Penyerapan Program Padat Karya Bedah Rumah Kempupera Sudah 84,3%
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Serap Tenaga Kerja 252.443 Orang

Penyerapan Program Padat Karya Bedah Rumah Kempupera Sudah 84,3%

Minggu, 20 September 2020 | 19:24 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak Pandemi Covid-19 sekaligus meningkatkan kualitas rumah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) melalui Ditjen Perumahan terus menggulirkan bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau dikenal dengan bedah rumah dengan alokasi anggaran Rp 4,68 triliun.

Tercatat hingga 18 September 2020, realisasi BSPS sudah 84,3% senilai Rp 3,95 triliun dengan jumlah tenaga kerja yang terserap sebanyak 252.443 orang.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menegaskan, program BSPS ini dilakukan dengan metode Padat Karya Tunai (PKT). Tujuannya untuk mempertahankan daya beli masyarakat dan mengurangi angka pengangguran.

"Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk menghuni rumah yang layak, sekaligus membuka lapangan pekerjaan sebagai tukang untuk rehabilitasi rumah. Saya harap program ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman," kata Basuki dalam siaran persnya, Minggu (20/9/2020).

Di Provinsi Sulawesi Tengah, Kempupera menambah alokasi penerima bantuan program BSPS sebanyak 961 rumah di lima kabupaten. Sebelumnya alokasi jumlah program BSPS di Provinsi Sulawesi Tengah berjumlah 4.000 unit.Adanya penambahan 961 unit rumah tersebut akan menambah jumlah alokasi program BSPS di Sulawesi Tengah menjadi 4.961 unit.

Kelima Kabupaten yang mendapatkan tambahan alokasi program BSPS tersebut antara lain Kabupaten Parigi Moutong (200 unit), Kabupaten Banggai (300 unit), Kabupaten Banggai Kepulauan (125 unit), Kabupaten Morowali Utara (236 unit) dan Kabupaten Morowali (100 unit).

Secara total jumlah bantuan yang disalurkan Kempupera untuk program BSPS di Provinsi Sulawesi Tengah sebanyak Rp 86,81 miliar. Hingga saat ini, progres pembangunan fisik Program BSPS di Sulawesi Tengah sudah mencapai 76,04% dan diharapkan rampung pada akhir tahun ini.

Bentuk bantuan BSPS yang diberikan tidak berupa uang tunai melainkan bahan bangunan yang digunakan untuk membangun. Ada pun rincian biaya yang dikeluarkan untuk peningkatan kualitas adalah Rp 15 juta untuk material bahan bangunan dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang. Sehingga total biaya yang untuk peningkatan kualitas rumah swadaya (PKRS) satu unit hunian adalah sebesar Rp 17,5 juta.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Peluang Indonesia Pulih dari Dampak Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Cepat dari Negara Lain

Ekonomi Indonesia cepat bangkit dibandingkan negara lain.

EKONOMI | 20 September 2020

Pemerintah Terus Permanis Kinerja Industri Mamin

Industri makanan dan minuman yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik.

EKONOMI | 20 September 2020

BPS: Terdampak Pandemi, Mayoritas Pelaku Usaha Lakukan Adaptasi

Keputusan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) merupakan langkah terakhir yang diambil oleh pelaku usaha.

EKONOMI | 20 September 2020

BPS: 82,9% Pelaku Usaha Akui Pendapatan Anjlok Akibat Pandemi

Sebanyak 82,9 persen pelaku usaha mengakui pendapatannya anjlok akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 20 September 2020

Kempupera Tuntaskan Proyek Infrastruktur Kerakyatan di Jabar

Pembangunan infrastruktur kerakyatan sangat diperlukan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

EKONOMI | 20 September 2020

Hingga Agustus, Marketing Sales Harvest City Sentuh 60 Persen

Pengembangan fasilitas perumahan menjadi magnet bagi calon pembeli Harvest City.

EKONOMI | 20 September 2020

Usung Industri 4.0, SAB Industries Hadirkan Outlet di Bandung

Dalam hitungan 3 jam, konsumen bisa mendesain jersey sesuai selera dan mendapat hasil produknya.

EKONOMI | 20 September 2020

Buat Standard Protokol Kesehatan Penerbangan, Kemhub Gandeng Dunia Akademik

Kemhub terus melakukan perbaikan dalam pembuatan kebijakan selama masa pandemi ini di mana hal ini perlu kerja sama antar stakeholders transportasi.

EKONOMI | 20 September 2020

Produsen Ponsel Dukung Peraturan IMEI

Senior Brand Director Vivo Indonesia, Edy Kusuma, melihat kebijakan tersebut sebagai salah satu bentuk perlindungan hak konsumen.

EKONOMI | 20 September 2020

Ini Bedanya Elon Musk dan Steve Jobs Menurut Bill Gates

Elon lebih cenderung ke tipe insinyur yang turun tangan langsung. Steve adalah tipe jenius dalam mendesain produk, menunjuk orang, dan pemasaran.

EKONOMI | 20 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS