Daerah Belum Tahu Jatah Vaksin yang Akan Disalurkan oleh Pusat
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Daerah Belum Tahu Jatah Vaksin yang Akan Disalurkan oleh Pusat

Senin, 19 Oktober 2020 | 23:14 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / DAS

Medan, Beritasatu.com - Pemerintah daerah saat ini tengah mendata jumlah orang yang bakal mendapatkan vaksinasi Covid-19 sesuai kriteria yang diberikan oleh pemerintah pusat. Meski demikian, daerah tidak tahu jatah atau berapa jumlah vaksin yang akan disalurkan ke daerahnya.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan di Medan, Senin (19/10/2020).

"Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menggunakan mekanisme dan berpedoman pada petunjuk teknis dari pemerintah pusat dalam melakukan vaksinasi," kata Alwi.

Pihaknya akan menyiapkan pemetaan dalam melakukan vaksinasi nanti. Segala sesuatunya akan dipersiapkan dalam rencana vaksinasi mendatang. "Ini masih dalam pembahasan," ujar Alwi.

Ditambahkan, sampai saat ini pihaknya belum memperoleh konfirmasi berapa jumlah vaksin yang akan disalurkan oleh pusat. Namun pihaknya saat ini sudah menyiapkan skenario. "Langkah yang diperlukan dengan memprioritaskan orang yang akan diberikan suntikan vaksin. Misalnya, tenaga kesehatan, satuan tugas maupun lainnya," katanya.

Pemberian vaksin itu tergantung pada vaksin yang diterima dari pusat. Jika vaksin yang diterima terbatas maka tenaga kesehatan yang pertama diprioritaskan. "Jika vaksin yang kami terima dalam jumlah lebih besar tentunya lebih baik lagi. Pemberian vaksin bisa dilanjutkan di kawasan yang paling banyak kasus positif Covid-19," katanya.

Seperti diberitakan, tidak semua penduduk bakal mendapatkan vaksinasi. Menurut Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemkes), Dr Achmad Yurianto, guna menekan penularan Covid-19 tidak perlu 100% penduduk diimunisasi.

Cukup di sekitar 70% populasi penduduk sudah bisa mencapai herd immunity atau kekebalan komunitas. Dari dasar perhitungan itu maka ditargetkan sekitar 160 juta penduduk Indonesia akan mendapatkan vaksin Covid-19.

Jika platform vaksin yang dipakai adalah yang dual dosis atau dua kali suntik, maka kebutuhan vaksin yang akan disediakan adalah 320 juta dosis. Penduduk yang akan mendapatkan penyuntikkan adalah berusia 18 tahun sampai 59 tahun karena uji klinik vaksin Covid-19 memang untuk rentang usia tersebut.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

WTP 6 Kali, Pemkab Tabanan Dapat Piagam Penghargaan

Raihan tersebut merupakan buah manis jelang akhir masa jabatan Bupati Eka.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

DK PWI: Wartawan Harus Jaga Jarak dalam Kontestasi Pilkada

Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang mengingatkan, mendukung saja tidak boleh apalagi menjadi tim sukses atau menjadi pasangan calon.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Satgas Tegaskan Vaksin Covid-19 Upaya Pencegahan

Vaksin merupakan upaya mencegah tubuh terpapar Covid-19 yang saat ini tengah mewabah.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Ini Alasan Vaksin Covid-19 Hanya untuk 18-59 Tahun

Vaksinasi Covid-19 tahap awal diberikan kepada penduduk dengan rentang umur 18-59 tahun.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

LAN Terima Akreditasi Penyelenggara Penilaian Kompetensi dengan Nilai Sangat Baik

Lembaga Administrasi Negara (LAN) menerima Sertifikat Akreditasi Penyelenggara Penilaian Kompetensi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan nilai Sangat Baik

NASIONAL | 19 Oktober 2020

KPU Tetapkan DPT Pilgub Bengkulu 1.374.340 Pemilih

Jumlah pemilih tersebut lebih banyak 1.365 jiwa dari DPT Pileg lalu sebanyak 1.373.065 jiwa.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Ketua MPR: Revisi UU Otsus Harus Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Papua dan Papua Barat

MPR memiliki kepentingan agar berbagai pembangunan yang dilakukan pemerintah pusat selalu melibatkan berbagai kelompok elemen masyarakat Papua dan Papua Barat.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

MPR for Papua akan Bantu Pemerintah Selesaikan Persoalan Papua

Persoalan di Papua adalah masalah lama, kita tata dengan komitmen agar 5-10 tahun ke depan harus lebih baik

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Kementerian Kesehatan: Vaksin Tidak Membebaskan Dari Ancaman Covid-19

Vaksin tidak 100% melindungi diri dari ancaman infeksi virus SARS Cov-2 penyebab Covid-19.

NASIONAL | 19 Oktober 2020

Kemag: 215 Santri Terpapar Covid-19 Berstatus Tanpa Gejala

Para santri ini berasal dari 37 pondok pesantren(ponpes) yang tersebar di 11 provinsi menjadi klaster baru Covid-19.

NASIONAL | 19 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS