Balai Kemperin Aplikasikan Teknologi 4.0 pada Proses Produksi AMDK
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Balai Kemperin Aplikasikan Teknologi 4.0 pada Proses Produksi AMDK

Selasa, 28 Juli 2020 | 07:08 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemperin) terus memacu peningkatan daya saing manufaktur, terutama yang menjadi prioritas pengembangan berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0.

Salah satunya adalah industri makanan dan minuman (mamin), sektor yang konsisten memberikan kontribusi positif pada kelompok manufaktur sehingga pelu terus didorong produktivitasnya melalui penerapan teknologi industri 4.0.

“Dalam inisiasi Making Indonesia 4.0, khususnya pada sektor mamin, kami menekankan bahwa seluruh segmen dalam value chain mamin perlu berusaha mengadopsi teknologi industri 4.0 pada tahun 2030,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI), Doddy Rahadi di Jakarta, Senin (27/7/2020) sebagai dalam siaran persnya.

Doddy menambahkan, upaya penerapan teknologi industri 4.0 pada sektor mamin diproyeksi akan meningkatkan produktivitas hingga 15%. Karenanya, Kemenperin mengupayakan agar semua stakeholder berjalan beriringan guna mencapai target tersebut.

“Untuk menjawab tantangan penerapan Industri 4.0, tentunya perlu sinergi dari berbagai pihak, termasuk BPPI Kemenperin yang mengemban tugas pokok dan fungsi penyelenggaraan penelitian dan pengembangan sektor industri,” paparnya.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Industri Kimia, Farmasi, Tekstil, Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika, BPPI Kemperin Sony Sulaksono menuturkan, unit penelitian dan pengembangan di BPPI Kemenperin telah banyak menghasilkan inovasi-inovasi yang dapat diadopsi oleh industri mamin, salah satunya yang dihasilkan Balai Riset dan Standardisasi (Baristand) Industri Surabaya.

Baristand Industri Surabaya telah mampu menciptakan aneka inovasi terkait penerapan teknologi berbasis industri 4.0, di antaranya perekayasaan peralatan sistem kendali kadar oksigen terlarut atau dissolve oxygen (DO) secara otomatis dan pemantauan secara real time untuk proses produksi air minum dalam kemasan (AMDK) beroksigen (O2).

Kemudian ada juga e-Water Meter berbasis Long Range (LoRa). Selanjutnya, teknologi fermentasi teh kombucha otomatis yang juga dilengkapi dengan warning system. “Semua inovasi tersebut telah terbukti memenuhi standar dan telah melalui pengujian yang cermat, sehingga bisa dapat dimanfaatkan oleh industri, terutama industri mamin,” ungkap Sony.

Kepala Baristand Industri Surabaya Aan Eddy Antana menyampaikan, inovasi-inovasi tersebut muncul untuk menjawab permasalahan-permasalahan di bidang industri. “Baristand Industri Surabaya menjalankan fungsi sebagai problem solver bagi dunia industri dengan menawarkan teknologi penelitian pengembangan dan rekayasa (litbangyasa) terbaru,” katanya.

Aan menjelaskan, upaya menciptakan perekayasaan peralatan sistem kendali kadar oksigen terlarut atau dissolve oxygen (DO) lahir dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat kegagalan produk AMDK beroksigen dalam memenuhi standar SNI AMDK, khususnya parameter kandungan O2 terlarut pada produk. Penyebabnya adalah kurangnya kemampuan perusahaan dalam melakukan monitoring dan kontrol kandungan O2 terlarut secara konsisten dan real time.

Pada operasionalnya, sensor DO akan membaca kadar oksigen terlarut dalam air, analog to digital converter (ADC) akan mengubah data analog dari sensor DO menjadi data digital dan dikirimkan pada microcontroler yang selanjutnya akan memutuskan dan memerintahkan valve untuk melakukan perubahan posisi besaran valve.

Selanjutnya, sejumlah gas O2 bertekanan tinggi melewati valve menuju pipa ventury dan masuk terdifusi dalam air. “Selanjutnya valve akan menyesuaikan volume aliran gas pada nilai set point kadar DO yang telah ditentukan,” jelasnya.

Sementara itu, perekayasaan prototipe e-Water Meter berbasis Long Range (LoRa) dilatarbelakangi oleh masih kurangnya ketersediaan alat pengukuran konsumsi air di industri.

“Melalui alat inovasi tersbeut, konsumsi air dapat dimonitor secara real time dengan Internet of Things (IoT). Tentunya alat tersebut juga telah memenuhi memenuhi persyaratan SNI 2547-2008 untuk spesifikasi meter air minum,” papar Aan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bursa Eropa Terseret Saham Perjalanan dan Pariwisata

Indeks Stoxx600 turun 0,31 persen, DAX Jerman datar, FTSE Inggris turun 0,31 persen, CAC Prancis turun 0,34 persen, FTSE MIB Italia turun 0,28 persen.

EKONOMI | 28 Juli 2020

Wall Street Ditutup Menguat Ditopang Saham Teknologi

Futures Dow Jones Industrial Average naik 0,15 persen, S&P 500 naik 0,15 persen dan Nasdaq 100 naik 0,18 persen.

EKONOMI | 28 Juli 2020

OJK Ajak Perusahaan Keuangan Asing Bantu Pulihkan Ekonomi Indonesia

Covid-19 telah menekan signifikan pertumbuhan ekonomi global dengan menciptakan supply and demand shocks di berbagai sektor.

EKONOMI | 28 Juli 2020

LocknLock Kembali Hadirkan Super Brand Day Bersama Shopee

LocknLock dan Shopee menghadirkan rangkaian produk wadah penyimpanan kedap udara dan air dengan penawaran terbaik dalam LocknLock Super Brand Day.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Summarecon Serpong Catat Prestasi Jual 101 Ruko dalam Sehari

Summarecon Serpong menjual total sebanyak 101 unit ruko senilai Rp 250 miliar dalam empat tahap sekaligus pada peluncuran online perdana tahun ini.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Kemkop dan UKM: Pemerintah Terus Perkuat Lokal

Semua masyarakat harus perkuat produk lokal.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Penyerapan Baju Hazmat Tidak Optimal, Nasib Puluhan Ribu Buruh Memprihatinkan

Di awal-awal pengerjaan baju hazmat banyak pekerjaan dan lancar. Namun anehnya, belum sampai memenuhi target, pihaknya mendengar ada kabar penghentian pembelian

EKONOMI | 27 Juli 2020

Pulihkan Ekonomi, Luhut Ingatkan Pentingnya Kolaborasi

Luhut menegaskan, dalam situasipandemi Covid-19 tidak boleh ada pihak yang merasa paling hebat.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Survei: Masyarakat Setuju Perkantoran Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Publik juga mendukung bahwa pusat perbelanjaan, restoran dan warung tradisional dibuka kembali.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Yukata Suites Ditargetkan Rampung Desember 2020

Triniti Land menyatakan penjualan apartemen Yukata Suites telah mencapai 90 persen.

EKONOMI | 27 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS