Tahun 2020, LPDB Sasar 70% Koperasi Produktif
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Tahun 2020, LPDB Sasar 70% Koperasi Produktif

Selasa, 28 Januari 2020 | 20:03 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi (LPDB), Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menargetkan penyaluran pinjaman/pembiayaan tahun 2020 sebesar Rp 1,85 triliun yakni 70% ke koperasi sektor riil (produktif) dan 30% ke koperasi simpan pinjam (KSP).

Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo, dalam acara pertemuan dengan wartawan di kantornya di Jakarta, Rabu (28/1/2020), mengatakan, fokus penyaluran 100% ke koperasi merupakan upaya mendukung program Kementerian Koperasi dan UKM yakni modernisasi koperasi.

"Dalam upaya modernisasi dan berbasis teknologi, tahun ini ditargetkan terwujud koperasi modern sebanyak 25 unit," kata Braman.

Hal ini dilakukan melalui strategi kebijakan Kementerian Koperasi dan UKM, yakni pengembangan koperasi dan UMKM yang dilakukan melalui pendekatan komunitas atau klaster berdasarkan sentra produksi komunitas dan wilayah, prioritas pemberdayaan koperasi dan UMKM pada sektor riil (produksi) yang berorientasi ekspor dan substitusi impor.

Selain itu, metode kemitraan dilakukan melalui pemberdayaan lintas sektoral, dan melibatkan pihak ketiga. Pemberdayaan UMKM juga dilakukan secara variatif sesuai dengan karakteristik dan level UMKM.

Dalam mendukung kebijakan tersebut, LPDB-KUMKM menerapkan strategi penguatan tata kelola yakni governance, risk, and compliance. Di antaranya, pengembangan teknologi dan data koperasi, penguatan sumber daya manusia (SDM), inovasi produk dan proses, serta penguatan sinergitas antar lembaga.

Pengembangan teknologi dan data koperasi diterapkan melalui core micro financial system (CMFS), kolaborasi dengan stakeholder dan shareholder, serta pengembangan data koperasi. Pengembangan SDM dilakukan melalui implementasi kinerja berbasis kompetensi dan pengembangan talent management.

Di samping itu, inovasi produk dan proses dilakukan melalui pengembangan produk sesuai kebutuhan koperasi dan penyerderhanaan proses dengan digitalisasi. Sementara, langkah penguatan sinergitas antar lembaga diterapkan melalui program pendampingan koperasi dengan dinas koperasi, perguruan tinggi, lembaga penjamin, asosiasi, e-commerce dan kementerian/lembaga lainnya.

Koperasi Mahasiswa

Di era Revolusi Industri 4.0, kalangan milenial memiliki peranan penting dalam meningkatkan perekonomian nasional. Terkait hal tersebut, LPDB-KUMKM melihat adanya potensi untuk melahirkan entrepreuner baru melalui koperasi mahasiswa (Kopma).

Mengingat persentase populasi koperasi di kalangan milenial masih relatif kecil yakni sebesar 0,24% dibanding koperasi non-milenial, peluang LPDB untuk masuk ke pangsa mahasiswa cukup menjanjikan.

Keterbatasan modal dan unit usaha merupakan masalah yang kerap dialami oleh mahasiswa dalam memulai usaha.
Sementara keberadaan LPDB-KUMKM di kalangan milenial perlu ditonjolkan dalam upaya mendorong tumbuhnya wirausaha muda di Indonesia.

Sosialisasi, bimbingan teknis, pelatihan perkoperasian dan pengembangan bisnis terus dilakukan LPDB di lingkungan kampus. Harapan ke depan, LPDB-KUMKM mampu menjadi lembaga layanan yang inklusif dan unggul bagi koperasi dalam pengembangan UMK di Indonesia.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

RI-Singapura Perkuat Kerja Sama Peningkatan Daya Saing Industri

Indonesia dan Singapura terus kerja sama tingkatkan daya saing industri.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Pemerintah Harus Siapkan Big Data untuk Lindungi PMI

Pemerintah harus satukan data soal TKI.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Tugu Insurance dan Pertamina Perkuat Sinergi

Anak perusahaan Tugu Insurance perkuat sinergi dengan Pertamina untuk meningkatkan produktifitas.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Dompet Digital Dana Klaim Miliki 35 Juta Pengguna Aktif

Dana juga membuka kerja sama baru dengan mitra bisnis dari berbagai skala dan bidang usaha.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Pola Konsumsi Berubah, BPS Sesuaikan Penghitungan IHK

Indeks Harga Konsumen (IHK) merupakan indikator yang sering digunakan untuk mengukur tingkat inflasi.

EKONOMI | 28 Januari 2020

BKPM Minta Sinopec Percepat Bangun Depo Minyak Batam

Proyek yang sudah ground breaking pada 10 Oktober 2012 termasuk termasuk ke dalam daftar investasi mangkrak di Indonesia.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Pimpin Ratas, Jokowi Bahas 4 Strategi Bidang Keuangan

Menurut Jokowi, layanan keuangan digital harus terus dikembangkan.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 13.644

Rupiah berada di level Rp 13.644 per dolar AS atau terdepresiasi 29 poin (0,21 persen).

EKONOMI | 28 Januari 2020

IHSG Ditutup Melemah ke 6.111

nvestor asing mencatat aksi jual sebesar Rp 469,29 miliar.

EKONOMI | 28 Januari 2020

GMF Aero Asia Bidik Laba Bersih Tumbuh 10%

Posisi Garuda Maintenance Facility Aero Asia sebagai pemain utama dalam jasa MRO di Asia maupun global menjadi modal kuat untuk terus tumbuh.

EKONOMI | 28 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS