Lewat TTG, Kemdes PDTT Fokus Recovery Ekonomi Desa
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Lewat TTG, Kemdes PDTT Fokus Recovery Ekonomi Desa

Rabu, 1 Juli 2020 | 13:21 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemdes PDTT) menggaungkan program One Village One Innovation. Program ini kemudian bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Nasional.

Program ini nantinya akan melibatkan empat sektor, yaitu Pemerintah melalui Kemendes PDTT dan Kemen Ristek/BRIN, Offtaker atau Kalangan Dunia Usaha, Kampus dan Komunitas sesuai dengan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Program ini nantinya bakal digelar di 126 desa yang miliki Teknologi Tepat Guna (TTG).

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, sebagaimana dalam siaran persnya, Selasa (1/7/2020), mengatakan, program serupa sebenarnya telah diresmikan olehnya di Kawasan Wisata Goa Pindul Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta yaitu Bejiharjo Edupark yang merupakan Pilot Inkubasi Inovasi Desa Pengembangan Ekonomi Lokal oleh Kementerian Desa dan PDTT.

Halim mengatakan, Inovasi Desa itu terfokus pada Teknologi Tepat Guna dan Pengembangan Ekonomi Lokal Program Inovasi Desa (PELPID). Dua hal ini juga perlu dilakukan pengembangan dengan menggandeng pihak lain yang miliki korelasi dengan program ini.
Langkah yang telah dilakukan yaitu kerja sama dengan Kemenristek/BRIN yang telah nyatakan kesiapan untuk lakukan pendampingan terhadap 126 Desa dengan catatan terfokus pada Teknologi Tepat Guna.

"Untuk itu, Kemendes PDTT harus persiapkan data yang solid dari sejumlah program TTG yang telah dilakukan dan memastikan model yang bakal dikembangkan," kata Halim.

Dari sekian model pengembangan yang dimiliki Kemendes PDTT, Halim berharap TTG yang dikembangkan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang terlebih dahulu dikembangkan.

Hal ini perlu digenjot, kata Halim, karena nantinya Kemendes PDTT tidak hanya berbicara TTG yang dikembangkan oleh BUMDes, tapi yang di desa itu untuk dikembangkan lebih lanjut.

Nantinya, kata Halim, Kemdes PDTT miliki data yang solid untuk penentuan skala prioritas untuk dikembangkan dengan catatan miliki daya ungkit ekonomi. "Hal ini perlu segera dilakukan karena pasca BLT (Bantuan Langsung Tunai) Dana Desa, Kemdes PDTT harus bicara soal produktiftas ekonomi desa dan pedesaan," kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Kemdes, kata Pria Kelahiran Jombang ini, harus fokus pada pembangunan geliat ekonomi di desa dari berbagai sektor dan perspektif sebagai bagian dari recovery desa pasca pandemi Covid-19.

Kemdes PDTT fokus pada recovery ekonomi desa dari seluruh elemen yang dimiliki, seperti BUMDes, di wilayah transmigrasi ada program ketahanan dan diversifikasi pangan serta penguatan manajemen produksi. Seluruh potensi yang dimiliki ditata ulang dan direvitalisasi dengan maksimal. "Perlu pemetaan ulang berbagai hasil produk inovasi desa dan pengembangan ekonomi lokal yang miliki daya ungkit ekonomi," kata Halim.

Halim mencontohkan Desa Wisata. Desa itu harus miliki standarisasi kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan memang miliki daya tarik tinggi.

Setelah itu, Kemendes pun bisa menggandeng Kementerian Pekerjaan Umum untuk memiliki pembangunan fasilitas jalan agar lebih mudah terjangkau oleh pengunjung. "Ini prioritas untuk segera dilakukan agar pasca BLT Dana Desa ada langkah untuk daya ungkit ekonomi untuk recovery desa," tandas Mantan Ketuab DPRD Jombang ini.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Siang Ini, Rupiah Berada di Zona Negatif

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.245-Rp 14.319 per dolar AS.

EKONOMI | 1 Juli 2020

KAI Daop 1 Jakarta Operasikan 3 KA Jarak Jauh Sampai 31 Juli

PT KAI Daop 1 Jakarta hanya mengoperasikan tiga kereta api (KA) jarak jauh hingga 31 Juli 2020.

EKONOMI | 1 Juli 2020

Equity Life Gandeng Speedwork Luncurkan Covid-19 Protection Care

Pelanggan Speedwork yang telah melakukan transaksi pembelian ban melalui Speedwork Autocare, bisa dengan mudah mendapat perlindungan.

EKONOMI | 1 Juli 2020

Hingga Mei, Kunjungan Wisman Ke Indonesia Anjlok 53,36%

Pandemi Covid-19 masih memukul sektor pariwisata di Indonesia.

EKONOMI | 1 Juli 2020

Himbara Optimistis Kredit Tumbuh Positif di Tengah Pandemi

Empat Bank dalam Himbara siap salurkan kredit.

EKONOMI | 1 Juli 2020

Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia Naik

Shanghai SE composite di Tiongkok naik 27,02 poin (0,91 persen) mencapai 3.011.

EKONOMI | 1 Juli 2020

Hingga Mei, Transaksi Mandiri Syariah Net Rp 2,4 Triliun

Perusahaan menargetkan user Net Banking Mandiri Syariah sampai akhir 2020 bisa mencapai 1 juta user.

EKONOMI | 1 Juli 2020

Sesi Siang, IHSG Hilang 15 Poin ke Level 4.889

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 35.931 miliar saham senilai Rp 3,004 triliun.

EKONOMI | 1 Juli 2020

Permintaan Melemah, Inflasi Juni 0,18 Persen

Tingkat inflasi tahun kalender (Januariā€“Juni) 2020 sebesar 1,09 persen.

EKONOMI | 1 Juli 2020

Harga Emas Antam Naik ke Rp 919.000 Per Gram

Untuk pecahan 500 gram: Rp 429,820 juta.

EKONOMI | 1 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS