Kemkop dan UKM: Pemerintah Terus Perkuat Lokal
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

Kemkop dan UKM: Pemerintah Terus Perkuat Lokal

Senin, 27 Juli 2020 | 20:31 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan, mengatakan, dengan memperkuat ekonomi lokal bisa menyelamatkan perekonomian nasional dari resesi. Harus ada rasa keikhlasan kita untuk sama-sama membeli dan konsumsi produk-produk lokal.

"Komitmen untuk memperkuat produk lokal akan menyelamatkan ekonomi nasional dari resesi,” tegas Rully, saat menutup rangkaian kegiatan Perayaan Puncak Hari Koperasi ke-73 di Kabupaten Garut, Senin (27/7/2020) sebagaimana dalam siaran persnya.

Di acara yang juga dihadiri Bupati Garut Rudy Gunawan, Rully menjelaskan, koperasi dinilai mampu mengembalikan kekuatan ekonomi kerakyatan. "Seluruh dunia sedang mengalami ujian di tengah pandemi Covid-19, dimana pertumbuhan ekonomi nasional sedang mengalami tantangan yang cukup serius, angka kemiskinan dan pengangguran meningkat,” kata Rully.

Menurut Rully, pemerintah akan terus berupaya agar di Kuartal III 2020 ekonomi bisa kembali bangkit. "Agustus ini menjadi penentu keberhasilan,” ujar Rully.

Untuk mendukung usaha itu, lanjut Rully, pemerintah juga telah mengucurkan penyaluran dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk sektor KUMKM sebesar lebih dari Rp123 triliun.

Dan saat ini koperasi telah memiliki sumber pembiayaan dari LPDB Koperasi Usaha Mikro Mikro Menengah (KUMKM), dimana saat ini telah dimulai penyaluran 100% untuk koperasi. “Dari dana Rp 1 triliun tersebut, Rp 431 miliar rupiah sudah cair dan antara lain mengalir ke Jawa Barat,” sebut Rully.

Lebih dari itu, menurut Rully, pemerintah juga tengah menyiapkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM terkait penyaluran bantuan sosial produktif, dimana sebanyak 12 juta pelaku usaha mikro dan ultra mikro akan mendapat Bansos modal kerja. “Pada 17 Agustus mendatang, Bansos Sosial Produktif rencananya akan diluncurkan langsung oleh Presiden Jokowi,” tukas Rully.

Jangan Goyah

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, koperasi yang merupakan bagian dari kehidupan sehari- hari, tentu tidak boleh goyah dalam keadaan apa pun. Apalagi, koperasi merupakan wujud dari dari ekonomi mikro, kecil, dan menengah, serta ekonomi kerakyatan.

Rudy menambahkan, di Kabupaten Garut ada sekitar 1.500 koperasi dan berjalan baik. Namun, di beberapa titik dengan adanya Covid-19 ini ada pembatasan akses pemasaran sehingga banyak kegiatan-kegiatan yang ditutup.

"Ada sekitar 600.000 sekolah dasar dan SMP, serta 300.000 SLTA di Garut, sehingga KUMKM mengalami kebuntuan dalam pemasaran,” kata Rudy.

Rudy mengungkapkan, banyak koperasi yang memberikan pinjaman kepada sekolah untuk memasukan siswa sekolah bahkan membiayai anaknya untuk masuk ke perguruan tinggi yang bahkan biaya mencapai Rp 20 juta.

Di samping itu, Kabupaten Garut mendapat apresiasi dengan menerima bantuan sebesar Rp 15 miliar karena penyelenggaraan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.

“Dari Rp 15 miliar tersebut, sebanyak Rp 5 miliar untuk penguatan ekonomi KUMKM. Dan dengan adanya penambahan 1.000 UMKM lagi, kami berencana menjadikan Kabupaten Garut sebagai Kabupaten Halal,” tukas Rudy.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Jawa Barat Kusmana Hartadji menyatakan, pihaknya menyambut baik upaya pemerintah mengenai bantuan sosial produktif untuk usaha mikro.

Bansos produktif yang akan diberikan kepada 12 juta pelaku mikro dan ultra mikro dengan dana sebesar Rp 2,4 juta. “Saat ini, baru ada 73.000 pelaku usaha mikro yang mengajukan di Kabupaten Garut. Penerima harus terkoneksi by name by adress dan NIK,” pungkas Kusmana.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Penyerapan Baju Hazmat Tidak Optimal, Nasib Puluhan Ribu Buruh Memprihatinkan

Di awal-awal pengerjaan baju hazmat banyak pekerjaan dan lancar. Namun anehnya, belum sampai memenuhi target, pihaknya mendengar ada kabar penghentian pembelian

EKONOMI | 27 Juli 2020

Pulihkan Ekonomi, Luhut Ingatkan Pentingnya Kolaborasi

Luhut menegaskan, dalam situasipandemi Covid-19 tidak boleh ada pihak yang merasa paling hebat.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Survei: Masyarakat Setuju Perkantoran Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Publik juga mendukung bahwa pusat perbelanjaan, restoran dan warung tradisional dibuka kembali.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Yukata Suites Ditargetkan Rampung Desember 2020

Triniti Land menyatakan penjualan apartemen Yukata Suites telah mencapai 90 persen.

EKONOMI | 27 Juli 2020

KKB Anjlok, Laba BCA Turun 4,8% Jadi Rp 12,2 Triliun

BCA mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang cukup tinggi di masa pandemi.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Empat Sektor Ini Bisa Jadi Unggulan di Era New Normal

Empat Sektor tersebut adalah informasi dan komunikasi, jasa keuangan dan asuransi, konstruksi (infrastruktur), serta industri pengolahan.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Pemerintah Tempatkan Dana Rp 11,5 Triliun di BPD

Pemerintah sudah menyiapkan dana sebesar Rp 20 triliun untuk ditempatkan di BPD.

EKONOMI | 27 Juli 2020

AP II Dapat Penambahan PMN Senilai Rp 881 Miliar

Penambahan PMN bagi AP II ditujukan untuk memperbaiki struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Freeport Dorong SDG’s Sambil Bantu Warga Papua di Masa Pandemi

Freeport saat ini memiliki tambang tembaga dan emas bawah tanah terbesar di dunia.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Beri Pinjaman Dana ke Daerah

Kebijakan terbaru yang menjadi bagian dalam program tersebut adalah terkait pinjaman PEN Daerah.

EKONOMI | 27 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS