Siap Tampung Relokasi Pabrik AS, Pengembangan KI Brebes Diakselerasi
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Siap Tampung Relokasi Pabrik AS, Pengembangan KI Brebes Diakselerasi

Jumat, 29 Mei 2020 | 20:17 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemperin) mendorong pengembangan kawasan industri (KI) Brebes sebagai salah satu upaya untuk mendongkrak pembangunan Jawa Tengah serta memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Apalagi, KI Brebes digadang menjadi area relokasi sejumlah perusahaan Amerika Serikat (AS) dari China sebagai dampak perang dagang AS-Tiongkok yang semakin alot.

“Kunjungan ini dalam rangka ingin melihat kesiapan KI Brebes, karena kita ketahui peluangnya sangat besar yang ada di depan mata. Kalau kita tidak bisa pergunakan atau tangkap, sangat sayang sekali. Rencananya ada relokasi perusahaan industri dari Jepang dan AS yang akan keluar dari Tiongkok,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika meninjau langsung KI Brebes, Jumat (29/5/2020) sebagaimana dalam siaran persnya.

KI Brebes ditargetkan menjadi core-industry untuk sektor industri tekstil dan produk tekstil, industri kulit dan alas kaki, industri makanan dan minuman, industri mebel, serta industri farmasi dan alat kesehatan. “Khusus untuk sektor farmasi, kebutuhan yang disampaikan oleh industri itu yang akan relokasi dari Tiongkok kepada kami adalah mereka ingin mengembangkan di pulau Jawa, sehingga Brebes menjadi tujuan yang memang sangat masuk akal untuk mengarahkan mereka ke sini,” ungkap Agus.

Agus menjelaskan, akselerasi pengembangan KI Brebes diawali dari hasil rapat terbatas dengan Presiden mengenai Percepatan Pembangunan Jawa Tengah pada Juli 2019, yang menyebutkan bahwa terdapat tiga proyek Quick Wins untuk mendongkrak pembangunan Jawa Tengah. Salah satunya adalah melalui peran KI Brebes.

“Hal ini pula yang menjadi dasar terbitnya Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Jawa Tengah, yang menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 7%,” ujarnya. Oleh karena itu, pemerintah ingin memastikan kesiapan pengembangan KI Brebes, termasuk mengenai ketersediaan infrastruktur di dalam kawasan industri.

“Kita harus pahami bahwa bukan hanya Indonesia yang akan melakukan pendekatan ke pemerintah dan perusahaan Jepang dan Amerika yang ingin merelokasi industrinya ke negara-negara tradisional yang menjadi kompetitor kita, seperti di kawasan ASEAN,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Menperin memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes yang telah mengakomodasi Kawasan Peruntukan Industri untuk KI Brebes. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penerbitan revisi Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Brebes.

“Selanjutnya, posisi ini kembali dikukuhkan dengan terbitnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, yang menetapkan KI Brebes sebagai salah satu KI prioritas,” imbuhnya.

Agus mengapresiasi PT Kawasan Industri Wijayakusuma selaku BUMN yang ditugaskan sebagai pembangun dan pengelola KI Brebes. “Saat ini, master plan dan feasibility study KI Brebes sedang disusun. Semoga tahap ini bisa selesai sesuai target pada bulan Juli 2020, walaupun dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini,” paparnya.

Lebih lanjut, Agus berharap, pembebasan tanah untuk pengembangan KI Brebes dengan total luas lahan mencapai 3.976 hektare dapat segera terealisasi. Area ini meliputi tiga wilayah kecamatan, yakni Bulakamba, Tanjung, dan Losari.

“Selain itu, kami mendorong penyusunan dokumen-dokumen perizinan lainnya bisa cepat selesai sehingga KI Brebes siap beroperasi dan menerima investor masuk,” tuturnya.

Oleh karena itu, Agus meminta kepada Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah dan Pengelola KI dapat bersama-sama memacu pengembangan KI Brebes dengan sebaik-baiknya.

Hal ini diharapkan jadi momentum untuk menarik investasi masuk dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena aktivitas sector industri dapat memberikan efek yang luas seperti penyerapan tenaga kerja. “Pemerintah pusat akan membantu sesuai porsinya masing-masing, baik di kebutuhan infrastruktur energi, transportasi, sumber daya energi, sarana pendidikan sampai pada proses pembebasan lahan,” sebutnya.

Agus juga berharap, dengan dukungan bersama oleh semua stakeholder, KI Brebes akan memiliki nilai tambah dan mampu kompetitif dengan KI lainnya yang sudah ada di Jawa atau luar Jawa.

Agus menambahkan, untuk meminimalkan dampak penurunan perekonomian khususnya di sektor industri akibat pandemi Covid-19, pemerintah terus berupaya melakukan kebijakan strategis guna mempertahankan kinerja dan mendukung produktivitas perusahaan industri dan kawasan industri. Hal tersebut bertujuan agar kegiatan industri tetap bisa berjalan. Salah satu tujuannya untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan hidup masyarakat.

Beberapa kebijakan yang telah dikeluarkan dalam rangka menjaga kinerja industri d itengah pandemi Covid-19 adalah dengan mengeluarkan Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan operasional pabrik dalam masa kedaruratan kesehatan masyarakat Corona Virus Disease 2019 serta Surat Edaran No. 7 Tahun 2020 tetang Pedoman Pengajuan Permohonan Perizinan Pelaksanaan Kegiatan Industri Dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Surat edaran itu diterbitkan dengan tujuan untuk mendukung industri dalam berproduksi, namun sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh organisasi kesehatan dunia (WHO) yang terkait dengan penanganan Covid-19,” tegasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Peluang Ekspor Industri Pakaian Jadi Kembali Terbuka

Industri pakaian jadi harus tetap tumbuh.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Hadapi Covid-19, Kemkeu: DPR Beri Dukungan yang Extraordinary

Kelompok yang paling terdampak dalam situasi pandemi ini adalah keluarga miskin.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Gandeng 4 Universitas, Kempupera Tingkatkan Kompetensi SDM Konstruksi

Program super spesialis ini akan berjalan selama 18 bulan di mana satu semester dilakukan di dalam kelas dan dua semester di lapangan dengan didampingi mentor.

EKONOMI | 29 Mei 2020

8 Juni, AirAsia Indonesia Kembali Layani Penerbangan

AirAsia akan terus memantau perkembangan situasi dan akan melakukan langkah antisipasi.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Pendapatan Lippo Karawaci yang Disesuaikan Naik Capai Rp 12,2 T

Pendapatan didorong pertumbuhan recurring revenue yang kuat, terutama segmen healthcare, yakni PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO).

EKONOMI | 29 Mei 2020

291 Rumah Sakit Telah Ajukan Klaim Layanan Covid-19

Saat ini sebanyak 291 rumah sakit yang memberikan layanan Covid-19 telah mengajukan klaim kepada Kementerian Kesehatan dan ditembuskan ke BPJS Kesehatan.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Proyek Strategis Nasional Akan Serap 19 Juta Tenaga Kerja

PSN mulai tahun 2020 hingga 2024.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Penuhi Ekspor, Pabrik Suzuki Kembali Beroperasi

Suzuki Indonesia secara bertahap mulai mengoperasikan kembali pabriknya mulai 26 Mei 2020.

EKONOMI | 29 Mei 2020

DPR dan Kadin Bahas Kesiapan Dunia Usaha Masuki New Normal

DPR RI kunjungi Kadin Indonesia bahas kebijakan New Normal.

EKONOMI | 29 Mei 2020

Juni, Pemerintah Akan Resmikan 4 Ruas Jalan Tol

Keempat ruas jalan tol tersebut adalah Banda Aceh-Sigli seksi IV, Pekanbaru-Dumai, Balikpapan-Samarinda, dan salah satu bagian di ruas Tol Manado-Bitung.

EKONOMI | 29 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS