Kemperin Dukung Penerapan Safeguard untuk Industri Garmen dalam Negeri
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Kemperin Dukung Penerapan Safeguard untuk Industri Garmen dalam Negeri

Jumat, 12 Juni 2020 | 21:49 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemperin) berkomitmen untuk melindungi industri garmen nasional dari gempuran produk impor. Salah satu langkah yang diambil adalah penerapan tindakan pengamaman atau safeguard untuk menjaga pasar garmen di dalam negeri.

“Kemperin akan memberikan perlindungan melalui penerapan safeguard bagi industri garmen. Safeguard ini kami usulkan karena terjadi peningkatan impor di sektor ini dalam tiga tahun terakhir,” jelas Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ikma) Kemperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, Jumat (12/6/2020).

Menurut data BPS yang diolah Kemperin, pada periode 2017-2019, angka impor produk garmen mencapai US$ 2,38 Miliar. “Tingginya angka impor di sektor ini merupakan hal yang harus disikapi secara serius oleh Kemenperin. Impor yang tinggi ini dapat menutup potensi pasar dalam negeri karena produk-produk impor tersebut harganya relatif murah,” ungkap Gati.

Gati menjelaskan, kebijakan safeguard tidak hanya melindungi industri garmen dari masuknya produk impor, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan sektor potensial tersebut.

“Perlindungan terhadap industri garmen harus segera dilakukan, mengingat kontribusi sektor tersebut kepada PDB cukup besar hingga mencapai 5,4% pada tahun 2019,” terangnya.

Lebih lanjut, Gati memaparkan, kebijakan jangka panjang juga perlu diambil untuk melindungi dan mendorong pertumbuhan industri garmen. Salah satu langkah strategis yang dilakukan Kemenperin seperti link and match antara industri kecil dan menengah (IKM) dengan industri besar.

Upaya link and match tersebut dilakukan agar industri besar dapat memberikan kemudahan akses bahan baku kepada IKM garmen “Kemenperin akan membantu kerja sama antara industri besar dan IKM untuk mencapai tujuan tersebut,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, industri garmen berskala kecil dan menengah juga memiliki peran besar bagi pertumbuhan sektor tersebut. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2018, jumlah IKM tekstil mencapai 261.524 unit usaha dan IKM garmen sebanyak 569.745 unit usaha.

Selain link and match antara IKM dan industri besar, Kemenperin juga akan menjajaki upaya lainnya untuk meningkatkan pertumbuhan sektor industri garmen setelah penerapan safeguard.

“Aspek lain yang juga menjadi fokus adalah pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM), kemudahan perolehan bahan baku, dan modernisasi mesin dan peralatan yang selama ini digunakan," ungkapnya.

Gati mengungkapkan, pemberlakuan safeguard memerlukan langkah sinergi antara pemerintah dengan asosiasi dan pelaku usaha garmen. “Kita harus susun dan dukung bersama. Pemerintah, asosiasi dan dunia usaha akan bergandengan tangan untuk mewujudkan safeguard tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini Kemperin sedang mematangkan kebijakan safeguard tersebut sebelum nantinya diajukan ke Komite Perlindungan Perdagangan Indonesia (KPPI) di Kementerian Perdagangan,” paparnya.

Dasar hukum penerapan safeguard adalah Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2011 tentang Tindakan Antidumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan Pengamanan Perdagangan. “Saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengajukan kebijakan safeguard. Dengan begitu setelah Covid-19 berakhir dan kondisi kembali normal, safeguard sudah bisa dijalankan,” pungkas Gati.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Erick Thohir Minta PLN Tingkatkan Pelayanan

Erick Thohir meminta agar PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk meningkatkan layanannya ke masyarakat.

EKONOMI | 12 Juni 2020

Pelebaran Alur Tano Ponggol Akan Permudah Kapal Wisata Keliling Pulau Samosir

Kempupera saat ini tengah menyelesaikan pekerjaan pelebaran alur Tano Ponggol di Danau Toba, Kabupaten Samosir.

EKONOMI | 12 Juni 2020

Kempupera Kembangkan Kampus Politeknik PU Berstandar Internasional

Kempupera terus melakukan pengembangan Kampus Baru Politeknik Pekerjaan Umum (PU).

EKONOMI | 12 Juni 2020

Perombakan Direksi Pertamina Dinilai Tepat

Nicke Widyawati yang memimpin Pertamina sejak Agustus 2018 dinilainya telah membawa transformasi dan perubahan di Pertamina.

EKONOMI | 12 Juni 2020

Dow Rebound 800 Poin dari Aksi Jual Terbesar Sejak Maret

Dow Jones Industrial Average naik 831 poin atau 3,3 persen.

EKONOMI | 12 Juni 2020

Industri Perbankan Sehat dan Terjaga

Rasio kecukupan modal semua bank relatif masih tinggi.

EKONOMI | 12 Juni 2020

Cegah Perbudakan ABK, Badan Buruh PP Minta Pemerintah Tegakkan Kepastian Hukum dengan Tiongkok

Kasus ABK dibuang ke Laut ke Kapal Ikan Tiongkok harus jadi instruksi bagi pemerintah.

EKONOMI | 12 Juni 2020

AP II Catat Peningkatan Penumpang

Di 19 bandara yang dikelola AP II, jumlah penumpang pada 8 dan 9 Juni rata-rata sekitar 7.000 penumpang setiap harinya.

EKONOMI | 12 Juni 2020

Kadin Keluarkan Surat Edaran Tanggapi Kadin Tandingan

Pengurus Kadin yang sah adalah dipilih pada Munas VII di Bandung November 2015 yang dipimpin Rosan Perkasa Roeslani.

EKONOMI | 12 Juni 2020

Koridor Timur Jakarta Jadi Jantung Perekonomian Nasional

Koridor Timur Jakarta kini sedang berkembang menjadi jantung perekonomian Indonesia. Wilayah itu terus bertumbuh menjadi aset properti unggulan.

EKONOMI | 12 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS