Peluang Ekspor Industri Pakaian Jadi Kembali Terbuka
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Peluang Ekspor Industri Pakaian Jadi Kembali Terbuka

Jumat, 29 Mei 2020 | 19:55 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Industri pakaian jadi merupakan salah satu sektor manufaktur yang perlu didorong untuk tetap produktif dan berdaya saing. Sebab, sektor unggulan tersebut masih menjadi salah satu kontributor terbesar bagi pertumbuhan industri manufaktur, yang terlihat dari catatan nilai ekspor sebesar US$ 8,30 miliar pada tahun 2019.

Saat ini, industri pakaian jadi mengalami penurunan permintaan akibat dampak pandemi Covid-19. Namun demikian, peluang ekspornya masih terbuka, termasuk dengan adanya permintaan tinggi bagi produk garmen yang dibutuhkan dalam penanganan wabah virus corona tersebut.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan, industri garmen memberikan kontribusi besar dalam upaya penanggulangan Covid-19.

“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada perusahaan garmen yang turut memproduksi alat pelindung diri (APD) yang menjadi pasokan perlindungan diri yang dibutuhkan tenaga medis,” ungkapnya dalam peninjauan ke PT. Daehan Global di Brebes, Jumat (29/5/2020) sebagaimana dalam siaran persnya.

Perusahaan yang dikunjungi Menperin tersebut saat ini memproduksi APD berupa coverall atau protective suite dengan kapasitas 12 juta pieces per bulan dan surgical mask sebanyak 6 juta pieces per bulan. Menurut Menperin, produksi tersebut turut membantu pemerintah dalam suplai kebutuhan perlindungan tenaga medis.

Di samping itu, pasar ekspor khususnya di Amerika Serikat sudah bisa diakses kembali. Sehingga industri pakaian jadi bisa dipacu untuk melakuan produksi yang memberikan nilai tambah di dalam negeri. “Kami baru saja mendapat laporan tentang dibukanya kembali pasar ekspor, walaupun kuantitasnya belum sepenuhnya pulih,” papar Agus.

PT. Daehan Global merupakan salah satu perusahaan garmen yang beroperasi di empat lokasi, yaitu Sukabumi, Citeureup, Cibinong, dan Brebes. Dengan total tenaga kerja sekitar 14.000 orang, perusahaan ini memiliki kapasitas produksi hingga 63,3 juta pieces.

Dengan volume ekspor perusahaan mencapai 17,76 juta pieces yang bernilai USD128,7 juta, perusahaan garmen tersebut merupakan salah satu bagian dari rantai pasok produk garmen global. Pabrik Daehan Global Brebes sendiri memproduksi pakaian jadi sebanyak 2,5 juta lusin per tahun.

Agus mengapresiasi upaya perusahaan industri yang tetap berkomitmen untuk berproduksi dengan mengutamakan penerapan protokol kesehatan. “Dengan tetap beroperasi, sektor industri bisa memberikan kontribusi terhadap ekonomi nasional, terlebih dalam kondisi yang kurang menguntungkan saat ini,” ujarnya.

Dalam masa pandemi Covid-19, jumlah pegawai yang bekerja dibatasi hingga 50%, dari total 6.336 karyawan pabrik dan kantor menjadi 3.498 orang. Pabrik juga melakukan kegiatan produksi hanya dalam satu shift.

Agus menyampaikan kepada PT Daehan Global agar terus mempertahankan serta meningkatkan penerapan protokol kesehatan di lingkungan kerjanya. “Tujuannya, agar kita semua semakin yakin bahwa industri bisa ikut berperan terhadap penanggulangan Covid-19,” jelasnya.

Kementerian Perindustrian (Kemperin) tengah menyusun pedoman selanjutnya mengenai pelaksanaan aktivitas industri dengan mengutamakan penerapan protokol kesehatan, terutama setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai daerah mulai dikurangi.

“Kami akan menyusun pedoman yang dirangkum dari surat-surat edaran Menteri Perindustrian yang sudah dikeluarkan selama pandemi serta berdasarkan keputusan terbaru dari Menteri Kesehatan yang kami lihat sangat komprehensif,” jelasnya.

Kemperin juga telah mengeluarkan aturan-aturan berupa Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Operasional Pabrik dalam masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19.

Perusahaan yang masih beroperasi dalam masa PSBB perlu memiliki Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (Iomki) sesuai Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengajuan Permohonan Perizinan Pelaksanaan Kegiatan Industri dalam Masa Kedaruratan Covid-19.

Selanjutnya, perusahaan yang memperoleh Iomki wajib melaporkan aktivitas kegiatannya serta implementasi protokol kesehatan kepada Kemenperin melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) setiap minggunya yang diatur dalam Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 8 Tahun 2020 tentang Kewajiban Pelaporan Bagi Perusahaan Industri dan Perusahaan Kawasan yang memiliki Iomki.

Dalam kunjungan tersebut, Agus juga meninjau lokasi Kawasan Industri Brebes yang dikelola oleh perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero).

Ia menyampaikan, pemerintah pusat akan terus mengawal investasi agar bisa masuk ke Indonesia, termasuk di sektor farmasi yang saat ini tengah dijajaki.

“Hal ini sejalan dengan target kemandirian sektor kesehatan, baik industri farmasi maupun industri alat kesehatan. Masuknya investor akan meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri dan memberikan nilai tambah bagi industri, serta menyerap tenaga kerja yang juga mendukung pembangunan daerah,” papar Agus.

Ia menambahkan, dalam memantau kegiatan dan melakukan pembinaan industri khususnya di masa pandemi Covid-19, Kemenperin terus bersinergi dengan pemerintah daerah. “Dengan dukungan pemda, pengembangan industri nasional bisa lebih cepat, sehingga bisa menjadi ujung tombak dan memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB,” pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hadapi Covid-19, Kemkeu: DPR Beri Dukungan yang Extraordinary

Kelompok yang paling terdampak dalam situasi pandemi ini adalah keluarga miskin.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Gandeng 4 Universitas, Kempupera Tingkatkan Kompetensi SDM Konstruksi

Program super spesialis ini akan berjalan selama 18 bulan di mana satu semester dilakukan di dalam kelas dan dua semester di lapangan dengan didampingi mentor.

EKONOMI | 29 Mei 2020

8 Juni, AirAsia Indonesia Kembali Layani Penerbangan

AirAsia akan terus memantau perkembangan situasi dan akan melakukan langkah antisipasi.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Pendapatan Lippo Karawaci yang Disesuaikan Naik Capai Rp 12,2 T

Pendapatan didorong pertumbuhan recurring revenue yang kuat, terutama segmen healthcare, yakni PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO).

EKONOMI | 29 Mei 2020

291 Rumah Sakit Telah Ajukan Klaim Layanan Covid-19

Saat ini sebanyak 291 rumah sakit yang memberikan layanan Covid-19 telah mengajukan klaim kepada Kementerian Kesehatan dan ditembuskan ke BPJS Kesehatan.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Proyek Strategis Nasional Akan Serap 19 Juta Tenaga Kerja

PSN mulai tahun 2020 hingga 2024.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Penuhi Ekspor, Pabrik Suzuki Kembali Beroperasi

Suzuki Indonesia secara bertahap mulai mengoperasikan kembali pabriknya mulai 26 Mei 2020.

EKONOMI | 29 Mei 2020

DPR dan Kadin Bahas Kesiapan Dunia Usaha Masuki New Normal

DPR RI kunjungi Kadin Indonesia bahas kebijakan New Normal.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Juni, Pemerintah Akan Resmikan 4 Ruas Jalan Tol

Keempat ruas jalan tol tersebut adalah Banda Aceh-Sigli seksi IV, Pekanbaru-Dumai, Balikpapan-Samarinda, dan salah satu bagian di ruas Tol Manado-Bitung.

EKONOMI | 29 Mei 2020

New Normal, KAI akan Wajibkan Penumpang Gunakan Face Shield

Penumpang juga diharuskan mengenakan face shield yang disediakan oleh KAI.

EKONOMI | 29 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS