Startup Besutan Kemperin Bikin Teknologi Peta Kebutuhan APD
INDEX

BISNIS-27 431.53 (2.99)   |   COMPOSITE 4906.55 (19.82)   |   DBX 934.495 (0.89)   |   I-GRADE 129.531 (0.72)   |   IDX30 408.573 (2.45)   |   IDX80 107.231 (0.54)   |   IDXBUMN20 271.434 (1.2)   |   IDXG30 114.42 (0.57)   |   IDXHIDIV20 364.598 (2.43)   |   IDXQ30 119.596 (0.74)   |   IDXSMC-COM 210.435 (0.42)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (1.25)   |   IDXV30 101.606 (0.9)   |   INFOBANK15 772.076 (7.03)   |   Investor33 357.854 (2.54)   |   ISSI 144.258 (0.31)   |   JII 521.112 (2.16)   |   JII70 177.199 (0.53)   |   KOMPAS100 960.444 (5.61)   |   LQ45 749.999 (4.19)   |   MBX 1355.95 (6.1)   |   MNC36 267.764 (1.73)   |   PEFINDO25 261.843 (-0.47)   |   SMInfra18 232.762 (1.02)   |   SRI-KEHATI 301.662 (2.31)   |  

Startup Besutan Kemperin Bikin Teknologi Peta Kebutuhan APD

Kamis, 11 Juni 2020 | 19:59 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemperin) proaktif mendorong perusahaan rintisan (startup) agar bisa berperan dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air. Sebab, pelaku startup di bidang teknologi berpotensi besar menghadirkan inovasi sebagai solusi untuk menekan penyebaran dan dampak dari virus corona di Indonesia.

“Pandemi Covid-19 memberikan pukulan yang kuat pada semua sektor ekonomi tanpa pandang bulu. Hal ini mendorong banyak pihak untuk ikut turun tangan melalui beragam cara, salah satunya adalah para pelaku startup,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Ikma) Kemperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Kamis (11/6/2020).

Gati menyampaikan, pihaknya memberikan apresiasi kepada MAPID, perusahaan rintisan asal Bandung yang telah menciptakan inovasi melalui pembuatan Platform GEO MAPID. Temuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memetakan kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) di Indonesia. “MAPID adalah salah satu finalis program Startup 4 Industry dari kompetisi Making Indonesia 4.0 startup yang diinisiasi oleh Kemenperin pada tahun 2018,” terangnya.

Gati menegaskan, inovasi yang dihasilkan oleh MAPID menjadi wujud nyata dari semangat generasi milenial di Indonesia yang siap menghadapi revolusi industri 4.0. “Keunggulan MAPID adalah memanfaatkan gabungan geospasial dan internet of things menjadi sebuah platform berbasis peta yang dapat diintegrasikan dengan berbagai macam sensor untuk memonitor secara otomatis,” ungkapnya.

CEO MAPID, Bagus Imam Darmawan mengemukakan, Platform GEO MAPID merupakan perangkat lunak cloud computing yang akan menjadi solusi layanan dalam pengembangan Sistem Informasi Geografis untuk mengumpulkan, mengelola, memvisualisasikan, dan menganalisis data geospasial.

Teknologi ini bisa memposisikan pemetaan dan penginderaan ekosistem terintegrasi untuk semua orang yang tidak memerlukan keahlian dalam GIS atau Teknik Tata Ruang. Teknologi tersebut juga dapat digunakan oleh siapa saja secara massal.

“Melalui inovasi ini, masyarakat dapat melihat distribusi APD dengan mudah pada tampilan peta. Sehingga, dapat melihat daerah mana saja kebutuhannya sudah terpenuhi dan daerah yang masih membutuhkan APD dapat tersampaikan dengan jelas,” ujar Bagus.

Menariknya, data disajikan dalam tampilan tiga dimensi yang bakal mudah dipahami masyarakat. Saat ini, MAPID telah menjalin kerja sama dengan Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE) untuk bisa memetakan kebutuhan APD di Indonesia.

Selain itu, MAPID akan membantu tim doctorShare agar lebih memahami kebutuhan dan prioritas APD sampai lebih dari 200 fasilitas medis di Indonesia.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, keberadaan startup seperti MAPID menjadi bagian penting dalam akselerasi penerapan inovasi teknologi digital, terutama dalam kesiapan memasuki era industri 4.0.
Agus meminta kepada pelaku startup di Indonesia agar bisa menghasilkan teknologi digital yang aplikatif dan solutif bagi peningkatan produktivitas dan daya saing industri kecil menengah (IKM). “Terutama untuk dimanfaatkan di lini manajerial, produksi, maupun pemasaran," tuturnya.

Oleh karenanya, lanjut Agus, IKM diharapkan bisa membuka diri untuk berkolaborasi dengan berbagai startup sebagai technology provider maupun problem solver. “Inovasi teknologi digital yang dihasilkan merupakan alat yang bisa menjawab kebutuhan industri di era industri 4.0 saat ini,” tegasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Sinarmas MSIG Tawarkan Berobat Secara Cashless di Seluruh Dunia

Singapura, Malaysia dan Thailand negara yang paling banyak menjadi destinasi masyarakat Indonesia yang berobat di luar negeri.

EKONOMI | 11 Juni 2020

15 Juni, Pemerintah Luncurkan SBN Ritel ORI017

Masyarakat bisa ikut berinvestasi melalui ORI017 dengan nominal pembelian mulai dari Rp 1 juta.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Konsolidasi dan Perbaikan Tata Kelola Akan Dorong Kinerja Pertamina

Perbaikan pengelolaan BUMN sangat diperlukan bila ingin meningkatkan kinerja.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Kapasitas Penumpang Pesawat Akan Ditingkatkan Bertahap

Pesawat nantinya akan dapat melakukan pengangkutan hingga 100 persen secara bertahap.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Program BSPS Jangkau 2.000 RTLH di Bengkulu

Penyaluran bantuan program BSPS atau bedah rumah tersebut akan di bagi menjadi dua tahap.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Rupiah Ditutup Melemah ke Posisi Rp 14.020

Penyebabnya adalah penambahan pasien positif virus corona di Indonesia

EKONOMI | 11 Juni 2020

IHSG Kembali Melemah ke Posisi 4.854

Investor asing melakukan jual bersih sebesar Rp 280,14 miliar

EKONOMI | 11 Juni 2020

Jasa Marga Bagikan Dividen 5% dari Laba Bersih Perseroan Tahun 2019

Subakti Syukur diangkat sebagai Direktur Utama PT Jasa Marga yang baru.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Kemtan Perkuat Sistem Logistik Pangan Nasional

Dalam rangka antisipasi kemungkinan terjadinya krisis pangan

EKONOMI | 11 Juni 2020

Nobu Bank Luncurkan "WhatsApp for Business" bagi UMKM

Untuk menyediakan layanan "WhatsApp for Business", Nobu Bank mendapat dukungan pendampingan dari Facebook.

EKONOMI | 11 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS