Tinjau Grand Smesco Hills, Menkop dan UKM Fokus Pelatihan Bisnis
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

Tinjau Grand Smesco Hills, Menkop dan UKM Fokus Pelatihan Bisnis

Sabtu, 1 Agustus 2020 | 14:44 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Bogor, Beritasatu.com - Kementerian Koperasi (Kemkop) dan UKM memiliki aset Grand Smesco Hills dengan luas 12 hektar, yang berada di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat. Namun kini, penggunaannya dinilai kurang maksimal. Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menegaskan, akan melakukan pembenahan manajemen Grand Smesco Hills, untuk dijadikan tempat pelatihan model bisnis.

“Manajemen mau kita benahi. Saya memiliki ide-ide, untuk dikembangkan menjadi tempat pelatihan design model bisnis, yang bisa menghidupi masyarakat sekitar,” tegas Teten Masduki usai meninjau Grand Smesco Hills, di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/7/2020) sebagaimana dalam siaran persnya.

Hadir mendampingi staf khusus Menkopdan UKM Riza Damanik, staf khusus Menkop dan UKM Fiki Satari dan Dirut Smesco Indonesia Leonard Theosabrata.

Menurut Teten, pihaknya ingin memanfaatkan potensi daerah setempat, yaitu pertanian sayuran, buah-buahan dan pariwisata. Untuk itu, pihaknya mengundang pengelola wisata, agar bersinergi dalam bekerjasama memanfaatkan potensi daerah dan UMKM bergerak. “Kita sudah analisis, bahwa pertanian disini tidak mengambil keuntungan. Kita lagi mencoba mensinergikan dengan pariwisata,” katanya.

Teten yang baru pertama kali mengunjungi Grand Smesco Hills tersebut sangat menyayangkan dengan belum optimalnya pemanfaatan area 12 hektar itu. Ia mentargetkan, Oktober 2020 harus sudah ada konsep pengembangan pusat pelatihan.

“Sebelumnya belum dimanfaatkan optimal. Betul lihat saja mangkrak begini. Sayang, biaya perawatan mahal. Ini dicoba dioptimumkan paling tidak untuk menutup cost dan mendesign konsep baru UMKM. Karena Kemkop dan UKM masuk ke semua sektor. Kita lebih ke pengembangan model bisnisnya. Rencanaya oktober harus ada konsep model bisnis pengembangan pusat latihan,” ujarnya.

Sementara itu, Dirut Smesco Indonesia, Leonard Theosabrata mengatakan, pihaknya akan mengembangkan Grand Smesco Hills sebagai pusat pendidikan dan latihan (pusdiklat) Loka Hejo yang akan digelar setiap triwulan dan meliputi tiga aspek, yaitu lokatani, lokasaji dan lokaseni. Hal tersebut menurut Leo, dilakukan untuk memaksimalkan penggunaan aset Kemkop dan UKM.

“Ini untuk reaktivasi dan penggunaan maksimal asset. Kita ingin membuat pelatihan yang kita namakan loka hejo. Acara ini triwulan yang meliputi tiga aspek, yaitu lokatani, lokasaji dan lokaseni. Masing-masing akan fokus terhadap bidangnya,” katanya.

Leo menjelaskan, program tersebut dijalankan dengan harapan, dapat menjadi fasilitator untuk menghadirkan fasilitas maupun program berkelanjutan. Targetnya, kata Leo, ke depan produsen dan konsumen akan bertemu untuk menggerakkan perekonomian rakyat.

“Kita harapkan kita bisa menjadi fasilitator yang baik dengan menghadirkan semua fasilitas dan program yang berkelanjutan. Targetnya ke depan offtaker yang bisa ketemu petani penggarap yang suplaynya juga kecil, sehingga mereka tidak terjebak di mata rantai yang membuat mereka sengsara,” tambahnya.

Ia menegaskan, Smesco Indonesia berkomitmen untuk menciptakan UMKM baru dan berkoperasi. Dimana, mereka harus melalui proses dari awal, membuat produk, memasarkan dan akhirnya bisa menjadi pengusaha sukses.

“Semuanya ujung-ujungnya menciptakan UMKM baru, yang sesuai dengan tupoksi Kemkop dan UKM. Nantinya kita pun akan ajak mereka untuk berkoprasi. Cuma diawalnya harus mulai dari awal dulu. Dari edukasi dulu, lama kelamaan baru kita ajarkan cara berproses, membuat produk, pemasaran bagaiman. Sampai menjadi pengusaha kecil, yang kita harapkan menjadi usaha menengah,” ujar Leo.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Progres Sistem Penyediaan Air Minum Bandar Lampung Rp 1,1 Triliun 98%

SPAM Kota Bandar Lampung menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan pasokan air melalui sistem perpipaan.

EKONOMI | 1 Agustus 2020

Kurban Online Baznas Salurkan Daging ke 229 Desa di Indonesia

Baznas salurkan daging untuk ratusan desa dan kabupaten di Indonesia.

EKONOMI | 1 Agustus 2020

Semester I, Transaksi RFB AXA Tower Naik 48,71%

Untuk nasabah baru mengalami peningkatan 466 orang atau tumbuh 79,92 persen dibandingkan semester I tahun sebelumnya.

EKONOMI | 1 Agustus 2020

Peruri Raih Dua Penghargaan

Peruri mendapatkan dua penghargaan yaitu The Best GRC For Compliance & Risk Management dan The Best Corporate Secretary 2020.

EKONOMI | 1 Agustus 2020

BMKG Prediksi Mayoritas Jakarta Cerah Berawan

Untuk pagi ini mayoritas wiayah Jakarta cerah berawan.

EKONOMI | 1 Agustus 2020

Kapitalisasi Bursa Bertambah Rp 78 Triliun Pekan Ini

Volume transaksi harian perdagangan naik 11,05 persen menjadi 11,692 miliar saham dibandingkan pekan lalu sebesar 10,529 miliar saham.

EKONOMI | 1 Agustus 2020

Dow Naik 110 Poin Tertolong Saham Teknologi

Dow Jones Industrial Average naik 114,67 poin, atau 0,4 persen menjadi 26.428,32 setelah sempat turun 300 poin.

EKONOMI | 1 Agustus 2020

Demi Mengatur Konten, Pemerintah Didesak Membuat UU Periklanan

Dewan Periklanan Indonesia (DPI) mendesak pemerintah merancang Undang-Undang Periklanan.

EKONOMI | 31 Juli 2020

Insan Pariwara Dituntut Beretika di Tengah Pandemi

Insan kreatif pariwara diharapkan memiliki etika positif di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 31 Juli 2020

OVO Menjadi Perusahaan Jasa Layanan "Fintech" Terintegrasi Terbesar

Kehadiran OVO juga memiliki nilai yang strategis untuk kepentingan perekonomian nasional, antara lain membantu UMKM dan menjadi penyalur bansos Kartu Pra Kerja.

EKONOMI | 31 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS