Beri Kepastian Mutu, Kemperin Rumuskan SNI Masker Kain
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Beri Kepastian Mutu, Kemperin Rumuskan SNI Masker Kain

Senin, 28 September 2020 | 22:34 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Penggunaan masker merupakan salah satu kewajiban dalam upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19. Masker berbahan kain merupakan salah satu alternatif yang bisa digunakan masyarakat, terutama saat masker medis terbatas jumlahnya dan peruntukannya diprioritaskan bagi tenaga kesehatan.

Untuk menjaga kualitas masker dari kain, Kementerian Perindustrian (Kemperin) melakukan langkah perumusan Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) masker dari kain dalam rangka perlindungan masyarakat.

Kemperin melalui Komite Teknis SNI 59-01, Tekstil dan Produk Tekstil mengalokasikan anggaran guna menetapkan RSNI masker dari kain dengan melibatkan seluruh pihak-pihak yang berkepentingan, seperti akademisi, peneliti, laboratorium uji, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 industri produsen masker kain dalam negeri.

Pada 16 September 2020, SNI yang disusun Kemperin tersebut telah mendapatkan penetapan Badan Standardisasi Nasional (BSN) sebagai Standar Nasional Indonesia (SNI) 8914:2020 Tekstil - Masker dari kain melalui Keputusan Kepala BSN Nomor No.408/KEP/BSN/9/2020.

“Penetapan SNI ini sejak diusulkan dalam program Nasional Perumusan Standar (PNPS) sampai ditetapkan memakan waktu tidak sampai 5 Bulan, mengingat SNI ini merupakan kepentingan nasional dan kebutuhan yang mendesak,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Minggu (27/9/2020).

Dalam SNI 8914:2020, masker dari kain diklasifikasikan dalam tiga tipe, yaitu Tipe A untuk penggunaan umum, Tipe B untuk penggunaan filtrasi bakteri, dan Tipe C untuk penggunaan filtrasi partikel. SNI tersebut mengatur beberapa parameter krusial sebagai proteksi, antara lain daya tembus udara bagi Tipe A di ambang 15-65 cm3/cm2/detik, daya serap sebesar ≤ 60 detik untuk semua tipe, dan kadar formaldehida bebas hingga 75 mg/kg untuk semua tipe.

Selanjutnya, ketahanan luntur warna terhadap pencucian, keringat asam dan basa, serta saliva. SNI 8914:2020 juga menetapkan kadar logam terekstraksi maksimum, ketahanan terhadap pembahasan permukaan minimum melalui uji siram, kadar PFOS dan PFOA pada masker kain yang menggunakan anti air, serta nilai aktivitas antibakteri minimum pada masker kain yang menggunakan antibakteri.

SNI ini menjadi pedoman bagi industri dalam negeri yang menentukan capaian minimum kualitas hasil produksinya sekaligus menjadi standar minimum bagi produk impor.

“Dengan standar mutu dan pengujian yang jelas serta prosedur pemakaian, perawatan dan pencucian yang termuat dalam SNI masker dari kain ini, masyarakat dapat lebih terlindungi sekaligus membantu memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” jelas Agus.

Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (Dirjen IKFT) Kemperin, Muhammad Khayam, menyampaikan, SNI ini masih bersifat sukarela.

Pada SNI tersebut, dicantumkan jenis uji yang disyaratkan untuk mengukur mutu masker dari kain untuk penggunaan khusus, terdiri dari uji efisiensi filtrasi bakteri (ambang batas ≥ 60 % untuk Tipe B), tekanan differensial (ambang batas ≤ 15 untuk Tipe B dan ≤ 21 untuk Tipe C), serta efisiensi filtrasi partikuat (ambang batas ≥ 60 % untuk Tipe C).

Menurutnya, SNI tersebut mempersyaratkan masker harus memiliki minimal dua lapis kain. Kombinasi bahan yang paling efektif digunakan adalah kain dari serat alam seperti katun, ditambah dua lapisan kain chiffon mengandung polyester-spandex yang mampu menyaring 80-99% partikel, tergantung pada ukuran partikelnya.

“Cara pemakaian, perawatan pencucian, melepaskan masker kain dan hal-hal lain yang diperlukan dalam penggunaan masker kain juga diinformasikan dalam SNI ini,” papar Khayam.

Ia menerangkan, SNI 8914:2020 menyebutkan bahwa masker dari kain dapat digunakan dalam aktivitas di luar rumah, atau saat berada di ruangan tertutup seperti kantor, pabrik, tempat perbelanjaan, maupun transportasi umum.

Di kesempatan lain, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemperin Doddy Rahadi menyatakan, kesiapan balai riset di bawah BPPI dalam mendukung penerapan SNI masker kain tersebut.

Kemperin memiliki Balai Besar Tekstil (BBT) yang mempunyai kompetensi dalam bidang pengujian, sertifikasi, kalibrasi dan pengembangan industri tekstil. “Saat ini, BBT dalam tahap mengajukan diri sebagai salah satu Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) untuk SNI Masker Kain kepada BSN,” papar Doddy.

Ia mengharapkan, LSPro TEXPA-BBT dapat segera melayani produsen masker dalam negeri yang secara sukarela ingin mendapatkan Sertifikasi Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT SNI) sebagai bukti pemenuhan persyaratan mutu SNI 8914:2020 Tekstil – Masker dari Kain.

Tarif sertifikasi dan pengujian sepenuhnya mengacu kepada PP Nomor 47 tahun 2011 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kemenperin. "Kami optimistis para produsen masker dapat memproduksi masker dari kain yang memenuhi persyaratan mutu SNI sehingga produknya semakin dipercaya oleh konsumen,” lanjutnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

47 Perusahaan Pelat Merah Raih Penghargaan BUMN Brand Award 2020

Pagelaran BUMN Brand Award 2020 merupakan tahun kedua diadakan oleh Iconomics.

EKONOMI | 28 September 2020

Jasa Marga Siap Operasikan Ruas Tol Manado-Danowudu

Ruas tol Manado-Danowudu memiliki panjang 26,35 kilometer.

EKONOMI | 28 September 2020

TBIG Incar Penambahan 3.000 Tenan Telekomunikasi

Adapun site telekomunikasi milik Tower Bersama terdiri atas 15.772 menara telekomunikasi dan 121 jaringan DAS.

EKONOMI | 28 September 2020

Kempupera Pastikan Program BSPS Tetap Berjalan di Tengah Pandemi

Total rumah swadaya yang akan kami bangun untuk relokasi warga yang tinggal di bantaran sungai Langsa adalah sebanyak 113 unit.

EKONOMI | 28 September 2020

Dukung Kampanye Anti-Narkoba, Citilink Tingkatkan Kerja Sama dengan BNN

Citilink sudah menjalin kerja sama dengan BNN sejak tahun 2017 dalam bidang pencegahan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

EKONOMI | 28 September 2020

Pasar Sewa Perkantoran Diprediksi Pulih 2022

Dampak pandemi Covid-19 memukul secara signifikan fundamental perkantoran.

EKONOMI | 28 September 2020

Selama Pandemi, Pemerintah Agresif Gaet Investor pada Industri Hilir

Meskipun di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia terus agresif mendatangkan investasi, dengan menggaet investor baru yang bergerak di industri hilir.

EKONOMI | 28 September 2020

Atasi Dampak Pandemi, Pelaku UKM Indonesia Tak Segan Investasi Teknologi

Pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia tidak segan untuk berinvestasi di bidang teknologi selama masa pandemi.

EKONOMI | 28 September 2020

Asing Lanjut Lepas Saham, IHSG Tertekan ke Zona Merah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia kembali tertekan ke zona merah pada perdagangan Senin (28/9/2020).

EKONOMI | 28 September 2020

LPEI Peroleh Pinjaman US$ 580 Juta dari Dua Lembaga Keuangan

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menerima dukungan pembiayaan dengan total nilai mencapai US$ 580 juta dari dua lembaga keuangan internasional.

EKONOMI | 28 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS