Kemperin Fokus Genjot Kinerja Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Kemperin Fokus Genjot Kinerja Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil

Jumat, 18 September 2020 | 15:13 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemperin) terus memacu kinerja industri kimia, farmasi dan tekstil (IKFT) agar mampu memberikan kontribusi signfikan bagi perekonomian nasional. Untuk itu, diperlukan koordinasi antara pemerintah dan pelaku usaha guna mencapai target kinerja yang telah ditetapkan.

“Beberapa waktu lalu kami menggelar kegiatan sinkronisasi target kinerja sektor IKFT yang sudah ditetapkan sampai akhir tahun 2020 dengan kondisi riil di lapangan pada masa pandemi Covid-19 saat ini,” kata Direktur Jenderal IKFT Kemperin, Muhammad Khayam di Jakarta, Jumat (18/9).

Kyayam menyebutkan, pertumbuhan sektor IKFT dibidik pada angka 0,40% di tahun 2020, sedangkan tahun 2024 sebesar 5,3%. Sementara itu, untuk kontribusi sektor IKFT pada tahun 2020, dipacu mencapai 4,2%. Target ini sudah memperhitungkan perkembangan industri akibat dampak pandemi Covid-19. “Pada triwulan II tahun ini, kontribusi sektor IKFT menembus hingga 4,5%,” ungkapnya.

Ada pun sebagai penopang utamanya karena mencatatkan pertumbuhan posistif adalah industri kimia, farmasi dan obat tradisional yang tumbuh gemilang sebesar 8,65% atau melampaui pertumbuhan ekonomi yang mengalami kontraksi 5,32%.

Khayam juga memaparkan, dari sisi kinerja ekspor pada triwulan II-2020, sektor IKFT menyumbang US$ 14,59 miliar, dan realisasi investasinya menembus Rp 32,39 triliun yang terdiri dari penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp 20,06 triliun serta penanaman modal dalam negeri (PMDN) sekitar Rp12,33 triliun.

“Jumlah tenaga kerja di sektor IKFT sebanyak 6,96 juta orang dari total tenaga kerja industri pengolahan yang mencapai 18,46 juta orang,” tuturnya.

Pada tahun 2020, Kemperin menargetkan kinerja ekspor sektor IKFT bisa menembus US$ 34,14 miliar, dengan realisasi investasi sebesar Rp 84,65 triliun dan penyerapan tenaga kerja sebanyak 7,37 juta orang.

“Guna mencapai sasaran tersebut, ada lima arah kebijakan strtegis yang telah kami tetapkan, yakni pengembangan sumber daya manusia industri, pengembangan sarana dan prasarana industri, pengembangan pemberdayaan industri, kebijakan fasilitas fiskal dan nonfiskal, serta kebijakan reformasi birokrasi,” imbuh Khayam.

Sekretaris Direktorat Jenderal IKFT Kemerin, Sri Hastuti Nawaningsih mengemukakan, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah regulasi untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional. Salah satunya adalah meningkatkan produktivitas dan utilisasi sektor industri, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

“Contohnya adalah penerbitan Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (Iomki). Dalam aturan juga disebutkan, setiap perusahaan yang mendapat IOMKI wajib memberikan pelaporan secara berkala melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas),” terangnya.

Selama masa pandemi Covid-19, pemerintah juga tetap berupaya untuk melakukan penguatan industri dalam negeri. Berbagai kebijakan yang akan dilakukan, antara lain Kemenperin berupaya menurunkan impor 35 persen sampai tahun 2020.

“Upaya tersebut di antaranya melalui program restrukturisasi mesin dan peralatan industri tekstil dan produk tekstil (TPT). Kemudian, penguatan supply chain dengan pemberian insentif Kemudahan Lokal Tujuan Ekspor (KLTE) dan Kemudahan Lokal Tujuan Lokal (KLTL),” sebut Tuti.

Selanjutnya, mendukung percepatan revisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 77 tahun 2019 tentang Ketentuan Impor TPT dan revisi Permendag No 18 tahun 2019 tentang Registrasi Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan (K3L). Berikutnya, mendukung revisi regulasi Peraturan Menteri Pertanian untuk karantina bahan atau produk kulit, kapas antar wilayah.

“Kami juga mendorong peningkatan masuknya Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) atau fitofarmaka pada kebijakan di Kementerian Kesehatan, serta implementasi Permenperin No 16 tahun 2010 terkait TKDN produk farmasi dalam pengadan obat JKN di Kemenkes,” tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bursa Eropa Dibuka Menguat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

DAX Jerman dibuka naik 20 poin mencapai 13.228.

EKONOMI | 18 September 2020

Bersinergi dengan Shipper, Dana Luncurkan Layanan Logistik

Untuk memudahkan masyarakat dan juga pelaku UMKM melakukan pengiriman barang, dompet digital Dana meluncurkan layanan Dana Delivery.

EKONOMI | 18 September 2020

Pertamina Trans Kontinental Raih Penghargaan di BUMN Marketeers Awards 2020

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), anak usaha PT Pertamina (Persero) yang menjalankan kegiatan bisnis berupa penyediaan jasa pelayaran sektor energi.

EKONOMI | 18 September 2020

Mendag : Konsep Waralaba Bisa Kurangi Risiko Gagal

Agus Suparmanto menilai sistem pemasaran waralaba atau franchise sudah menjadi pilihan usaha yang populer di Indonesia.

EKONOMI | 18 September 2020

Bangun LRT Jabodebek, KAI Teken Perjanjian Pinjaman Tambahan Rp 4,2 Triliun

PT KAI teken penandatanganan perjanjian perubahan atas perjanjian kredit sindikasi termasuk tambahan pembiayaan depo dan stasiun LRT Jabodetabek.

EKONOMI | 18 September 2020

Aturan Keselamatan Pesepeda, Kemhub Wajibkan Sepeda Sesuai SNI

Sepeda yang beroperasi di jalan harus memenuhi persyaratan keselamatan, antara lain dilengkapi spakbor, bel, sistem rem, lampu.

EKONOMI | 18 September 2020

OCTO Clicks Bantu Nasabah Jaga Kesehatan Keuangan

Dengan kemajuan teknologi, sejatinya setiap orang bisa mengelola keuangannya didukung berbagai layanan berbasis digital.

EKONOMI | 18 September 2020

Pertamina Ajak Millenials Berperan Aktif Jaga Hayati Jakarta

Pertamina melakukan pelestarian mangrove dan terumbu karang untuk memperkaya keragaman hayati di Pulau Tidung.

EKONOMI | 18 September 2020

Erick Apresiasi Protokol Kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta

Sebagai pintu gerbang utama Indonesia, bandara menjadi satu tempat yang penting dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

EKONOMI | 18 September 2020

Kurs Rupiah Terapresiasi 110 Poin ke Rp 14.710

Kurs rupiah berada di level Rp 14.710 per dolar AS atau terapresiasi 110 poin (0,74 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.820.

EKONOMI | 18 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS