Hingga Mei, Kunjungan Wisman Ke Indonesia Anjlok 53,36%
INDEX

BISNIS-27 503.6 (1.21)   |   COMPOSITE 5652.76 (35.99)   |   DBX 1032.04 (1.88)   |   I-GRADE 164.451 (0.97)   |   IDX30 490.95 (1.66)   |   IDX80 128.766 (0.54)   |   IDXBUMN20 358.484 (2.18)   |   IDXG30 133.521 (0.38)   |   IDXHIDIV20 437.723 (2.03)   |   IDXQ30 142.408 (0.74)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.06)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (2.24)   |   IDXV30 120.747 (1.77)   |   INFOBANK15 969.323 (2.13)   |   Investor33 424.184 (1.38)   |   ISSI 165.497 (1.24)   |   JII 607.992 (3.73)   |   JII70 207.954 (1.56)   |   KOMPAS100 1151.81 (6.97)   |   LQ45 901.663 (3.07)   |   MBX 1571.94 (11.04)   |   MNC36 316.426 (1.48)   |   PEFINDO25 300.975 (6.42)   |   SMInfra18 283.853 (0.77)   |   SRI-KEHATI 362.321 (1.21)   |  

Hingga Mei, Kunjungan Wisman Ke Indonesia Anjlok 53,36%

Rabu, 1 Juli 2020 | 12:47 WIB
Oleh : Herman / EHD

Jakarta, Beritasatu.com – Pandemi Covid-19 masih memukul sektor pariwisata di Indonesia. Hal ini terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang menurun sangat tajam. Di sisi lain, penurunan jumlah kunjungan wisman ini juga berdampak pada sektor-sektor pendukung pariwisata, seperti tingkat hunian kamar hotel dan sektor transportasi.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Mei 2020 mencapai 163,65 ribu kunjungan, turun 86,90% dibanding jumlah kunjungan wisman pada Mei 2019 yang berjumlah 1,25 juta kunjungan. Tetapi jika dibandingkan dengan April 2020, jumlah kunjungan wisman Mei 2020 sedikit mengalami kenaikan sebesar 3,10%.

Kepala BPS Suhariyanto memaparkan, secara kumulatif (Januari–Mei 2020), jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 2,93 juta kunjungan atau turun 53,36% dibanding jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 6,28 juta kunjungan. Jumlah kunjungan wisman ini terdiri atas wisman yang berkunjung melalui pintu masuk udara sebanyak 1,60 juta kunjungan, pintu masuk laut sebanyak 696,56 ribu kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 631,98 ribu kunjungan.

“Penurunan kunjungan wisman ini perlu diwaspadai karena akan berdampak pada sektor-sektor pendukung pariwisata, seperti tingkat hunian kamar hotel, sektor transportasi, industri ekonomi kreatif, perdagangan, dan sebagainya,” kata Kepala BPS Suhariyanto dalam pemaparan perkembangan pariwisata Indonesia, Rabu (1/7/2020).

Selama periode Januari–Mei 2020, Suhariyanto menyampaikan wisman yang datang dari wilayah ASEAN memiliki persentase penurunan paling tinggi, yaitu sebesar 55,52% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan wilayah Timur Tengah memiliki persentase penurunan paling kecil yaitu sebesar 36,78%.

Sedangkan menurut kebangsaan, kunjungan wisman yang datang ke Indonesia selama Januari–Mei 2020 paling banyak berasal dari Malaysia sebanyak 612,66 ribu kunjungan (20,91%), diikuti Timur Leste sebanyak 442,18 ribu kunjungan (15,09%), Singapura 266,46 ribu kunjungan (9,10%), Australia 249,16 ribu kunjungan (8,51%), dan Tiongkok 200,14 ribu kunjungan (6,83%).

Hunian Kamar

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Mei 2020 mencapai rata-rata 14,45% atau turun 29,08 poin dibandingkan TPK Mei 2019 yang sebesar 43,53%. Jika dibanding dengan TPK April 2020 yang tercatat 12,67%, TPK Mei 2020 mengalami kenaikan sebesar 1,78 poin. TPK tertinggi tercatat di Provinsi Kalimantan Utara sebesar 27,02%, diikuti Provinsi Kalimantan Timur sebesar 26,31%, dan Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 26,28%, sedangkan TPK terendah tercatat di Provinsi Bali yang sebesar 2,07%.

Penurunan TPK hotel klasifikasi bintang pada Mei 2020 dibanding Mei 2019 tercatat di seluruh provinsi, dengan penurunan tertinggi terjadi di Provinsi Bali yaitu sebesar 49,49 poin, diikuti Provinsi Papua Barat 39,14 poin, dan Provinsi Kalimantan Tengah 38,51 poin, sedangkan penurunan terendah tercatat di Provinsi Kalimantan Utara yaitu sebesar 4,43 poin.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Himbara Optimistis Kredit Tumbuh Positif di Tengah Pandemi

Empat Bank dalam Himbara siap salurkan kredit.

EKONOMI | 1 Juli 2020

Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia Naik

Shanghai SE composite di Tiongkok naik 27,02 poin (0,91 persen) mencapai 3.011.

EKONOMI | 1 Juli 2020

Hingga Mei, Transaksi Mandiri Syariah Net Rp 2,4 Triliun

Perusahaan menargetkan user Net Banking Mandiri Syariah sampai akhir 2020 bisa mencapai 1 juta user.

EKONOMI | 1 Juli 2020

Sesi Siang, IHSG Hilang 15 Poin ke Level 4.889

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 35.931 miliar saham senilai Rp 3,004 triliun.

EKONOMI | 1 Juli 2020

Permintaan Melemah, Inflasi Juni 0,18 Persen

Tingkat inflasi tahun kalender (Januariā€“Juni) 2020 sebesar 1,09 persen.

EKONOMI | 1 Juli 2020

Harga Emas Antam Naik ke Rp 919.000 Per Gram

Untuk pecahan 500 gram: Rp 429,820 juta.

EKONOMI | 1 Juli 2020

Rupiah Tertekan di Tengah Penguatan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.245 - Rp 14.292 per dolar AS.

EKONOMI | 1 Juli 2020

Awali Perdagangan, IHSG Menguat Tipis

Pukul 09.15 WIB, indeks harga saham gabungan naik 3,3 poin (0,03 persen) menjadi 4.907.

EKONOMI | 1 Juli 2020

Harga Minyak di Perdagangan Asia Menguat Pagi Ini

Patokan minyak mentah berjangka internasional Brent naik 0,7 persen menjadi US$ 41,56 per barel.

EKONOMI | 1 Juli 2020

Bursa Asia Bervariasi karena Suramnya Sentimen Bisnis Jepang

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang menguat 0,2 persen.

EKONOMI | 1 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS