Program Padat Karya Kempupera Serap 144.163 Tenaga Kerja
INDEX

BISNIS-27 426.538 (7.46)   |   COMPOSITE 4842.76 (69.8)   |   DBX 923.5 (3.46)   |   I-GRADE 127.867 (2.29)   |   IDX30 404.318 (7.37)   |   IDX80 105.647 (1.88)   |   IDXBUMN20 263.312 (7.44)   |   IDXG30 113.239 (1.72)   |   IDXHIDIV20 361.834 (6.55)   |   IDXQ30 118.461 (2.16)   |   IDXSMC-COM 206.934 (2.4)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (3.66)   |   IDXV30 99.778 (2.04)   |   INFOBANK15 760.318 (19)   |   Investor33 353.585 (6.67)   |   ISSI 142.238 (1.59)   |   JII 514.346 (5.58)   |   JII70 174.038 (2.42)   |   KOMPAS100 945.162 (17.43)   |   LQ45 740.002 (13.25)   |   MBX 1338.07 (21.42)   |   MNC36 264.409 (4.88)   |   PEFINDO25 251.635 (5.6)   |   SMInfra18 228.656 (3.16)   |   SRI-KEHATI 297.818 (5.94)   |  

Program Padat Karya Kempupera Serap 144.163 Tenaga Kerja

Rabu, 24 Juni 2020 | 16:52 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) terus mempercepat penyaluran program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) guna mengurangi angka pengangguran di tengah ketidakpastian perekonomian pada masa Pandemi Covid-19.

Selain mengalokasikan anggaran program PKT rutin tahun 2020 sebesar Rp 11,44 triliun dengan target penerima manfaat 613.513 orang, Kempupera juga melakukan perubahan skema pada program atau kegiatan infrastruktur yang semula bersifat reguler menjadi dilaksanakan dengan pola Padat Karya dengan alokasi anggaran Rp 654,4 miliar dan target penerima manfaat sebanyak 80.888 orang.

Tercatat hingga pertengahan Juni 2020, seluruh program PKT Kementerian PUPR baik yang rutin maupun program reguler dengan pola padat karya telah menyerap tenaga kerja sebanyak 144.163 orang dengan total anggaran yang telah disalurkan sebesar Rp 2,16 triliun atau sebesar 17,9% dari total alokasi sebesar Rp 12,01 triliun.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam siaran persnya, Rabu (24/6/2020), mengatakan, program PKT Kempupera dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi. Tujuan utama Padat Karya untuk mempertahankan daya beli masyarakat di perdesaan atau mendistribusikan dana pembangunan ke desa-desa.

“Selain untuk menpercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa/ pelosok. Pola pelaksanaan PKT nanti juga harus memperhatikan protokol physical & social distancing untuk pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar Basuki.

Sementara itu, diungkapkan Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Lukman Hakim, direncanakan program PKT di Direktorat Jenderal Cipta Karya akan terdapat tambahan alokasi anggaran sebesar Rp 10,6 miliar dengan penambahan target penerima manfaat sebanyak 350 orang.

Anggaran program padat karya utamanya digunakan untuk Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI), Pemeliharaan Rutin Jalan & Jembatan, Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), penataan Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R), Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), Pembangunan Baru dan Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya.

Sedangkan terdapat 18 kegiatan atau program infrastruktur yang pelaksanaannnya diubah dengan metode padat karya selama durasi kerja 30-100 hari. Kegiatan tersebut diantaranya di Bidang Sumber Daya Air (SDA) seperti dukungan manajemen BBWS/BWS, operasi dan pemeliharaan sarana prasarana SDA, pengelolaan bendungan, danau, dan bangunan penampung air lainnya, pengembangan/rehabilitasi jaringan irigasi seperti D.I Rentang dan D.I Slinga, pengendalian banjir, lahar, pengelolaan drainase utama perkotaan, dan pengaman pantai, peningkatan tatakelola pengelolaan SDA terpadu, dan penyediaan dan pengelolaan air tanah dan air baku.

Bidang Bina Marga seperti preservasi jalan di 282 lokasi, pembangunan jalan di 51 lokasi, pembangunan jembatan di 69 lokasi, dan OP Jalan Bebas Hambatan & Perkotaan (JBHP) sebanyak 36 lokasi.

Bidang Cipta Karya di 274 lokasi, meliputi antara lain kegiatan pengembangan kawasan permukiman, pembangunan dan rehabilitasi prasarana pendidikan, pengembangan sarana prasarana olahraga, dan pasar, pembinaan dan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), penataan bangunan dan lingkungan. Salah satu contohnya adalah rehabilitasi dan renovasi sarana prasarana sekolah.

Terakhir di bidang perumahan melalui kegiatan peningkatan kualitas prasarana dan sarana umum (PSU) di komplek perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk 303 penerima manfaat yang tersebar di 69 lokasi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

BNI Syariah Ajak Nasabah Lebih Bijak Investasi di Kala Pandemi

BNI Syariah gelar Webinar edukasi produk perbankan syariah untuk nasabah korporasi BNI Syariah.

EKONOMI | 24 Juni 2020

Rupiah Menguat ke Posisi Rp 14.160

Kondisi perekonomi Indonesia masih tergolong lebih baik dibandingkan dengan negara lain

EKONOMI | 24 Juni 2020

BRIsyariah Permudah Akses Pembiayaan

PT Bank BRIsyariah mempermudah akses pembiayaan bagi wirausahawan penyandang disabilitas.

EKONOMI | 24 Juni 2020

Pemerintah Tempatkan Dana Rp 30 Triliun di Bank Himbara

Pemerintah segera menempatkan uang negara di bank umum milik pemerintah atau Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) dengan total Rp 30 triliun.

EKONOMI | 24 Juni 2020

BRI Ventures Pelopori Dana Ventura UMKM Rintisan Digital

BRI Ventures menargetkan pengumpulan dana investasi senilai Rp 300 miliar.

EKONOMI | 24 Juni 2020

7 Maskapai Terbukti Bersalah, Kemhub Hormati Putusan KPPU

Kemhu menghormati putusan Majelis Komisi Pengawas Persaingan Usaha.

EKONOMI | 24 Juni 2020

Kepala BKPM: Investor Besar Wajib Gandeng UMKM

BKPM secara konsisten mewajibkan investasi besar untuk menggandeng kalangan pelaku UMKM.

EKONOMI | 24 Juni 2020

IHSG Naik 1,75% ke Level 4.964,73

Kenaikan dan yang terbesar adalah di sektor keuangan dengan 3,26%

EKONOMI | 24 Juni 2020

Indopoly Bidik Penjualan 2020 US$ 203 Juta

Indopoly Swakarsa Industry menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar US$ 2,6 juta.

EKONOMI | 24 Juni 2020

Kemkop dan UKM Lakukan Bimbingan Online untuk Pelaku UMKM

Kemkop dan UKM lakukan pemberdayaan koperasi secara wibinar.

EKONOMI | 24 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS