Kemkop dan UKM Gandeng Kreavi Dorong UMKM Naik Kelas
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Kemkop dan UKM Gandeng Kreavi Dorong UMKM Naik Kelas

Selasa, 21 Januari 2020 | 19:24 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengangkat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar naik kelas, terus mendapat respon aktif dari Kementerian Koperasi dan UKM. Kali ini, kementerian yang dikomandoi Teten Masduki itu menggandeng Kreavi, sebuah wadah ekonomi kreatif beranggotakan 55.000 orang yang berprofesi sebagai desainer, ilustrator, dan fotografer dan tersebar di 41 kota di Indonesia.

"Ini bukti bahwa kita terbuka untuk berkolaborasi dengan banyak pihak, untuk mewujudkan Gerakan UMKM Naik Kelas,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, usai menerima CEO Kreavi Motulz Anto dan Staf Khusus Presiden, Putri Tanjung, di Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Teten menambahkan, wadah ekonomi kreatif yang digawangi Motulz dan Putri Tanjung itu sebelumnya sudah banyak melakukan kegiatan peningkatan kualitas produk UKM dan sudah terhubung dengan media sosial internasional. "Dengan begitu, diharapkan akan ada percepatan UMKM Naik Kelas,” ucap Teten.

Yang pasti, lanjut Teten, pihaknya akan menetapkan lima destinasi unggulan sebagai prioritas, dengan mengembangkan lima produk UMKM unggulan dari masing-masing destinasi tersebut.

"Produk-produk unggulan itu diantaranya wisata alam, souvenir, menyuplai supplier untuk hotel, restoran, dan kafe. Termasuk homestay akan kita kembangkan hingga produk seni pertunjukan,” ujar Teten.

Untuk itu, lanjut Teten, ada dua wilayah yaitu Banyuwangi dan Jawa Barat (Sukabumi dan Tasikmalaya) yang akan dijadikan sebagai pilot project. Dan daerah yang diprioritaskan adalah yang memiliki Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUKM.

"Kalau program di daerah itu sukses, maka akan kita replikasi untuk daerah lain. Dan kita akan terus mencari model untuk percepatan UMKM Naik Kelas. Apalagi, kita memiliki 71 buah PLUT di seluruh Indonesia,” tandas Teten.

Sementara CEO Kreavi Motulz Anto menjelaskan, pihaknya akan menyentuh UMKM dari sisi kualitas produk dan kemasan. "Langkah ini merupakan ide Putri Tanjung yang ingin agar UKM mendapat sentuhan kreatif dengan melibatkan banyak anak muda desainer,” kata Motulz.

Terkait UKM-nya, lanjut Motulz, akan dipilih dan ditentukan pihak Kemenkop dan UKM. "Kita akan membantu UMKM, apakah mau dimulai dari produknya atau daerahnya yang akan diangkat, kita akan susun strategi dan mekanismenya dengan melibatkan banyak anak muda. Itu program jangka pendek yang akan kita lakukan,” kata Motulz.

Motulz mencontohkan, di Tasikmalaya ada perajin dengan produk hijab dan kerudung, sedangkan di Banyuwangi banyak dihuni perajin manik-manik dan perhiasan. "Itu dulu yang akan kita coba. Di Jabar, kita ingin mengajak anak muda yang dari Jabar, dan nanti di Banyuwangi mengajak anak muda yang ada di dekat sana,” tukas Motulz.

Bagi produk UKM yang sudah banyak repeat order, pihak Kreavi akan membangun satu induk brand yang membawahi produk-produk UKM itu. "Di atas itu, bila ada UKM yang ingin memiliki brand sendiri, ini akan kita bantu. Tapi, sebelumnya, akan kita benahi dulu kualitas kemasannya agar bisa masuk toko bahkan ekspor,” kata Motulz.

Peluang Terbuka

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Presiden, Putri Tanjung mengatakan, peluang anak muda menjadi entrepreneur sangat terbuka lebar. Banyak bidang usaha yang dikerjakan, terlebih lagi di industri kreatif.

"Industri kreatif lagi seru-serunya. Sekarang anak muda melek dengen produk dalam negeri. Mereka anak-anak muda yang kreatif dan dan inovatif dalam menciptakan produk-produknya," kata Putri.

Menurut Putri, anak muda yang terjun ke dunia enterpreneur sebenarnya adalah orang-orang kreatif hanya butuh mentorship bagaimana membuat model bisnis yang benar.

Secara khusus, Putri memberi pesan terhadap anak muda yang terjun ke dunia entrepreneur, agar membangun kreativitas. "Di era teknologi dan media sosial, pelaku usaha harus adaptif, mau berubah dengan perkembangan yang sangat cepat,” ungkap Putri.

Satu hal yang ditekankan juga, membangun bisnis butuh proses, tidak ada yang instan. "Membangun bisnis is never ending, lari marathon, bukan sprint," tegas Putri.

Acap kali kegagalan harus dihadapi, namun Putri meminta agar anak muda tidak menyerah. Hal ini yang dinilainya kerap jadi sandungan bagi anak muda yang terjun di dunia entrepreneur, banyak anak muda yang tidak mau melalui proses ini. "Selain itu, agar anak muda membangun jejaring. Sebab, dari jejaring dapat diperoleh berbagai sumber daya seperti permodalan,” pungkas Putri.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kemhub Hitung Ulang Tarif Ojek Online

Kemhub menghitung ulang tarif ojek online sebagai tindak lanjut tuntutan mitra pengemudi karena kenaikan iuran BPJS Kesehatan dan upah minimum regional.

EKONOMI | 21 Januari 2020

Menkop dan UKM Siapkan Langkah Tingkatkan Citra Koperasi

Kemkop siapkan langkah majukan koperasi.

EKONOMI | 21 Januari 2020

IHSG Ditutup Turun 6 Poin

Sebanyak 144 saham menguat, 257 saham melemah, dan 151 saham stagnan.

EKONOMI | 21 Januari 2020

Meikarta Lanjutkan Proyek dengan Manajemen dan Logo Baru

Untuk logo baru korporasi mengedepankan warna merah, oranye, emas, dan putih.

EKONOMI | 21 Januari 2020

Sequis Sediakan Fitur Pembayaran Melalui Go-Pay

Pembayaran premi dengan sistem Go-Pay ini adalah inovasi pertama Super You by Sequis di tahun 2020.

EKONOMI | 21 Januari 2020

Kemtan: Pasokan Jagung untuk Pakan Tahun 2020 Aman

Kementerian Pertanian melalui Ditjen PKH memastikan bahwa stok jagung untuk pakan tahun 2020 aman.

EKONOMI | 21 Januari 2020

Siang Ini Mayoritas Bursa Asia di Zona Merah

Kospi di Korea Selatan melemah 23,6 (1,02 persen) mencapai 2.239.

EKONOMI | 21 Januari 2020

Rupiah Tergerus Sejalan Mata Uang Asia Siang Ini

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 13.642-Rp 13.665 per dolar AS.

EKONOMI | 21 Januari 2020

Menkop dan UKM Yakin BrandKopi Lokal Mampu Bersaing

Kopi lokal mampu bersaing dengan kopi luar negeri.

EKONOMI | 21 Januari 2020

Rehat Siang, IHSG Naik Tipis ke 6.246

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 54.747 miliar saham senilai Rp 2,780 triliun.

EKONOMI | 21 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS