Pulihkan Sektor Pariwisata, Jokowi Akan Gelontorkan Rp 14,4 T di 2021
INDEX

BISNIS-27 431.53 (2.99)   |   COMPOSITE 4906.55 (19.82)   |   DBX 934.495 (0.89)   |   I-GRADE 129.531 (0.72)   |   IDX30 408.573 (2.45)   |   IDX80 107.231 (0.54)   |   IDXBUMN20 271.434 (1.2)   |   IDXG30 114.42 (0.57)   |   IDXHIDIV20 364.598 (2.43)   |   IDXQ30 119.596 (0.74)   |   IDXSMC-COM 210.435 (0.42)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (1.25)   |   IDXV30 101.606 (0.9)   |   INFOBANK15 772.076 (7.03)   |   Investor33 357.854 (2.54)   |   ISSI 144.258 (0.31)   |   JII 521.112 (2.16)   |   JII70 177.199 (0.53)   |   KOMPAS100 960.444 (5.61)   |   LQ45 749.999 (4.19)   |   MBX 1355.95 (6.1)   |   MNC36 267.764 (1.73)   |   PEFINDO25 261.843 (-0.47)   |   SMInfra18 232.762 (1.02)   |   SRI-KEHATI 301.662 (2.31)   |  

Pulihkan Sektor Pariwisata, Jokowi Akan Gelontorkan Rp 14,4 T di 2021

Jumat, 14 Agustus 2020 | 16:40 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 14,4 triliun untuk pembangunan pariwisata. Anggaran ini dimasukkan ke dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021).

“Pembangunan Pariwisata tahun 2021 dianggarkan sekitar Rp 14,4 triliun yang diarahkan untuk mendorong pemulihan ekonomi di sektor pariwisata,” kata Jokowi saat Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN 2021 Beserta Nota Keuangannya di Gedung DPR-MPR, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan anggaran tersebut akan digunakan untuk berbagai kebijakan dalam pengembangan pariwisata di Indonesia. Diantaranya, melalui pemulihan pariwisata dengan pengembangan destinasi pada lima fokus kawasan, yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

“Kemudian, untuk pengembangan aspek 3A, atraksi, aksesibilitas, dan amenitas dalam pariwisata. Serta peningkatan pada 2P, promosi dan partisipasi pelaku usaha swasta,” ujar Jokowi.

Kebijakan lainnya adalah, pendekatan storynomics tourism yang mengedepankan narasi, konten kreatif, living culture, dan kekuatan budaya. Serta pemanfaatan skema KPBU dalam membangun pusat-pusat hiburan, seperti theme park yang akan menyerap banyak wisatawan.

Seperti diketahui, sektor pariwisata mendapatkan dampak paling dalam akibat pandemi virus corona atau covid-19. Dengan adanya pandemi ini, banyak tempat-tempat wisata ditutup, sehingga wisatawan mancanegara maupun domestik tidak bisa berkunjung. Akibatnya perekonomian lokal di destinasi wisata menjadi tutup pula.

Karena itu, tahun ini, Pemerintah pun mengalokasikan Rp 695,2 triliun untuk penanganan dampak pandemi virus corona dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dari pagu sebesar itu, sekitar Rp3,8 triliun diberikan ke sektor pariwisata melalui berbagai skema.

Skema pertama adalah memberikan insentif tiket untuk 10 destinasi pariwisata sebesar Rp400 miliar. Lalu skema kedua, memberikan hibah pariwisata Rp 100 miliar. Terakhir, skema ketiga, memberikan kompensasi pajak untuk hotel atau restoran Rp 3,3 triliun.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Entaskan Kemiskinan Ekstrem, Pemerintah Anggarkan Rp 419,3 Triliun ke Sistem Perlindungan Sosial

Pemerintah targetkan angka kemiskinan estrem hilang tahun 2024.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Jokowi Alokasikan Anggaran Rp 104,2 Triliun untuk Ketahanan Pangan

Jokowi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 104,2 triliun untuk ketahanan pangan yang diantaranya akan digunakan untuk kesejahteraan petani dan nelayan.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Investor Korsel Lirik Kawasan Industri Batang

BKPM terus menjajaki peluang relokasi investasi ke kawasan industri terpadu Batang.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Anggaran Pembangunan Infrastruktur dan Teknologi Komunikasi Rp 444,5 T

Pandemi Covid-19 menunjukkan ketersediaan dan berfungsinya infrastruktur digital menjadi sangat penting dan strategis.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

2021, Tingkat Kemiskinan Ditargetkan 9,2%-9,7%

Target tersebut akan didorong oleh berbagai kebijakan belanja negara.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

RAPBN 2021, Anggaran Kesehatan dan Pendidikan Dialokasikan Rp 719,2 Triliun

Untuk anggaran kesehatan direncanakan sebesar Rp 169,7 triliun dan anggaran pendidikan tahun 2021, telah diusulkan sebesar Rp 549,5 triliun.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Ketua DPR Minta Seimbangkan Anggaran Covid-19 dengan Keberlanjutan Pembangunan

Fraksi-fraksi di parlemen pastilah dapat memahami beban berat RAPBN 2021.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Sambut Libur Panjang, KAI Tambah Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh

KAI mengoperasikan kembali KA jarak jauh dari dan menuju kota-kota seperti Jakarta, Bandung, Cirebon, Semarang, Purwokerto, Cilacap, Yogyakarta, dan Solo.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Tahun Depan, Anggaran Pemulihan Ekonomi Rp 356,5 T

Anggaran tersebut dialokasikan untuk enam program.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

2021, Pertumbuhan Ekonomi Ditargetkan 4,5%-5 5%

Pertumbuhan ekonomi ini diharapkan didukung oleh peningkatan konsumsi domestik dan investasi sebagai motor penggerak utama.

EKONOMI | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS