Pemerintah Fokus Hilirisasi Industri Migas
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Pemerintah Fokus Hilirisasi Industri Migas

Senin, 17 Juni 2019 | 00:00 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkokoh sektor migas dan energi di dalam negeri. Salah satu langkah strategisnya, diwujudkan melalui kebijakan hilirisasi industri migas dan pengoptimalan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) terhadap komponen pembangkit energi.

“Kedua upaya tersebut telah digalakkan oleh Pemerintahan Bapak Presiden Joko Widodo pada periode pertamanya, dan beliau bertekad untuk melanjutkan program ini di periode kedua,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam siaran persnya, Senin (17/6/2019).

Airlangga menyebutkan, industri mesin dan peralatan pendukung ketenagalistrikan misalnya, dinilai semakin berkembang seiring peningkatan permintaan di pasar domestik. Perkembangan industri ini juga mendorong pengoptimalan TKDN sehingga dapat mensubstitusi produk impor. “Industri kita sudah mampu memproduksi mulai dari peralatan pembangkit listrik sampai transmisi dan distribusi listrik,” tuturnya.

Beberapa produk penunjang ketenagalistrikan yang telah berhasil dibuat oleh industri dalam negeri, di antaranya komponen utama pembangkit seperti gas insulated switchgear (GIS), boiler, generator, power transformator, pompa, balance of plant (BOP), tower transmisi, konduktor, trafo distribusi, dan panel listrik.

“Capaian ini juga menunjukkan bahwa kompetensi engineering kita sudah mampu bersaing dalam menghasilkan produk yang kompetitif untuk pasar domestik dan ekspor,” ungkap Airlangga.

Hal ini selaras dengan fokus pemerintah yang kian gencar dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) khususnya di sektor industri.

Apalagi, lanjut Airlangga, pemerintah sedang menggenjot penggunaan produk dalam negeri di semua sektor pembangunan khususnya pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Upaya ini sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan.

“Menurut aturan tersebut, penggunaan produk lokal menjadi salah satu poin utama di dalam pembangunan pembangkit tenaga listrik sebesar 35.000 MW dan jaringan transmisi 46.000 km,” jelasnya.

Di sisi lain, Kemperin juga telah menerbitkan regulasi pengoptimalan TKDN untuk pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan melalui Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 54 tahun 2012 tentang Pedoman Penggunaan Produk Dalam Negeri untuk Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan.

Airlangga menyakini kebijakan penggunaan produk dalam negeri dan pesatnya pembangunan infrastruktur ketenagalisrtikan, akan membawa efek berganda yang luas terutama dalam upaya mendongkrak kinerja sektor industri nasional.

“Keberadaan listrik ibarat jantung bagi kehidupan sektor industri. Itu sebabnya, tidak berlebihan apabila investor yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia selalu menanyakan ketersediaan pasokan listrik,” paparnya.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DPR Setuju Anggaran Tambahan untuk Kemperin

DPR setuju tambahan anggaran untuk Kemperin guna program prioritas.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Grab Pilih 10 Finalis Grab Ventures Velocity Angkatan Kedua

Program Grab Ventures Velocity akan berjalan mulai Juni hingga Agustus 2019.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Predikat WTP Jadi Modal Kemdag Hadapi Faktor Eksternal

Perolehan opini WTP ini mengindikasikan adanya perbaikan internal di Kemdag.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Menteri PUPR Belum Setujui Kenaikan Harga Rumah Murah

Basuki mengatakan, aturan tersebut akan ditandatangani jika kenaikan harga rumah disetujui semua pihak.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Perkuat SDM Industri, Kemenperin Usulkan Anggaran Rp 2,5 Triliun

Kemenperin mengusulkan program pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri mendapatkan anggaran Rp 2,51 triliun untuk 2020.

EKONOMI | 17 Juni 2019

MNC Vision Networks Bidik Dana IPO Rp 855 Miliar

IPO ini merupakan langkah strategis perseroan guna memperkuat struktur permodalan.

EKONOMI | 17 Juni 2019

IPO, Inocycle Technology Bidik Dana Segar Rp 304 Miliar

Keunggulan dibandingkan pesaing karena merupakan bagian dari Group Hilon Indonesia yang berpengalaman selama 30 tahun dalam industri pengolahan plastik.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Rilis Obligasi Rp 500 M, J Resources Tawarkan Kupon 11%

Hingga kuartal I-2019, penjualan mencapai US$ 64,02 juta.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Di Tokyo, Jonan Bertemu Eks PM Fukuoda

Jonan berada di Jepang untuk menuntaskan kerja sama pengelolaan Blok Masela.

EKONOMI | 17 Juni 2019

Ini Pesawat Terbaru Airbus, Bisa Tempuh Arab-Bali Nonstop

Pesawat ini sudah mendapat pesanan hampir 200 unit dalam satu pekan saja.

EKONOMI | 17 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS