Covid-19 di Indonesia, Kedai Sayur Luncurkan Layanan Business -to- Consumer
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Covid-19 di Indonesia, Kedai Sayur Luncurkan Layanan Business -to- Consumer

Kamis, 28 Mei 2020 | 20:16 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Merebaknya pademi Covid-19 membuat pasar produk pangan mengalami shifting demand dari business-to-business (B2B) seperti hotel, restoran dan kafe menjadi business-to-consumer (B2C). Hal ini dirasakan pula oleh Kedai Sayur Indonesia dimana terjadi peningkatan permintaan yang cukup tajam pada konsumen B2C.

CEO Kedai Sayur, Adrian Hernanto, dalam siaran persnya, Kamis (28/5/2020), mengatakan, penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia memberikan dampak yang sangat terasa oleh masyarakat Indonesia, khususnya dalam hal kebiasaan berbelanja.

Sebelumnya, masyarakat memilih menghabiskan anggaran belanja guna keperluan konsumsi dan gaya hidup dan melakukan transaksi secara langsung dengan mendatangi pusat perbelanjaan, kini masyarakat cenderung beralih menggunakan kesempatan berbelanja untuk memenuhi kebutuhan pangan dan konsumsi sehari-hari dan dilakukan secara daring.

“Perubahan kondisi ini juga memberikan dampak kepada perusahaan yang bergerak dalam bidang agritech seperti Kedai Sayur,” kata dia.

Dikatakan, perusahaan startup tersebut mengalami peningkatan penjualan khususnya B2C, traffic social media dan jumlah unduhan aplikasi Kedaisayur.

Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah juga memberikan dampak kepada pasar B2B.
Adrian Hernanto mengatakan, walaupun terjadi penurunan permintaan dari pasar B2B, di sisi lain peningkatan yang signifikan
terjadi dari pasar B2C atau konsumen rumahan.

Dikatakan, terjadinya shifting demand tersebut membuat Kedai Sayur dengan sigap melakukan perubahan flow bisnis dan meluncurkan layanan baru yaitu B2C demi memenuhi permintaan pasar.

Layanan B2C berupa Aplikasi Kedaisayur - Sayur dan Lauk Pauk Online telah diluncurkan secara resmi oleh Kedai Sayur dan dapat di unduh secara gratis di Playstore dan Appstore.

Tidak hanya melalui aplikasi Kedaisayur, masyarakat juga bisa mendapatkan produk-produk segar dari Kedai Sayur melalui Official Store Tokopedia dan Blibli.com. Hadirnya channel dan aplikasi baru tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan selama masa pandemi Covid-19.

Kedai Sayur juga memiliki strategi dan langkah untuk menghadapi tingginya permintaan konsumen B2C, diantaranya; melakukan analisis produk high demand , pricing control, memastikan ketersediaan stok langsung dari sumbernya, memeperketat quality control, dan lain sebagainya agar dapat memberikan layanan terbaik bagi konsumen.

Adrian di tengah pandemi Covid-19 yang melanda, Kedai Sayur juga memiliki atensi yang tinggi kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh pandemi. Lapisan masyarakat yang rentan oleh dampak tersebut adalah pekerja harian yang kehilangan penghasilan atau karyawan yang dirumahkan.

Salah satu bentuk atensi Kedai Sayur kepada mereka adalah membuka paket donasi yang akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal ini merupakan wujud dari misi kemanusiaan Kedai Sayur.

Paket donasi tersebut ditarifkan sebesar Rp 100.000 yang terdiri dari produk sayur dan sembako. Selain itu, agar distribusi tepat sasaran, Kedai Sayur telah melakukan penyortiran calon penerima donasi dengan kriteria tempat tinggal/kerja di daerah red zone dan penghasilan terhenti.

Kedai Sayur berharap, dengan semua layanan yang diberikan dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Selain layanan B2B dan B2C, Kedai Sayur juga memiliki layanan khusus bernama Mitra Sayur.

Mitra Sayur merupakan pedagang sayur baik itu pedagang keliling ataupun dengan lapak atau kios yang menjadi konsumen Kedai Sayur.

Layanan ini pertama kali diluncurkan sejak awal didirikannya Kedai Sayur dengan visi membantu para pedagang sayur meningkatkan bisnis mereka. Saat ini sudah lebih dari tujuh 7.000 pedagang sayur yang tergabung menjadi mitra Kedai Sayur dan merasakan dampak positif terhadap usahanya.

Untuk memberikan layanan terbaik, Kedai Sayur saat ini telah memiliki dua buah Distribution Centre (DC) yang berlokasi di Setu, Jakarta Timur dan juga Cipondoh, Tangerang, dengan pasokan produk pangan segar dari
30 lebih vendor yang terdiri dari petani, pasar induk, dan pasar lokal.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Hadapi New Normal, Pengembang Minta Dukungan Pemerintah

Apersi menilai, industri properti memiliki dampak ekonomi yang luar biasa.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Kemperin Terus Berbenah Sesuaikan Kebijakan Sektor Industri

Kemperin terus perbarui aturan yang dapat mendukung sektor industri dalam kesiapan menerapkan tataran new normal.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Kempupera Terus Sempurnakan Penerapan Pelatihan Jarak Jauh

Kempupera terus berupaya menyempurnakan penerapan metode pembelajaran jarak jauh.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Indonesia Berpeluang Tampung Relokasi Investasi dari Tiongkok

Indonesia memiliki peluang untuk menarik investasi yang akan keluar dari Tiongkok.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Alami Surplus Januari-April 2020, Ekspor Industri Pengolahan Naik 7%

Ekspor hasil industri pengolahan membaik.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Bendungan Meninting Tambah Pasokan Air Irigasi di Lombok

Kempupera tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Meninting di Lombok Barat.

EKONOMI | 28 Mei 2020

KKP Usulkan Tambahan Anggaran Stimulus Nelayan Rp 1,024 Triliun

KKP menyatakan, tambahan anggaran stimulus nelayan ditujukan untuk beberapa sektor.

EKONOMI | 28 Mei 2020

PTPN XII Siap Terapkan Skenario New Normal

PTPN XII tengah fokus pada penerapan new normal sesuai arahan Menteri BUMN.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Pelindo III Sediakan 50.000 Rapid Test Gratis

Pelindo III akan melakukan sistem jemput bola dalam pelaksanaan bantuan rapid test gratis.

EKONOMI | 28 Mei 2020

Kempupera Salurkan Bantuan 40 Rusus untuk Masyakat Papua Barat

Kempupera membangun 40 Rusus tipe 36 tersebut dengan total anggaran Rp 7,64 miliar.

EKONOMI | 28 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS