RUU Cipta Kerja Jadi UU Bisa Dongkrak Ekonomi Pascapandemi
INDEX

BISNIS-27 496.112 (7.49)   |   COMPOSITE 5571.66 (81.11)   |   DBX 1025.31 (6.73)   |   I-GRADE 161.222 (3.23)   |   IDX30 481.63 (9.32)   |   IDX80 126.239 (2.53)   |   IDXBUMN20 347.718 (10.77)   |   IDXG30 131.769 (1.75)   |   IDXHIDIV20 428.361 (9.36)   |   IDXQ30 139.975 (2.43)   |   IDXSMC-COM 236.298 (3.68)   |   IDXSMC-LIQ 285.496 (7.48)   |   IDXV30 117.12 (3.63)   |   INFOBANK15 959.319 (10)   |   Investor33 418.313 (5.87)   |   ISSI 162.317 (3.18)   |   JII 593.683 (14.31)   |   JII70 203.182 (4.77)   |   KOMPAS100 1131.88 (19.93)   |   LQ45 884.897 (16.77)   |   MBX 1547.61 (24.33)   |   MNC36 311.774 (4.65)   |   PEFINDO25 293.783 (7.19)   |   SMInfra18 273.756 (10.1)   |   SRI-KEHATI 356.906 (5.42)   |  

RUU Cipta Kerja Jadi UU Bisa Dongkrak Ekonomi Pascapandemi

Selasa, 7 Juli 2020 | 11:25 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah kalangan menilai positif pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja oleh pemerintah dan DPR. Pengesahan RUU ini menjadi undang-undang diyakini akan mendatangkan investasi dan membuka lapangan kerja serta menjadi solusi pemulihan ekonomi pasca krisis akibat pandemi covid-19.

Ekonom Universitas Padjadjaran (Unpad), Aldrin Herwani, mengatakan, RUU Cipta Kerja adalah salah satu terobosan pemerintah di bidang regulasi. Semangat RUU Cipta Kerja yang memangkas kerumitan investasi dinilainya bisa menjadi solusi atas krisis yang terjadi akibat pandemi.

"Ekonomi kita sudah terpukul akibat pandemi. Banyak aturan dan regulasi tumpang tindih yang hambat investasi harus segera direvisi," kata Aldrin, Senin (6/7/2020).

Aldrin mengatakan, saat ini banyak investor yang sedang mencari peluang dan tempat aman untuk berinvestasi. Investor tentu ingin menanamkan modalnya di negara yang regulasinya ramah terhadap investasi.

Dibandingkan negara tetangga di kawasan ASEAN, Indonesia termasuk negara yang paling tidak kompetitif dalam perkara investasi. Pernyataan Aldrin ini didukung data Bank Dunia yang menyebut Indonesia berada di peringkat 73 terkait skor kemudahan bisnisnya.

Aldrin menilai, terpuruknya skor kemudahan bisnis di Indonesia tidak terlepas dari tumpang tindih regulasi. Menurutnya, kondisi ini bisa diperbaiki melalui pengesahan RUU Cipta Kerja. Payung hukum Omnibus Law yang bersifat sapu jagat diyakini bisa memangkas tumpang tindih regulasi yang merugikan.

"Kalau RUU Cipta Kerja disahkan sekarang, saya yakin investor akan lari ke kita. Lapangan kerja terbuka dan tingginya angka pengangguran akibat pandemi covid-19 ada solusinya," ucap Aldrin.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mendes PDTT: Gotong Royong Cara Beradapsi terhadap Covid-19

Hidup bergotong royong bisa beradapsi terhadap Covid-19.

EKONOMI | 7 Juli 2020

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham dan Obligasi Modernland

Pengembang properti PT Modernland Realty Tbk seharusnya melunasi pokok utang obligasi yang jatuh tempo hari ini senilai Rp 150 miliar.

EKONOMI | 7 Juli 2020

BNI Didorong Kembangkan Benih Mompreneur Lewat Program Inkubasi

Di masa pandemi Covid-19 ini para istri justu tampil sebagai penyelamat ekonomi keluarga dengan berbagai jenis usaha yang mereka lakukan di rumah.

EKONOMI | 7 Juli 2020

Kurs Rupiah Menguat ke Rp 14.400

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Selasa (7/7/2020), menguat ke kisaran Rp 14.400.

EKONOMI | 7 Juli 2020

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,36 persen ke kisaran 5.006,83 pada awal perdagangan hari ini, Selasa (7/7/2020).

EKONOMI | 7 Juli 2020

IHSG Diprediksi Menguat Seiring Bursa Global

IHSG diperkirakan menguat pada perdagangan saham hari ini, Selasa (7/7/2020), didasari kenaikan saham dan saham berjangka AS, dan pemulihan Tiongkok.

EKONOMI | 7 Juli 2020

Bursa Asia Bervariasi di Awal Perdagangan

Bursa Asia Pasifik dibuka mixed pada perdagangan Selasa (7/7/2020). Pelaku pasar menunggu pengumuman suku bunga acuan bank sentral Australia.

EKONOMI | 7 Juli 2020

Dikabarkan Bermasalah, Menteri KKP Beri Izin 26 Eksportir Lobster

Kalau ada hubungan dengan Menteri KKP, apakah salah jika mendapatkan izin ekspor lobster.

NASIONAL | 7 Juli 2020

Pemandu Wisata di Papua Barat Belajar Beternak Secara Daring

Memanfaatkan lahan sempit pekarangan rumah untuk beternak ikan

NASIONAL | 7 Juli 2020

Sektor Perbankan Mendorong Bursa Eropa Menguat

Bursa Eropa ditutup menguat pada perdagangan Senin (6/7/2020). Investor fokus ke pemulihan ekonomi dan perkembangan pengobatan virus Covid-19.

EKONOMI | 7 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS