Elissa Gunawan, Buron Kasus Narkoba 10 Tahun Lalu, Dibekuk Kejagung.
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Elissa Gunawan, Buron Kasus Narkoba 10 Tahun Lalu, Dibekuk Kejagung.

Jumat, 23 Oktober 2020 | 17:59 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Elissa Gunawan yang ditangkap Tim Tangkap Buronan (Tim Tabur) Kejagung bersama Kejati DKI Jakarta dan Kejari Jakarta Pusat, merupakan terpidana dalam kasus narkoba tahun 2010 atau sepuluh tahun lalu.

Menjalani proses hukum hingga putusan Mahkamah Agung (MA) pada 2013, Elissa masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) karena tidak memenuhi panggilan setelah putusan MA dan telah berkekuatan hukum tetap, pada saat dipanggil untuk melaksanakan putusan hakim, yang bersangkutan tidak pernah memenuhi panggilan tersebut

Ketika itu, Elissa ditangkap di apartemennya Apartemen FX Residence No. 25 C Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pada Kamis (22/10/2020), ia dibekuk di Puri Casablanca Apartemen Bougenville Tower, Tebet, Jakarta Selatan.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Nur Winardi menjelaskan, Elissa Gunawan merupakan terpidana dalam kasus kejahatan narkotika jenis kokain seberat 42,8 gram.

Kasus yang menimpa perempuan berbadan ramping ini terjadi pada Desember 2010. Petugas kepolisian mengendus adanya pengiriman paket mencurigakan yang dikirim ke alamat Elissa yakni di Apartemen FX Residence. Paket tersebut dikirimkan melalui jasa pengiriman dan dibungkus pembungkus makanan.

Dalam pengungkapan diketahui paket tersebut berisi satu kotak makanan yang di dalamnya berisi beberapa paket plastik klip berisi serbuk putih yang merupakan narkotika jenis kokain seberat 42,8 gram. Dari pengakuan Elissa, narkotika jenis kokain seberat 42,8 gram itu dikirim dari temannya yang berada di Amerika Serikat.

Pada putusan PN Jakarta Pusat No 876/Pid.B/2011/PN.JKT.Pst tanggal 20 September 2011, Elissa divonis hukuman satu tahun penjara. Elissa dijerat Pasal 131 UU No 35/2009 tentang Narkotika. Bunyi pasal tersebut, setiap orang yang dengan sengaja tidak melaporkan adanya tindak pidana narkotika diancam hukuman maksimal satu tahun penjara dan atau denda maksimal Rp50 juta.

Jaksa mengajukan kasasi terhadap putusan tersebut. Di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Elissa divonis penjara selama 10 bulan dan denda sebesar Rp 40.000.000 subsider kurungan empat bulan karena terbukti melanggar Pasal 131 UU No 35/2009. Elissa pun masuk bui.

"Terpidana sudah menjalani penahanan selama 10 bulan berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Sementara Jaksa Penuntut Umum mengajukan kasasi atas Putusan Pengadilan Tinggi," kata Nur Winardi.

Di tingkat Mahkamah Agung ternyata vonis terhadap Elissa makin berat. Berdasarkan putusan MA RI Nomor: 599K/Pid/2013/MARI tanggal 25 Mei 2013, terpidana disebut terbukti melanggar Pasal 114 (2) jo 132 (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pasal 114 Ayat (1) menyebut, setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

Pasal 114 Ayat(2) menyebut, dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima narkotika golongan I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi satu kilogram atau melebihi lima batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya lima gram, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah sepertiga.

Elissa dijatuhi hukuman empat tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.

Setelah perkara Terpidana Elissa Gunawan diputus MA dan telah berkekuatan hukum tetap, pada saat dipanggil untuk melaksanakan putusan hakim, yang bersangkutan tidak pernah memenuhi panggilan tersebut. Dari sinilah kemudian Elissa dimasukan ke dalam DPO dan dinyatakan buron.

Tidak jelas ke mana saja Elissa, apakah ke luar kota atau justru masih ada di Jakarta. Yang pasti ia ditangkap di Puri Casablanca Apartemen Bougenville Tower, Tebet, Jakarta Selatan.

Menurut Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono, Tim Tabur mendapatkan informasi keberadaan Elissa. "Kemudian tim Tabur Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat serta bekerja sama dengan Tim Tabur Kejaksaan Agung mengamankan terpidana di Puri Casablanca Apartement Tower Bougenville," kata Hari Setiyono di Jakarta, Jumat (23/10/2020).

Setelah ditangkap, terpidana langsung dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta guna diserahkan kepada Jaksa pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat untuk segera dimasukan ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Pondok Bambu Jakarta Timur.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemdes PDTT dan Kemnaker Bangun 1.000 Sarana Sanitasi di Desa

Kemdes PDTT dan Kemnaker bekerja sama untuk untuk membangun 1.000 fasilitas sanitasi berupa sarana air bersih dan MCK (mandi, cuci, kakus) di desa-desa.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

KPK Tahan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman Terkait Kasus Suap DAK

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman ditahan di Rutan Gedung ACLC KPK untuk 20 hari ke depan.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Pemerintah Kucurkan Dana Hibah Rp 3,3 Triliun untuk Sektor Pariwisata

Pemerintah mengucurkan dana hibah senilai Rp 3,3 triliun untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Rawan Banjir dan Longsor, BPBD Sigi Minta Warga Tetap Waspada

Tingginya curah hujan telah menyebabkan sebuah jembatan di Kecamatan Palolo yang menghubungkan Kota Palu dan Napu, Kabupaten Poso terputus diterjang banjir.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Tukang, Direktur, dan Jaksa Jadi Tersangka Kebakaran Kejagung

Sumber api diduga dari puntung rokok tukang yang memasang karpet dan wallpaper.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Jokowi Minta Fakultas Kehutanan UGM Kembangkan Inovasi di Era Disrupsi

Salah satu solusi adalah pemanfaatan teknologi digital dengan mengembangkan "precision forestry".

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Kebakaran Kejagung karena Kelalaian, Polri Tetapkan 8 Tersangka

Tersangka dijerat Pasal 188 KUHP junto 55 dan 56 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Kuasa Hukum Joko Tjandra Permasalahkan Penamaan "Bin Tjandra Kusuma"

Jaksa menyoroti eksepsi atau nota keberatan yang disampaikan kuasa hukum Joko Tjandra soal penulisan "bin" dalam nama Joko Tjandra.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

ASN Pemprov Bengkulu Diminta Tetap di Rumah Saat Libur Panjang

Gotri Suyanto meminta ASN Bengkulu pada libur cuti bersama sebaiknya tinggal di rumah saja dan sebaiknya tidak melakukan perjalanan yang menimbulkan kerumunan.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Sudah Ditutup Paksa, Markas Judi di Labuhan Deli Tetap Beroperasi

Meski sudah ditutup secara paksa dan dipasang spanduk penutupan, pengelola perjudian itu ternyata masih mengoperasikan perjudian secara terselubung.

NASIONAL | 23 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS