Menkop dan UKM Kunjungi Pasar Beringharjo Pastikan Program PEN Tepat Sasaran
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Omzet Penjualan Pedagang Turun Sampai 80%

Menkop dan UKM Kunjungi Pasar Beringharjo Pastikan Program PEN Tepat Sasaran

Rabu, 5 Agustus 2020 | 20:11 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Yogyakarta, Beritasatu.com - Dampak dari wabah Covid-19 memang begitu dahsyat menerpa para pelaku usaha. Tak terkecuali, bagi para pedagang Pasar Beringharjo Yogyakarta. "Omzet penjualan saya drop hingga 80%. Sekarang sudah ada peningkatan, tapi baru 20% saja, belum menutupi biaya produksi," ucap pedagang bernama Istinah yang sudah berdagang disana selama 11 tahun.

Keluhan tersebut diungkapkan kepada Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Pasar Beringharjo, Rabu (5/8). "Saya diminta Presiden Jokowi untuk turun ke lapangan, menginvetaris dampak Covid-19, terutama bagi para pedagang pasar-pasar tradisional," ucap Teten kepada wartawan.

Tujuannya, lanjut Teten, agar program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk koperasi dan UMKM berjalan dengan efektif dan tepat sasaran. "Kita memiliki Bansos modal kerja untuk pelaku usaha mikro dan kecil yang belum bankable, yang belum pernah mendapat pembiayaan dari lembaga keuangan. Kita akan menyasar 12 juta pelaku usaha dengan bantuan modal kerja sebesar Rp 2,4 juta per orang," papar Teten yang didampingi Dirut LPDB KUMKM Supomo dan Ketua KSPPS BMT Beringharjo Mursida Rambe.

Selain itu, Teten ingin memastikan bahwa program PEN selain tepat sasaran, juga cepat berjalan dan sesuai kebutuhan pelaku UMKM. "Kita juga ada program membeli produk UMKM, terutama di sektor pangan, sehingga mereka terbantu tak hanya dari masalah pembiayaan tapi juga penjualan,” tukas Teten.

Teten mengakui, para pelaku UMKM termasuk pedagang pasar amat terpukul atas pandemi Covid-19. "Ketika wisatawan menurun drastis, prioritas belanja masyarakat lebih ke makanan dan minuman, maka pedagang baju, aksesoris dan lainnya jelas terpukul,” kata Teten.

Untuk itu, Teten menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan kerjasama dengan KSPPS BMT Beringharjo untuk meringankan cashflow para pedagang di Pasar Beringharjo. "Kita ada perkuatan permodalan dana bergulir dari LPDB KUMKM. Silakan dimanfaatkan dengan baik,” tegas Teten.

Teten optimistis, ekonomi dan bisnis di Yogyakarta akan cepat bangkit kembali, karena Yogyakarta dikenal sebagai Kota Kreatif dan memiliki daya saing yang kuat. "Saya berharap, pelaku UMKM di Yogyakarta terus membangun jaringan bisnis dan ekosistemnya secara terintegrasi,” kata Teten.

Hanya saja, Teten mewanti-wanti para pedagang Pasar Beringharjo tetap disiplin menerapkan Protokol Kesehatan. "Salah satunya, memakai masker dalam keseharian berdagang harus sudah menjadi kebiasaan yang terus diterapkan," tukas Teten.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KSPPS BMT Beringharjo Mursida Rambe mengatakan, pihaknya sudah melakukan relaksasi bagi para pedagang pasar anggota koperasi BMT Beringharjo.

"Bahkan, kita menyarankan para anggota untuk menabung setiap hari di koperasi. Nilainya bisa berapa saja, tergantung dari hasil penjualannya. Nantinya, tabungan itulah yang dibayarkan ke koperasi untuk cicilan kreditnya,” pungkas Mursida.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Masih Baik dan Terkendali

Pada posisi Juni, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) Bank Umum Konvensional (BUK) sebutnya masih cukup tinggi yakni sebesar 22,59%

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Kemperin Kembangkan Industri Desain Produk Kreatif

Kemperin kembangkan industri kreatif.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

LPS: Masyarakat Masih Nyaman Simpan Dana di Bank

Cakupan LPS, hingga saat ini relatif stabil pada 99,91% dari total jumlah rekening sebanyak 317 juta yang dijamin atau senilai Rp 3.338 triliun.

EKONOMI | 5 Agustus 2020


Kemkop dan UKM Gelar Pelatihan Terpadu Untuk Percepat PEN

Kemkop dan UKM lakukan pelatihan pelaku UMKM.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Rata-rata Suku Bunga Kredit Sudah Turun ke Single Digit

Pada Desember 2018 suku bunga agregat dari 10 jenis kredit ada di 10,83%, lalu Juni 2019 menurun ke 10,75%, dan sekarang ada di 9,99%.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Wamendag: Waktunya RI Ekspor Produk Berbasis Teknologi

Selama ini banyak perjanjian perdagangan yang memberikan preferensi tarif bagi produk teknologi Indonesia

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Data Konsumen Bocor, KreditPlus Lakukan Investigasi

Ada sekitar 819.976 data nasabah KreditPlus yang bocor dan diperjualbelikan di internet.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Triwulan II 2020, Tiga Sektor Ini Alami Penurunan di Atas 80%

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan banyak sektor mengalami kontraksi pada triwulan II 2020, tapi tiga sektor diantaranya turun signifikan lebih dari 80%.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Kurs Rupiah Menguat ke Rp 14.550

Kurs rupiah berada di level Rp 14.550 per dolar AS atau terapresiasi 75 poin (0,51 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.625.

EKONOMI | 5 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS