Pemerintah Ajak Pengusaha agar Pacu Ekspor Industri Tekstil
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Pemerintah Ajak Pengusaha agar Pacu Ekspor Industri Tekstil

Minggu, 18 Oktober 2020 | 14:21 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemperin) mengajak seluruh pemangku kepentingan agar pacu kinerja industri tekstil dan produk tekstil (TPT).

Pasalnya, industri TPT merupakan salah satu sektor yang terdampak cukup berat akibat pandemi Covid-19. Langkah strategis yang sedang dijalankan antara lain adalah meningkatkan nilai ekspor dari produk unggulan nasional tersebut.

“Industri TPT menjadi bagian dari sektor yang mendapat prioritas pengembangan karena berperan sebagai penyumbang devisa dan penyerap tenaga kerja yang banyak. Maka itu, industri TPT termasuk dari tujuh sektor dalam peta jalan Making Indonesia 4.0,” kata Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kemperin, Muhammad Khayam di Jakarta, Minggu (18/10/2020).

Khayam menjelaskan, struktur industri TPT meliputi sektor hulu yakni industri serat, sektor antara yakni industri benang dan kain, dan sektor hilir yakni industri pakaian jadi. “Walaupun memiliki karakteristik yang berbeda, setiap sektor memiliki keterkaitan yang kuat antara satu dengan yang lain. Padat modal di hulu dan padat karya di hilir,” ungkapnya.

Pada sektor hilir di industri TPT, Indonesia telah memiliki kapasitas tinggi dengan potensi sejumlah pabrik garmen dengan skala besar dan berorientasi ekspor, bahkan industri kecil menengah (IKM) di sektor ini mampu menjadi pemasok kebutuhan dalam negeri. “Jadi, masing-masing memiliki pasar dan peran sendiri,” terang Khayam.

Secara umum, industri TPT nasional telah memiliki struktur industri yang cukup lengkap dan terpadu. Di sektor hilir misalnya, terdapat industri stapel dan filamen yang memiliki kapasitas produksi sebanyak 1 juta ton per tahun dan terintegrasi dengan industri bahan baku kimianya.

Selain itu, di sektor hulu, sejak tahun 2019, industri rayon mengalami peningkatan kapasitas produksi dari 536.000 ton menjadi 856.000 ton per tahun.

“Perkembangan industri rayon terus kami dorong untuk menjadi substitusi impor bahan baku kapas yang selama ini bergantung dari pasokan luar negeri. Pada industri benang, kita juga memiliki kapasitas yang cukup besar hingga 3,2 juta ton per tahun yang juga menjadi andalan ekspor setelah pakaian jadi,” paparnya.

Selain mendorong substitusi bahan baku impor dan perlindungan industri dalam negeri, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi fokus Kemperin dalam pengembangan industri TPT.

“Yang tidak kalah penting adalah peningkatan kompetensi SDM. Sekarang kami turut melatih generasi muda dan dengan sertifikasi melalui berbagai macam pelatihan dan capacity building untuk membangun soft skill dan hard skill,” imbuhnya.

Selanjutnya, Kemperin memfasilitasi kolaborasi antara industri skala besar dengan pelaku IKM untuk kemudahan memperoleh bahan baku melalui Indonesia Textile Industry Smart Hub and Material Center.

“Kami terus berupaya meningkatkan kemampuan ekspor melalui berbagai program, antara lain mendorong eksportir langsung, edukasi prosedur ekspor, jaminan ketersediaan bahan baku, fasilitasi pembiayaan kepada IKM, optimalisasi kemudahan KITE, pembuatan market brief, akses industri ke e-commerce global serta memfasilitasi pameran di dalam dan luar negeri,” sebutnya.

Mengenai potret kinerjanya, Kemperin mencatat laju pertumbuhan industri TPT di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Pada 2019, industri TPT mampu tumbuh sebesar 15,35% atau naik signifikan dibanding dengan 2018 yang mencapai 8,73%. Sementara itu pada 2017, industri ini tercatat tetap mengalami pertumbuhan di angka 3,83%. Pertumbuhan ini didukung tingginya produksi pakaian jadi di sentra industri TPT.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada kuartal II tahun 2020, industri TPT memberikan kontribusi terhadap PDB sektor industri pengolahan nonmigas sebesar 6,93%. Sementara untuk kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional, industri TPT menempati urutan keempat menjadi kontributor terbesar yang mencapai 1,24%.

Dalam peta jalan Making Indonesia 4.0, industri TPT nasional ditargetkan masuk ke dalam jajaran lima besar pemain dunia pada tahun 2030.

Daya saing sektor ini tercermin dari kinerja ekspornya sepanjang tahun 2019 yang mencapai US$ 12,89 miliar, dan pada periode Januari-Juli 2020 telah menembus hingga US$ 6,15 miliar. Selain itu, sebagai sektor padat karya, industri TPT di Indonesia telah menyerap tenaga kerja lebih dari 3,6 juta orang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BP Batam dan Pelindo I Kerja Sama Penundaan Kapal

Pelindo I dan BP Batam kerja sama untuk keselamatan pelayaran.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan di Ajang TOP GRC 2020

PT Jasa Marga raih dua penghargaan.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Koperasi Paguyuban Pasundan Harus Jadi Rumah Besar UMKM

Tingkatkan daya saing UMKM dengan berkoperasi.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Kemkop dan UKM Beri Bantuan untuk Pelaku UKM Korban Banjir Bandang Garut

Kemkop dan UKM salurkan bantuan untuk korban banjir di Garut.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Kempupera Tuntaskan Pembangunan Empat Bendungan Akhir Desember 2020

Kempupera selesaikan pembangunan empat bendungan di akhir Desember 2020.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Aprindo Dukung Program Pemerintah Majukan Produk Lokal

Aprindo mendukung produk UMKM untuk mendapatkan pembiayaan dengan skema menarik.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

UU Cipta Kerja Upaya Wujudkan Iklim Investasi yang Kondusif

Pidak sedikit peraturan proses perizinan usaha, baik di daerah maupun pusat tumpang tindih sehingga menghambat birokrasi.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Intani Bangun Korporasi Petani 1.000 Ha di Ujung Genteng

Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indonesia (Intani) membangun korporasi petani seluas 1.000 hektare (ha) di Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Asuransi, Teruslah Berinovasi, Bertransformasi, dan Jaga Reputasi

Ketika masyarakat Indonesia didera pandemi Covid-19, asuransi mesti tampil memberikan solusi.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Gandeng Pemkab Bogor, AEON Mall Indonesia Genjot Pelayanan Publik dan Bantu UMKM

Selain mall pelayanan publik AEON Mall Sentul City juga menyediakan ruang komunikasi bagi Pemkab Bogor untuk melakukan edukasi dan sosialisasi kebijakan.

EKONOMI | 17 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS