50% UMKM Diproyeksikan Go Digital di 2024
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

50% UMKM Diproyeksikan Go Digital di 2024

Kamis, 11 April 2019 | 00:00 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan, mengatakan, 50 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ditargetkan sudah terdigitalisasi pada 2024. "Sekarang lagi dibahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2020-2024 dimana 50% pelaku UMKM ditargetkan sudah go digital. Tapi ingat tak semua UMKM itu cocok untuk go digital, ada yang lebih pas secara konvensional. Jadi digitalisasi UMKM ini tak akan pernah mencapai 100%," kata Rully Indrawan, seusai menerima Rekomendasi Kesiapan UMKM 4.0 dalam Menunjang Ketahanan Ekonomi di Era Disruptif oleh Institut Teknologi Surabaya (ITS), di Jakarta, Kamis (11/4/2019) sebagaimana dalam siaran persnya, yang diterima Beritasatu.com.

Rekomendasi itu diserahkan oleh Direktur Inovasi Kerja Sama dan Kealumnian (IKK) ITS, Arman Hakim Nasution kepada Sekretaris Kemenkop dan UKM, Rully Indrawan. Turut menyaksikan Chairman International Council for Small Business (ICSB) Indonesia, Hermawan Kartajaya dan Kepala Biro (Kabiro) Perencanaan Kemkop dan UKM, Ahmad Zabadi.

Rully menegaskan, UMKM adalah satu tulang punggung ekonomi di Indonesia. Perannya yang vital itu tergambar dalam data bahwa dari sekitar 62 juta unit usaha di Indonesia, sekitar 99% merupakan UMKM.

Untuk itu pemberdayaan sektor UMKM amatlah penting, tidak hanya bagi pemerintah namun juga pihak lain seperti institusi di bidang terkait sampai akademisi. Apalagi kehadiran teknologi sering dianggap sebagai disrupsi karena ditengarai malah akan mengurangi jumlah potensi tenaga kerja sektor UMKM.

Terkait rekomendasi ITS, Rully Indrawan, mengatakan, pihaknya berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada ITS. "Untuk selanjutnya rekomendasi ini akan kita pelajari dan diselaraskan dengan program Kementerian yang juga sudah memiliki road map terkait digitalisasi UMKM ini," tambah Rully.

Integrasi Offline dan Online

Sementara itu Chairman ICSB Indonesia Hermawan Kartajaya mengatakan ICSB - sebagai pihak yang menjembatani antara ITS dan Kemenkop dan UKM berpandangan, rekomendasi ini tujuannya mempersiapkan bagaimana UMKM tidak menganggap teknologi sebagai disrupsi, namun justru memanfaatkan digital demi mengembangkan bisnis lebih baik lagi.

"Sekarang ada online dan offline. Hadir di pasar secara offline, tapi di online juga ada yang artinya mengintegrasikan dua hal yang berbeda itulah OMNI," ujar Hermawan Kartajaya.

Harapannya, lewat Kementerian Koperasi dan UKM, dokumen studi tersebut bisa menjadi pertimbangan serta diaplikasi sebagai wujud sektor UMKM yang lebih maju dan terdigitalisasi.

Dalam studi tersebut dipaparkan, era UMKM 4.0 adalah bisnis yang sudah mengintegrasikan teknologi digital seperti sosial media, sampai yang lebih maju lagi seperti pemanfaatan internet of things (IoT).

Kehadiran platform seperti marketplace yang merupakan akses satu pintu bagi UMKM dalam memasarkan produk produknya juga menjadi kunci.

Arman Hakim Nasution mengatakan, dalam studi yang dilakukan UMKM dalam era teknologi 4.0 memiliki empat unsur yang harus diperkuat, yaitu teknoware, humanware, infoware dan organware.

Untuk mewujudkannya harus ada kolaborasi antara pemerintah, BUMN, perguruan tinggi dan wasta termasuk di dalamnya market place.

"Harapannya, agar UMKM bisa dijembatani dan dibantu dari sisi teknologi, sehingga mereka bisa bersaing di pasar nasional. Dengan kata lain, UMKM didorong agar bermitra dengan para penyedia teknologi serta diberi pelatihan-pelatihan yang menunjang," katanya.

Arman menambahkan, pemerintah dan semua pihak terkait harus mendorong UMKM memiliki literasi dalam konsep digitaliisasi.
"Selanjutnya jika UMKM pingin naik kelas, data digital bisa diolah menjadi decision dan lalu ada wisdomnya. Bagaimana cara mengolahnya itu juga kami paparkan," katanya.

Bagaimanapun, kata Arman, manusia adalah mahluk sosial karena itu digitalisasi juga harus memiliki sisi humaniora. "Jadi ada tiga literasi yang harus digabung untuk bisa UMKM naik kelas di era 4.0 ini yaitu literacy digital, data dan humaniora," tambahnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tren Inflasi Rendah Tak Mampu Menstimulasi Tingkat Konsumsi

Pertumbuhan konsumsi juga mengalami stagnansi.

EKONOMI | 11 April 2019

Siapapun Presidennya, Indonesia Akan Hadapi Dilema Pertumbuhan Ekonomi

"Ini memerlukan perhatian yang serius. Tidak saja terkait dengan persoalan ekonomi, tetapi juga akan berdampak ke persoalan-persoalan politik ke depan."

EKONOMI | 11 April 2019

Menhub Dukung Usulan Holding Penerbangan

Holding penerbangan yang diusulkan terdiri atas PT Garuda Indonesia, PT Angkasa Pura (AP) I dan II, serta PT Survai Udara Penas.

EKONOMI | 11 April 2019

Rupiah Ditutup Menguat 13 Poin di Tengah Tekanan Mata Uang Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.161-Rp 14.191 per dolar AS.

EKONOMI | 11 April 2019

Ternyata Tak Semua Perusahaan Logistik Naikkan Tarif

“Ada beberapa wilayah yang tidak mengalami kenaikan tarif karena tidak perlu menggunakan pesawat udara,” katanya.

EKONOMI | 11 April 2019

Sejalan Bursa Asia, IHSG Ditutup Turun 68 Poin ke 6.410

Sebanyak 147 saham menguat, 274 saham melemah, dan 145 saham stagnan.

EKONOMI | 11 April 2019

Meski Sepi, Menhub Yakin Bandara Kertajati Untung 5 Tahun Lagi

Ada tiga upaya yang harus dilakukan untuk meramaikan Bandara Kertajati.

EKONOMI | 11 April 2019

Sandi: Uang Penurunan Tarif Listrik Dikembalikan ke Emak-emak

Sandiaga menerima beberapa lembar uang dari pendukungnya saat kampanye di Sukabumi.

EKONOMI | 11 April 2019

Jonan: Tarif Listrik Bisa Turun dalam 100 Hari jika Subsidi Ditambah

Saat ini, masih ada daerah timur Indonesia yang belum tersambung listrik.

EKONOMI | 11 April 2019

Pemilu, Pertamina Jaga Pasokan BBM dan Elpiji

Sopir tangki sudah memiliki SOP saat menghadapi situasi-situasi darurat.

NASIONAL | 11 April 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS