Koperasi Tak Aktif Harus Dibekukan
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Koperasi Tak Aktif Harus Dibekukan

Sabtu, 20 Juli 2019 | 00:00 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Koperasi dan UKM meminta stakeholders di daerah supaya mengusulkan koperasi yang sudah tidak aktif atau mati suri untuk dibekukan badan hukumnya. Langkah pembekukan dilakukan ini tidak terlepas dari upaya menyelaraskan program reformasi total koperasi yang diusung ‎Kemenkop dan UKM.

“Sudahlah kita tidak perlu mamaksakan kalau pengurusnya sudah tidak ada, anggotanya sudah pasif maka sebaiknya diusulkan supaya dibekukan badan hukumnya,” kata Sekretaris Kemkop dan UKM, Rully Indrawan usai menghadiri acara Temu Kader Koperasi dalam Rangka Hari Koperasi Nasional ke-72 di Kota Ambon, Maluku, Jumat (19/7) sebagaimana dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com.

Kemkop dan UKM menyediakan sejumlah fasilitas pelatihan guna mendukung tumbuh kembangnya koperasi. Mulai dari pelatihan manajemen SDM berbasis kompetensi bagi pengelola koperasi, pelatihan akuntansi koperasi dan penyusunan laporan keuangan. Selain itu, dukungan dalam bentuk permodalan baik melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), maupun dana bergulir.

“Jadi ada niatan gak sih untuk mengembangkan kembali kita bantu. Tapi jangan tergantung, karena kalau tergantung selamanya minta bantuan itu tidak bagus juga. Nah itu yang perlu kita ubah mindset-nya,” kata Rully.

Ia mengatakan, pada masa lalu koperasi selalu dininabobokan dengan berbagai fasilitas yang kemudian lahirlah koperasi yang hanya ingin memanfaatkan fasilitas. “Saat ini tidak boleh lagi terjadi koperasi itu seperti itu. Itu harus dari gerakan dari bawah, tinggal kurang apa pemerintah siap mensupportnya,” sambungnya.

Rully mengatakan, tantangan koperasi dalam era revolusi industri 4.0 tidak hanya dengan mengubah pola bisnis dengan memanfaatkan teknologi informasi semata, tetapi juga pada persoalan mindset, dan perubahan sistem tata kelola.

Oleh karena itu, lanjut dia, koperasi harus melakukan reformasi total terhadap sistem kepranataan yang sudah berjalan selama ini. “Reformasi total koperasi yang sudah dijalankan dalam rentang waktu lima tahun ini pada dasarnya mendorong koperasi untuk dapat beradaptasi dan bertransformasi dalam menghadapi lingkungan yang senantiasa berjalan dinamis,” papar Rully.

Sekretaris Kota Ambon, Anthony Gustaf Latuheru, mengatakan, paradigma keliru bahwa koperasi adalah badan usaha bagi kaum marginal, dan kurang prestise harus diubah. Koperasi kata Latuheru harus dipahami sebagai sebuah entitas bisnis sehingga dibutuhkan pengelolaan yang profesional, disamping adanya rasa memiliki yang kuat di kalangan anggota.

“Membangun koperasi dan UKM sejatinya adalah membangun mindset dari seluruh pegiat koperasi dan pelaku UKM untuk selalu adaptif dengan perkembangan zaman,” ujar Latuheru.

Dalam upaya meningkatkan daya saing, Latiheru mendorong seluruh pelaku koperasi, maupun UKM untuk memanfaatkan teknologi informasi. Selain itu, KUKM juga diharapkan terus mengembangkan kapasitas melalui berbagai pelatihan dan kerja sama agar terjadinya transfer teknologi.

“Pada tahun 2019 ini Kota Ambon bersama 100 kota lainnya di Indonesia telah ditetapkan menuju kota cerdas atau smart city. Relevansinya dengan upaya meningkatkan daya saing KUKM adalah bahwa kesempatan yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh pelaku usaha untuk memanfaatkan teknologi informasi ini,” tuturnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

BI Harap Gangguan Sistem Pembayaran Mandiri Segera Teratasi

Bisnis sistem pembayaran yang melibatkan banyak nasabah harus memiliki ketahanan sistem operasi.

EKONOMI | 20 Juli 2019

Nasabah Mandiri Pekanbaru Panik Akibat Tabungan Berkurang

Pada mesin ATM tertulis bahwa saldo tabungannya tidak mencukupi, dengan angka tertera nol rupiah.

EKONOMI | 20 Juli 2019

#Mandirierror Jadi Trending Topics Twitter

Bank Mandiri menjamin uang nasabah tak hilang.

EKONOMI | 20 Juli 2019

Bank Mandiri Pastikan Tidak Ada Pengurangan Dana Nasabah

Proses normalisasi data terkait pemeliharaan sistem ini masih berlangsung.

EKONOMI | 20 Juli 2019

Mandiri Pastikan Saldo Nasabah Aman Pasca-Maintenance

Bank Mandiri saat ini sedang melakukan normalisasi saldo rekening yang terdampak pemeliharaan sistem IT tersebut.

EKONOMI | 20 Juli 2019

UT Habiskan Rp 6,5 Miliar untuk Program Kemanusiaan di Palu

Selama 6 bulan lebih program kemanusiaan United Tractors di Palu, Sigi, dan Donggala menghabiskan dana sekitar Rp 6,5 Miliar.

NASIONAL | 20 Juli 2019

PTPP Menangi Tender Proyek Tol Semarang-Demak

Proyek jalan tol Semarang-Demak sepanjang 27 km menelan investasi sebesar Rp 15,3 triliun.

EKONOMI | 20 Juli 2019

Pelindo III Raih Penghargaan Manajemen Informasi Arus Mudik

Apresiasi diberikan secara langsung oleh Kepala Kantor Staf Kepresidenan Jenderal (Purn.) Moeldoko.

EKONOMI | 20 Juli 2019

Alumni IPB Harus Berkontribusi dalam Strategi Pertanian Indonesia

Strategi dan operasional perlu sinergi dalam pembangunan pertanian.

NASIONAL | 20 Juli 2019

Wall Street Melemah di Tengah Laporan Kinerja Perusahaan

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 68,77 poin atau 0,25 persen, menjadi 27.154,20 poin.

EKONOMI | 20 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS