Jadi Daya Tarik Investor, Kawasan Industri Perlu Bangun Infrastruktur Digital
INDEX

BISNIS-27 450.657 (0)   |   COMPOSITE 5126.33 (0)   |   DBX 964.304 (0)   |   I-GRADE 139.433 (1.14)   |   IDX30 429.149 (0)   |   IDX80 112.732 (0.9)   |   IDXBUMN20 290.237 (3.92)   |   IDXG30 119.067 (0.52)   |   IDXHIDIV20 380.466 (2.42)   |   IDXQ30 124.992 (0.94)   |   IDXSMC-COM 219.453 (0.5)   |   IDXSMC-LIQ 253.905 (3.07)   |   IDXV30 105.587 (1.13)   |   INFOBANK15 842.264 (0)   |   Investor33 371.883 (3.69)   |   ISSI 150.643 (0)   |   JII 545.954 (0)   |   JII70 185.969 (0.84)   |   KOMPAS100 1025.81 (0)   |   LQ45 783.452 (7)   |   MBX 1419.3 (0)   |   MNC36 280.287 (2.27)   |   PEFINDO25 281.129 (0)   |   SMInfra18 242.071 (0)   |   SRI-KEHATI 317.648 (0)   |  

Jadi Daya Tarik Investor, Kawasan Industri Perlu Bangun Infrastruktur Digital

Jumat, 11 September 2020 | 00:00 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Implementasi industri 4.0 menjadi salah satu langkah strategis untuk membangkitkan aktivitas sektor manufaktur di dalam negeri, terutama pada fase menghadapi kebiasaan baru dalam kondisi pandemi Covid-19. Berdasarkan inisiatif Making Indonesia 4.0, sektor industri dituntut untuk mulai memperhatikan kebutuhan konektivitas teknologi agar bisa lebih meningkatkan efisiensi dan efekvifitas perusahaan.

“Saat ini, semakin banyak industri skala besar maupun sedang di tanah air yang tengah menyiapkan strategi mengadopsi teknologi digital untuk memasuki era industri 4.0,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemperin, Doddy Rahadi di Jakarta, Jumat (11/9/2020).

Menurut Kepala BPPI, transformasi ke arah Industri 4.0 merupakan indikasi yang baik bagi sektor industri. Sehingga, guna mengakselerasinya, perlu dukungan dari seluruh pemangku kepentingan terkait.

Lebih lanjut, pembangunan infrastruktur digital menjadi bagian yang vital dalam menarik minat investor untuk membangun pabriknya di suatu kawasan industri.

“Oleh karena itu, perusahaan pengelola kawasan industri perlu menyediakan sarana prasarana dan fasilitas yang mendukung perkembangan teknologi di era digital ini, sesuai kebutuhan para investor, salah satunya adalah ketersediaan jaringan koneksi dan fasilitas digital yang mendukung,” paparnya.

Terkait hal itu, Kemenperin memberikan apresiasi kepada PT Jababeka Tbk sebagai perusahaan pengembang kawasan industri yang tengah menjajaki potensi implementasi industri 4.0 dalam proses bisnisnya. “Kami telah melihat kesiapan kawasan industri milik PT. Jababeka Tbk di Cikarang dalam bertransformasi menerapkan industri 4.0,” tutur Doddy.

Beberapa fasilitas yang telah dimiliki Kawasan Industri Jababeka, antara lain tersedianya jaringan fiber optic di sebagian besar wilayah kawasannya. Ke depan, perusahaan ini menargetkan dapat memberikan layanan pembuatan smart factory bagi investor yang ingin membangun pabrik di kawasannya dengan menerapkan konsep industri 4.0.

Direktur PT. Jababeka Tbk, Hyanto Wihadhi menyampaikan, dengan adanya gebrakan dari pemerintah melalui peluncuran peta jalan Making Indonesia 4.0, diharapkan penerapan teknologi industri 4.0 bisa berjalan optimal.
“Sebab, teknologi industri 4.0 memberikan kemudahan akses digital secara real time serta meningkatkan produktivitas dan kualitas produk yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan yang bernaung dalam kawasan yang dikelola oleh kami,” ungkapnya.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sebelumnya mengatakan, inisitaif Making Indonesia 4.0 telah mendukung perusahaan industri dalam penyesuaian dengan kondisi saat ini. “Apalagi, di masa pandemi Covid-19, penerapan industri 4.0 dapat memudahkan industri dalam menjalankan protokol kesehatan,” jelasnya.

Saat ini, Kemperin aktif menjalin koordinasi dan membangun jejaring kerja sama antar stakeholders untuk mempercepat transformasi industri 4.0. Dalam hal ini, Kemenperin telah menginisiasi ekosistem industri 4.0 yang disebut Ekosistem Indonesia 4.0 (SINDI 4.0) sebagai wadah saling bersinergi dan berkolaborasi, baik pemerintah, perusahaan kawasan, pelaku industri, akademisi dan lembaga litbang, technical provider, konsultan dan tentunya pelaku keuangan.

Di era menghadapi kebiasaan baru saat ini, upaya strategis yang juga akan dilakukan Kemenperin dalam mempercepat transformasi industri 4.0 di Indonesia, antara lain meningkatkan kesadaran (awareness) agar industri tetap produktif pada masa pandemi Covid-19 dengan dukungan implementasi teknologi industri 4.0 dan tetap patuh memenuhi protokol kesehatan.

“Dengan menjalankan digitalisasi, perusahaan dapat mengatur proses kerja maupun SDM-nya dan tetap produktif,” tegas Agus.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hingga Juni, KSP Sahabat Mitra Sejati Salurkan Pinjaman Rp 2,4 T

Saat ini total anggota KSP Sahabat Mitra Sejati mencapai 30.000 orang yang tersebar di 28 provinsi.

EKONOMI | 11 September 2020

BP2MI Gagalkan Pengiriman Ilegal PMI ke Kamboja

BP2MI gagalkan pengiriman illegal TKI ke Kamboja.

EKONOMI | 11 September 2020

Pelanggan Pascabayar XL Axiata Capai 1,14 Juta

Di akhir 2019, total pelanggan pascabayar ada sekitar 1.066.000 pelanggan, kemudian di semester I-2020 jadi 1.140.000 pelanggan.

EKONOMI | 11 September 2020

Grab Perluas Layanan GrabKitchen ke Makassar dan Malang

GrabKitchen telah bermitra dengan lebih dari 200 brand di Indonesia.

EKONOMI | 11 September 2020

Realisasi Anggaran PEN Sudah Sepertiga dari Target

Pagu mengalami kenaikan sebesar 30,9%, yang di semester I-2020 sebesar Rp 124,62 triliun, kemudian per 2 September 2020 sudah Rp 237 triliun

EKONOMI | 11 September 2020

Indef: Kebijakan Fiskal dan Moneter Ibarat Gas dan Rem

Instrumen fiskal dan perpajakan yang dianalogikan dengan gas, perlu diawasi dengan instrumen moneter melalui stabilitas nilai tukar.

EKONOMI | 11 September 2020


BRISyariah Pasarkan Sukuk Negara Ritel SR-013

Dana yang terhimpun dari penjualan SR-013 ini sebagian akan digunakan untuk membangun infrastruktur seperti jembatan, waduk air, double track rel kereta api.

EKONOMI | 11 September 2020

DigiAds Dorong Layanan Digital Telkomsel Tumbuh 10 Persen

DigiAds menjadi pendorong utama transformasi Telkomsel menjadi Digital Telco Company.

EKONOMI | 11 September 2020

XL Beri Akses Data Tanpa Batas ke Pelanggan Prioritas

PT XL Axiata Tbk meluncurkan “myPRIO X Unlimited” bagi pelanggan XL Prioritas untuk mendapatkan unlimited data di semua jaringan.

EKONOMI | 11 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS