankan 87 Kg Sabu dan 70.000 Ekstasi

BNN menyita sebanyak 87.415,4 gram sabu dan 70.227 butir pil ekstasi dan menciduk 19 orang tersangka dari enam kasus.

NASIONAL | 25 September 2020

Golkar Bagikan 3 Juta Masker Selama Kampanye Pilkada

Partai Golkar membagikan tiga juta masker untuk mendukung penerapan protokol kesehatan Covid-19 di masa kampanye pemilihan kepala daerah (pilkada).

NASIONAL | 25 September 2020

Medan Penuh Masalah, Kehadiran Bobby Nasution Disebut Dibutuhkan

Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) menyebut Medan, Sumatera Utara (Sumut) sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, sangat mendesak untuk dibenahi.

NASIONAL | 25 September 2020

Pelaku Pencabulan Anak di Cianjur Diputuskan Direhabilitasi

Pengadilan Negeri Cianjur memutuskan pelaku pencbulan anak berinisial RP (11) menjalani rehabilitasi paling lama enam bulan.

NASIONAL | 25 September 2020

Kejaksaan Tangkap Buronan Kasus Korupsi Maya Laksmini

Terdakwa dipidana penjara selama empat tahun dan denda sebesar Rp 200 juta.

NASIONAL | 25 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS