Pemerintah Segera Bangun Pabrik Industri Petrokimia Hilir di Kalimatan
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Pemerintah Segera Bangun Pabrik Industri Petrokimia Hilir di Kalimatan

Kamis, 12 September 2019 | 00:00 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah dan para pelaku industri terus menjajaki dan pelan-pelan membangun industri hilir di Kalimantan terutama Kalimantan Timur (Kaltim). Hal ini mengingat Ibu Kota Negara akan dipindahkan ke Kaltim.

Demikian benang merah diskusi publik dengan tema”Optimalisasi Industri Petrokimia Nasional” di Jakarta, Kamis (12/9/2019). Tampil sebagai pembicara dalam acara tersebut adalah Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Isa Racwatarwata; Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian (Kemperin), Fridy Juwono; Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas), Fajar Budiyono; Direktur Utama PT Tuban Petrochemical Industries, Sukriyanto.

Fridy Juwono mengatakan, pemerintah akan segera membangun pabrik metanol di Bontang, Kalimantan Timur. Selain itu,kata dia, juga membangun industri LPJ di Bontang. “Kami juga sedang memikirkan akan industri hilir Petrokimia lainnya”, kata Fridy.

Sedangkan Fajar Budiyono mengatakan, sampai saat ini pihaknya hanya bisa membangun industri hilir dalam bidang makanan dan minuman di Kaltim dan Kalimantan seluruhnya. “Kita tak bisa membangun industri hilir di luar ini karena masalah utama di sana adalah pasokan listrik yang rendah. Sampai saat ini kadang mati listriknya”, kata dia.

Walaupun demikian, kata Fajar, ke depannya pihaknya dan semua pelaku usaha harus memikirkan serta bertindak industri hilir harus dibangun di Kalimantan. “Namun tentu infrastrukturnya harus siap”, kata dia.

Sebelumnya Direktur Pupuk Kaltim, Bakir Pasaman, mengatakan, PT Pupuk Kaltim menargetkan pabrik metanol di Bontang, Kalimantan Timur, bisa beroperasi secara komersial pada tahun 2023. Pabrik metanol ini akan mulai dibangun tahun 2019 ini. “Mudah-mudahan akhir 2023 (pabrik metanol) bisa komersial atau paling lambat tahun 2024”, kata Bakir.

Menurut dia, Menteri BUMN Rini Soemarno menginginkan Pupuk Kaltim dapat dikembangkan tidak lagi hanya memproduksi pupuk tetapi juga sebagai pusat industri petrokimia penghasil metanol.

Dengan pengembangan industri metanol maka hasil produk turunannya bisa jauh lebih banyak dibanding amonia.
Bakir menjelaskan, pengembangan industri metanol di Indonesia sudah tertinggal dibandingkan dengan negara lainnya di dunia.
Pabrik penghasil metanol ini berbasis gas bumi, sehingga harus berkoordinasi intensif dengan SKK Migas untuk mendapatkan alokasi dan harga gas yang kompetitif.

Pihaknya juga sedang melakukan penjajakan dengan sejumlah mitra strategis dari beberapa negara seperti Jepang dan Korea. Untuk itu Pupuk Kaltim sedang mempersiapkan lahan seluas sekitar 60 hektare yang harus terealisasi pada tahun 2019.

Bila penjajakan dengan mitra strategis telah menghasilkan kerja sama dalam bentuk "joint venture", dan lahan sudah tersedia maka akan dilanjutkan dengan tender dokumen EPC (Engineering Pricurement Construction).

Setelah ada kontraktor, maka akan dilanjutkan dengan pembangunan pabrik dalam jangka waktu sekitar 36 bulan yang dijadwalkan selesai pada 2023.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bursa Asia Ditutup Naik, Eropa Dibuka Melemah

Strait Times Singapura pada pukul 16.00 ditutup melemah 9,5 poin (0,3 persen) mencapai 3.194.

EKONOMI | 12 September 2019

Jonan Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik di 2020

Pengurangan subsidi listrik masih dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar) DPR.

EKONOMI | 12 September 2019

Top 10 Market Cap, ASII dan TLKM Turun Signifikan

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp 30 (0,70 persen) mencapai Rp 4.280 dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 522,6 triliun.

EKONOMI | 12 September 2019

Lippo Karawaci, Pengembang dengan Pendapatan dan Rasio Utang Terbaik

Lewat right issue, Lippo berhasil meraup dana segar US$ 787 juta atau Rp 11,2 triliun.

EKONOMI | 12 September 2019

Rupiah Menguat ke Level Psikologis Rp 13.900

Rupiah berada di level Rp 13.944 per dolar AS atau terapresiasi 66 poin (0,47 persen).

EKONOMI | 12 September 2019

Investor Asing Lepas Saham, IHSG Terkoreksi 0,6%

IHSG melemah 0,62 persen ke kisaran 6.342,17.

EKONOMI | 12 September 2019

IPO, Itama Ranoraya Incar Rp 150 Miliar

Sebesar 60 persen dana IPO digunakan untuk mengembangkan pusat dan jejaring pemasaran.

EKONOMI | 12 September 2019

Garuda Siapkan Beasiswa Bagi Putra Putri Papua

Garuda juga menargetkan peningkatan jumlah pramugari asal Papua setiap tahunnya.

EKONOMI | 12 September 2019

Baznas: Habibie Tokoh Penting Zakat

BJ Habibie merupakan presiden pertama yang memasukkan zakat sebagai bagian penting sehingga diatur negara.

EKONOMI | 12 September 2019

Pemindahan Ibu Kota Diharapkan Akomodir UKM dan Wirausaha

Pemerintah perlu menggandeng UKM dalam mendiskusikan pemindahan ibu kota.

EKONOMI | 12 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS