Kemkop dan UKM Gandeng Perbarindo Percepat Penyaluran Anggaran PEN
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

Kemkop dan UKM Gandeng Perbarindo Percepat Penyaluran Anggaran PEN

Selasa, 30 Juni 2020 | 22:23 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) guna mengimplementasikan dan mempercepat penyaluran anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Kemkop dan UKM sedang mendorong penerbitan keputusan Menteri Keuangan (KMK) untuk menunjuk Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), serta mempercepat proses bisnis Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) dan integrasi data dengan OJK.

"Perbarindo adalah organisasi yang menghimpun BPR (Bank Perkreditan Rakyat) - BPRS yang merupakan salah satu ujung tombak penyaluran pembiayaan untuk UMKM.

Jumlah nasabah Perbarindo ada 4 juta UMKM dengan uang yang berputar sebesar 122 triliun. BPR-BPRS termasuk yang menjadi bagian program restrukturisasi, karena banyak nasabahnya yang terkendala untuk membayar cicilan bunga kredit, yang akan kita fasilitasi melalui subsidi bunga yang dibayarkan pemerintah," kata Menkop dan UKM Teten Masduki usai bertemu dengan pengurus Perbarindo yang dipimpin Ketua Umum Joko Suyanto di Jakarta, Senin (29/6/2020).

Teten menegaskan, pemerintah ingin penyaluran anggaran PEN di mana alokasi buat UMKM sebesar Rp 123,46 triliun, dari total anggaran PEN Rp 695, 2 triliun, bisa dilakukan secepatnya. Pada saat ini Kemkop dan UKM sedang mendorong penerbitan keputusan Menteri Keuangan (KMK) untuk menunjuk Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), serta mempercepat proses bisnis Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) dan integrasi data dengan OJK.

"Untuk itulah kami bekerja sama dengan Perbarindo, yang memiliki sekitar 4 juta nasabah UMKM, untuk segera melakukan restrukturisasi kredit, berupa penundaan pembayaran cicilan bunga pada UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 " jelas Teten.

“Kerja sama dalam pembayaran subsidi bunga oleh pemerintah ini mirip dengan KUR, yang skemanya sudah selesai, sedang yang non KUR ini antara lain kita lakukan dengan BPR-BPRS melalui Perbarindo " jelas Teten.

Ke depan, Kemkop dan UKM juga berkeinginan memperluas kerja sama dengan Perbarindo dalam pemberdayaan dan channeling pembiayaan bagi UMKM, khususnya pembiayan yang ramah bagi UMKM.

Siapkan Implementasi

Sementara itu Ketua umum Perbarindo Joko Suyanto mengatakan siap melakukan langkah-langkah guna percepatan kerja sama dalam penyaluran anggaran PEN ini.

"Kami terbiasa bergerak cepat, karena karakteristik BPR dan BPRS yang memiliki kemudahan dalam penyaluran kredit dan keunikan dalam menghimpun dana masyarakat dibandingkan dengan bank konvensional lain menjadi daya tarik tersendiri, sehingga BPR-BPRS masih tumbuh dan berkembang," jelas Joko.

Menurut Joko, saat ini industri BPR dan BPRS dan jutaan nasabahnya diuji dengan adanya wabah Covid-19 yang melanda Indonesia dan hampir seluruh dunia. Pandemi tersebut telah berdampak ke berbagai sektor kehidupan, tak terkecuali sektor ekonomi dan keuangan.

"Dampak yang dirasakan oleh industri BPR dan BPRS adalah turunnya kemampuan nasabah untuk membayar angsuran dan meningkatnya penarikan dana simpanan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Joko.

Dengan adanya kerja sama dalam penyaluran anggaran PEN ini, Joko optimis para nasabah BPR-BPRS yang umumnya UMKM akan banyak terbantu. "Jaringan kami terbentang dari Sabang sampai Merauke di mana ada sekitar 6.000 outlet dengan jumlah BPR-BPRS sebanyak 1.600," tambahnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wall Street On Track Menuju Triwulan Terbaik Sejak 1998

Dow Jones Industrial Average turun 0,2 persen, Indeks S&P 500 naik 0,1 persen, dan Nasdaq naik 0,54 persen.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Kookmin Jadi Pembeli Siaga, OJK Beri Pernyataan Efektif Rights Issue Bukopin

PT Bank Bukopin Tbk segera merealisasikan penawaran umum terbatas kelima (PUT V) melalui rights issue yang akan diserap Kookmin Bank.

EKONOMI | 30 Juni 2020

#TerusUsaha Jadi Cara Grab Dukung UMKM di New Normal

Grab meluncurkan #TerusUsaha untuk mempercepat digitalisasi UMKM dalam menghadapi new normal. Program ini meliputi pelatihan maupun periklanan.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Kempupera Bangun 500 Homestay di NTB

Kempupera terus berupaya mendukung kemajuan sektor pariwisata nasional.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Kadin: Tangkap Peluang Relokasi Industri, RUU Cipta Kerja Harus Segera Selesai

Berdasarkan data dari Bank Dunia, pada 2019 Indonesia berada di peringkat 73 secara global untuk kemudahan berbisnis.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Kahmi Optimistis RUU Cipta Kerja Jadi Solusi Atasi Pengangguran


Kahmi sambut optimistis UMKM diatur bagus dalam RUU Cipta Kerja.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Baparekraf Digital Entrepreneurship Targetkan 300 UMKM Peserta

Baparekraf Digital Entrepreneurship (BDE 2.0) diadakan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pelaku UMKM di sektor ekonomi kreatif.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Puan Minta BPK Punya Sense Of Crisis dalam Mengawal APBN di Era Covid-19

BPK diminta memiliki sense of crisis dalam mengawal dana penanganan Covid-19 dan memastikan akuntabilitas anggaran belanja Covid-19 sesuai dengan peruntukannya.

EKONOMI | 30 Juni 2020

PTPP Garap Pengembangan Kawasan Industri Batang

Kawasan Industri Batang berpotensi menyerap sekitar 130.000 lapangan pekerjaan baru di tahap pertama.

EKONOMI | 30 Juni 2020

Grab Bantu UMKM Hadapi New Normal

Grab Indonesia meluncurkan #TerusUsaha, sebuah program untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar dapat beradaptasi dan berkembang di new normal.

EKONOMI | 30 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS