Tegakkan Protokol Kesehatan, Industri dan Pekerja Perlu Hindari Kegiatan Bersifat Massal
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Tegakkan Protokol Kesehatan, Industri dan Pekerja Perlu Hindari Kegiatan Bersifat Massal

Rabu, 30 September 2020 | 16:51 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemperin) terus mendukung pelaku industri dan para pekerja di sektor industri untuk bahu membahu menerapkan protokol kesehatan, baik di dalam maupun di luar lingkungan kerja. Hal ini agar penyebaran Covid-19 dapat ditekan dan perusahaan industri dapat tetap menjalankan aktivitasnya, walaupun dalam situasi pandemi.

Untuk itu, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan kepada para pelaku industri dan pengelola kawasan industri agar memberikan pengertian kepada para karyawan untuk menghindari aktivitas yang melibatkan berkumpulnya banyak orang, seperti dalam bentuk aksi demonstrasi dan mogok kerja.

“Kami mengingatkan kepada perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri agar mencegah aksi yang rencananya akan diikuti oleh banyak orang tersebut. Hal ini berisiko menyebabkan penularan virus Korona, yang dampaknya bisa membahayakan keselamatan pekerja dan mempengaruhi produktivitas industri,” jelas Agus Gumiwang Kartasasmita.

Agus menilai, perusahaan-perusahaan industri sejauh ini telah mengimplementasikan protokol kesehatan dengan baik serta secara rutin melakukan sosialisasi mengenai hal ini kepada para karyawan.

Kemperin juga telah mengirimkan surat kepada perusahaan untuk dapat melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap aktivitas para pekerjanya, baik itu di dalam maupun luar lingkungan kerjanya.

“Karyawan merupakan aset penting untuk menopang aktivitas dan produktivitas perusahaan, sehingga perlu dijaga kesehatannya dalam rangka mendukung roda ekonomi tetap berputar,” paparnya.

Agus berujar, dalam situasi yang perlu kewaspadaan ini, prioritas di sektor industri adalah kondisi kesehatan di lingkungan kerja serta produktivitas industri. Dua hal tersebut mendukung kondisi perekonomian yang diharapkan dapat terus membaik, setelah sebelumnya terdampak berat.

“Sementara itu, pemerintah terus berupaya mengambil kebijakan yang dapat mendukung dan memfasilitasi sektor usaha untuk terus dapat bertahan dan tumbuh, meskipun dalam situasi yang penuh tekanan,” kata Agus.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan dunia usaha yang lebih kondusif adalah dengan menyelesaikan Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja. Melalui pengesahan RUU tersebut, diharapkan masyarakat mendapatkan berbagai macam kemudahan dalam berusaha.

“Selain itu dari kalangan industri mendukung penuh adanya RUU Cipta kerja ini karena mendukung pelaku usaha dalam mengurus perizinan agar lebih cepat, sehingga meningkatkan investasi dan secara langsung dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja,” jelas Agus.

Selain itu, peningkatan kesejahteraan dan perlindungan pekerja juga menjadi fokus dalam RUU tersebut. “Pekerja mendapatkan jaminan kesejahteraan yang sesuai dengan keahlian mereka, hingga bisa memperoleh Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan yang mendukung mereka untuk kembali ke dunia kerja,” jelas Agus.

RUU Cipta Kerja diharapkan dapat menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi secara maksimal, karena setiap 1% pertumbuhan ekonomi dapat menyerap sekitar 300-350 ribu pekerja.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Besok, Pemerintah Tawarkan ORI 018 Dengan Kupon 5,7%

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemkeu) akan menerbitkan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI 018, pada Kamis (1/10/2020).

EKONOMI | 30 September 2020

WIKA Bangun Venue Turnamen Pacific Games 2023 di Solomon

Kepercayaan ini sekaligus membuktikan bahwa WIKA tetap mencatatkan kinerja positif di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 30 September 2020

Kurs Rupiah Relatif Stabil di Rp 14.840

Kurs rupiah berada di level Rp 14.840 per dolar AS atau terapresiasi tipis 5 poin (0,03 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.845.

EKONOMI | 30 September 2020

Debat Capres AS Mengecewakan, Bursa Eropa Dibuka Melemah

Indeks Stoxx600 turun 0,51 persen, DAX Jerman turun 0,69 persen, FTSE Inggris turun 0,25 persen, CAC Prancis turun 0,66 persen.

EKONOMI | 30 September 2020

Kembali Terkoreksi, IHSG Ditutup di 4.870

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,19 persen ke kisaran 4.870 pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (30/9/2020).

EKONOMI | 30 September 2020

Mayoritas Bursa Asia Melemah, Indeks Manufaktur Tiongkok Naik

Indeks Nikkei 225 Tokyo turun 1,5 persen, Indeks Komposit Shanghai turun 0,2 persen, Hang Seng Hong Kong naik 1,17 persen, ASX 200 Australia turun 2,29 persen.

EKONOMI | 30 September 2020

Bank DKI Raih Penghargaan

Pencapaian Bank DKI tersebut didasarkan pada pencapaian sejumlah indikator kinerja keuangan pada 2019.

MEGAPOLITAN | 30 September 2020

BI: Jumlah Uang Beredar Meningkat 13%

Posisi uang beredar (M2) pada Agustus 2020 tercatat Rp 6.726,1 triliun atau meningkat 13,3% (yoy).

EKONOMI | 30 September 2020

Bank DKI Pacu Inovasi Layanan Perbankan di Masa Pandemi

Inovasi layanan perbankan yang dilakukan Bank DKI membuahkan hasil dengan meraih penghargaan Infobank Awards 2020.

EKONOMI | 30 September 2020

Rupiah Tertekan Saat Mata Uang Asia Bervariasi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.857-Rp 14.899 per dolar AS.

EKONOMI | 30 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS