Dipastikan Aman, Kemasan Galon AMDK Sudah Penuhi Syarat Edar
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Dipastikan Aman, Kemasan Galon AMDK Sudah Penuhi Syarat Edar

Rabu, 16 September 2020 | 16:42 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Baru-baru ini masyarakat dikejutkan dengan adanya berita yang menyebutkan bahwa galon pakai ulang lebih berbahaya dari galon sekali pakai. Disebutkan bahwa kemasan galon guna atau pakai ulang melepaskan zat Bisphenol-A (BPA) yang berbahaya bagi kesehatan dan memicu gangguan hormon dan kanker. Pemerintah dan pakar pangan pun dengan tegas menepis hal itu dan menyatakan bahwa itu adalah berita bohong (hoax) yang menyesatkan para konsumen.

Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian, Edy Sutopo, dalam webinar diskusi media dengan tema,”Menyelaraskan Keamanan Kemasan dengan Pelestarian Alam”, Selasa (15/9/2020), menjamin Produk Air dalam Kemasan (AMDK) dalam jenis galon baik polietilena tereftalat (PET) maupun polycarbonate (PC) aman untuk dikonsumsi selama produk akhirnya telah melalui proses pengujian parameter SNI. Hal itu karena pengawasan telah dilakukan secara berkala termasuk di dalamnya pengawasan terhadap fasilitas dan proses pembersihan galon guna ulang.

Menurut Edy, Logo Tara Pangan juga wajib dicantumkan pada kemasan pangan dari plastik. AMDK yang menggunakan kemasan PET dan PC termasuk ke dalam bahan kemasan tara pangan yang dapat didaur ulang. “Jadi produk-produk AMDK yang sudah memiliki SNI dan ada Logo Taranya aman untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Dasar hukum penerapan SNI wajib dari industri AMDK tertuang dalam Permenperin Nomor 26 Tahun 2019 tentang Pemberlakukan Standar Nasional Indonesia Air Mineral, Air Demineral, Air Minum Alam, dan Air Minum Embun Secara Wajib.

Sementara di Permen Nomor 96/M-IND/PER/12/2011 diatur tentang Persyaratan Teknis Industri Air Minum Dalam Kemasan. Bahkan dalam Permen Nomor 4 Tahun 2019 juga diatur tentang lembaga penilaian dan kesesuaian dalam rangka pemberlakukan dan pengawasan SNI air mineral, air demineral, air minum alam, dan air minum embun secara wajib.

Sedangkan Permenperin Nomor 24/M-IND/PER/2010 tentang Pencantuman Logo Tara Pangan dan Kode Daur Ulang Pada Kemasan Pangan Plastik. Logo Tara Pangan adalah penandaan yang menunjukkan bahwa suatu kemasan pangan aman digunakan untuk pangan.

Hal senada juga disampaikan Direktur Pengawasan Pangan Risiko Tinggi dan Teknologi Baru, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Ema Setyawati bahwa BPOM memiliki Peraturan BPOM Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan yang mengatur persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh kemasan plastik sebelum diedarkan.

Menurutnya, sebelum beredar di masyarakat, produk AMDK itu sudah melalui proses yang sangat panjang, mulai dari pr-market hingga post-market.

“Jadi standar keamanan dan mutu AMDK sudah dilakukan pengujiannya. Sepanjang migrasi BPA untuk plastik PC atau migrasi acetaldehyde untuk plastik PET masih di bawah ambang batas dan kemasan plastik digunakan sesuai dengan peruntukannya, maka galon-galon itu aman untuk digunakan,” katanya.

Pakar Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor, Eko Hari Purnomo, menambahkan, penjaminan keamanan dan mutu AMDK harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari menjaga kualitas baku air dengan menjaga lingkungan di sekitar sumber air, menjaga integritas dan kebersihan kemasan yang digunakan, mengolah air secara higienis, sampai dengan mendistribusikannya ke konsumen.

“Dan berbagai studi yang ada menunjukkan bahwa penggunaan kemasan guna ulang berbahan dasar polikarbonat tidak menunjukkan pelepasan komponen kimiawi kemasan ke dalam air yang lebih tinggi dibandingkan kemasan sekali pakai,” ungkapnya.

Bahkan, kata Eko, penggunaan kemasan guna ulang memberikan keuntungan ganda yaitu menjaga keamanan produk dan mengurangi sampah plastik di lingkungan.

Karenanya, Asosiasi Perusahaan Air Kemasan (Aspadin) pun menyesalkan adanya berita bohong (hoax) yang menyatakan air minum kemasan galon guna ulang lebih berbahaya dibanding galon sekali pakai.

Ketua Umum Aspadin, Rachmat Hidayat, menegaskan, produk AMDK dengan kemasan galon PC maupun PET yang beredar di pasaran telah mendapatkan sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) dan izin edar dari BPOM RI.

“Itu berarti produk itu telah diaudit dan dievaluasi, baik dari sisi fasilitas produksi, pembersihan galon guna ulang, keamanan produk dan beberapa aspek mutu lainnya," ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Anggaran Stimulus Ekonomi Telah Tersalurkan Rp 87,5 Triliun

Program prioritas Satgas Ekonomi adalah program perlindungan sosial, program UMKM, program sektoral k/l dan pemda, serta program pembiayaan korporasi.

EKONOMI | 16 September 2020

Transaksi Digital Meningkat, Perbankan Bisa Manfaatkan Private Cloud

Opsi private cloud untuk memenuhi kebutuhan server perbankan bisa menjadi solusi guna mengantisipasi transaksi digital banking.

EKONOMI | 16 September 2020

Sepanjang 2020, Astra Menguasai 51% Penjualan Mobil Nasional

Sepanjang Januari hingga Agustus 2020, Astra tercatat menguasai lebih dari separuh atau 51% market share dengan total penjualan sebanyak 166.418 unit.

EKONOMI | 16 September 2020

Perlahan Recovery, Penjualan Mobil pada Agustus Naik 47%

Penjualan mobil dalam tiga bulan terakhir menunjukkan tren meningkat, setelah sempat terpukul akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 16 September 2020

Kurs Rupiah Stabil di Kisaran Rp 14.800-an

Kurs rupiah berada di level Rp 14.825 per dolar AS atau terapresiasi 10 poin (0,07 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.835.

EKONOMI | 16 September 2020

Dipengaruhi Spekulasi Hasil RDG BI, IHSG Terkoreksi ke level 5.058,482

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi 42,383 poin atau 0,83% ke level 5.058,482 pada penutupan perdagangan Rabu (16/9/202

EKONOMI | 16 September 2020

Bursa Eropa Menguat Tipis di Awal Perdagangan

Indeks Stoxx600 naik 0,27 persen, DAX Jerman naik 0,14 persen, FTSE Inggris turun 0,07 persen, CAC Prancis naik 0,17 persen, FTSE MIB Italia naik 0,22 persen.

EKONOMI | 16 September 2020

IHSG Ditutup Melemah 0,8%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,83 persen ke kisaran 5.058,48 pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (16/9/2020).

EKONOMI | 16 September 2020

Pembangunan Istora Papua Capai 98 Persen

PTPP segera tuntaskan pembangunan Istora Papua dalam rangka menyambut perhelatan Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX 2020.

EKONOMI | 16 September 2020

Bursa Asia Ditutup Bervariasi Jelang Rapat the Fed

Nikkei 225 Tokyo naik 0,09 persen, Indeks Komposit Shanghai turun 0,36 persen, Hang Seng Hong Kong datar, ASX 200 Australia naik 1,04 persen.

EKONOMI | 16 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS