Koperasi Paguyuban Pasundan Harus Jadi Rumah Besar UMKM
INDEX

BISNIS-27 447.922 (-2.38)   |   COMPOSITE 5096.45 (-20.84)   |   DBX 966.383 (-3.17)   |   I-GRADE 139.404 (-0.96)   |   IDX30 427.333 (-2.25)   |   IDX80 113.424 (-0.5)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.1)   |   IDXG30 119.109 (-0.52)   |   IDXHIDIV20 379.033 (-2.14)   |   IDXQ30 124.381 (-0.5)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-0.57)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (0.35)   |   IDXV30 108.161 (-0.42)   |   INFOBANK15 830.634 (-7)   |   Investor33 372.738 (-1.82)   |   ISSI 150.924 (-0.31)   |   JII 548.46 (-1.24)   |   JII70 187.38 (-0.44)   |   KOMPAS100 1019.47 (-5.04)   |   LQ45 787.196 (-3.67)   |   MBX 1409.36 (-5.93)   |   MNC36 279.413 (-1.35)   |   PEFINDO25 280.307 (0.94)   |   SMInfra18 241.86 (-0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (-1.67)   |  

Koperasi Paguyuban Pasundan Harus Jadi Rumah Besar UMKM

Minggu, 18 Oktober 2020 | 14:03 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan, mengatakan, cara untuk membangun skala usaha dan meningkatkan daya saing produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) adalah dengan berkoperasi.

"Kita harus mendorong Koperasi Paguyuban Pasundan di Cianjur menjadi Rumah Besar bagi seluruh produk UMKM," tandas Rully, saat berkunjung ke Koperasi Paguyuban Pasundan, di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (16/10) sebagaimana dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/10/2020).

Di acara yang juga dihadiri Ketua Paguyuban Pasundan Abah Ruskawan, Rully meyakini hal itu karena di Cianjur banyak produk yang dihasilkan UMKM, termasuk industri rumahan yang dikerjakan komunitas perempuan.

"Jika pelaku usaha jalan sendiri-sendiri, usahanya tidak akan efisien. Dengan bergabung dalam wadah koperasi akan tercipta efisiensi yang lebih baik. Dari mulai efisien biaya produksi, promosi, hingga pengadaan bahan baku," jelas Rully.

Artinya, lanjut Rully, para pelaku UMKM bisa fokus dalam produksi, termasuk meningkatkan kualitas produk. Sementara urusan pemasaran akan dilakukan koperasi. "Ini yang dinamakan sharing economy atau ekonomi kolaborasi," tukas Rully.

Oleh karena itu, Rully juga mendorong Koperasi Paguyuban Pasundan untuk berbasis digital, termasuk dalam memasarkan produk-produk yang dihasilkan para anggotanya. "Koperasi dan UMKM harus mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman. Ini saatnya untuk memasuki ekosistem digital. Harus segera membuat aplikasi marketplace atau e-commerce yang menjual produk-produk UMKM Cianjur," papar Rully.

Penerima Banpres

Dalam kesempatan yang sama, Rully berbincang dengan tiga penerima Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) asal Cianjur, yang juga merupakan anggota Koperasi Paguyuban Pasundan. Ketiganya mendapat bantuan modal sebesar Rp 2,4 juta.

Ketiga penerima BPUM itu adalah Nati, pelaku UMK makanan ringan; Larasiti Lestari, perajin hasil bumi gula aren;, dan Reni Nuraeni, perajin handicraft.

Bagi Nati, bantuan modal tersebut akan digunakan untuk menambah stok bahan baku yakni tepung tapioka dan minyak goreng. "Dengan begitu, produksi keripik dan kerupuk bisa terus berjalan," kata Nati yang berasal dari Cikalong Kulon, Cianjur.

Pemasaran produk Nati dengan merek Meira Snack sudah dilakukan dengan cara online. "Pemasaran sudah masuk ke Jakarta dan Sumedang," kata Nati.

Sementara Reni memproduksi kerajinan rajut berupa tas, souvenir, dan sebagainya. "Bantuan Presiden sebesar Rp2,4 juta itu saya pergunakan untuk modal membeli bahan. Dan dari perputaran uang itu, akan saya belikan mesin jahit," ucap Reni.

Dengan pemasaran online, produk hasil rajutan Reni sudah menembus Bogor dan Tangerang. "Banpres ini sangat bermanfaat bagi saya dan pelaku usaha mikro lainnya," aku Reni.

Sedangkan bagi Larasiti, Banpres digunakan untuk memperkuat bahan baku pembuatan gula aren. "Gula aren saya bentuk seperti uang koin. Jadi, orang mengenalnya sebagai gula koin," kata Larasiti.

Dengan tersedianya bahan baku, aku Larasiti, produksinya bisa berjalan kontinu. "Pemasaran gula aren koin masih sebatas wilayah Cianjur saja. Ke depan, saya akan masuk ke pasar online juga," pungkas Larasiti.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemkop dan UKM Beri Bantuan untuk Pelaku UKM Korban Banjir Bandang Garut

Kemkop dan UKM salurkan bantuan untuk korban banjir di Garut.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Kempupera Tuntaskan Pembangunan Empat Bendungan Akhir Desember 2020

Kempupera selesaikan pembangunan empat bendungan di akhir Desember 2020.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Aprindo Dukung Program Pemerintah Majukan Produk Lokal

Aprindo mendukung produk UMKM untuk mendapatkan pembiayaan dengan skema menarik.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

UU Cipta Kerja Upaya Wujudkan Iklim Investasi yang Kondusif

Pidak sedikit peraturan proses perizinan usaha, baik di daerah maupun pusat tumpang tindih sehingga menghambat birokrasi.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Intani Bangun Korporasi Petani 1.000 Ha di Ujung Genteng

Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia (Intani) membangun korporasi petani seluas 1.000 hektare (ha) di Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Asuransi, Teruslah Berinovasi, Bertransformasi, dan Jaga Reputasi

Ketika masyarakat Indonesia didera pandemi Covid-19, asuransi mesti tampil memberikan solusi.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Gandeng Pemkab Bogor, AEON Mall Indonesia Genjot Pelayanan Publik dan Bantu UMKM

Selain mall pelayanan publik AEON Mall Sentul City juga menyediakan ruang komunikasi bagi Pemkab Bogor untuk melakukan edukasi dan sosialisasi kebijakan.

EKONOMI | 17 Oktober 2020

Terjual 85 Persen, Marchand Hype Station Mulai Beroperasi

Marchand Hype Station merupakan kawasan komersial yang ditujukan bagi kalangan milenial.

EKONOMI | 17 Oktober 2020

Bank Dunia: UU Cipta Kerja Dukung Pemulihan Ekonomi

Bank Dunia menilai, UU Cipta Kerja dapat membantu menarik investor, menciptakan lapangan kerja, dan membantu Indonesia memerangi kemiskinan.

EKONOMI | 17 Oktober 2020

UU Cipta Kerja Pangkas Birokrasi dan Tingkatkan Daya Saing

Bahwa UU Cipta Kerja tak sempurna, ada kekurangan, bisa diperbaiki di aturan turunan.

EKONOMI | 17 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS