Tips Strategi Kelola Investasi Menuju Usia 75 Tahun
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Tips Strategi Kelola Investasi Menuju Usia 75 Tahun

Jumat, 14 Agustus 2020 | 20:55 WIB
Oleh : Lona Olavia / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Berusia 75 tahun termasuk usia yang cukup lanjut dan merupakan bonus karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan berumur sepanjang ini. Idealnya, pada usia tersebut telah menjadi seorang sepuh yang berbahagia dikelilingi anak, cucu, dan cicit.

Namun, kenyataannya banyak yang merasa bahwa usia di atas 70 tahun adalah usia yang terlalu panjang dan menjadi beban bagi keluarga. Untuk itu, bagi yang masih muda, ada baiknya mulai mempersiapkan diri dan keuangan agar kelak jika berusia tua pun tetap dapat mandiri secara finansial.

Artinya, jika ternyata usia tidak panjang maka kita bisa meninggalkan sejumlah warisan agar keluarga dapat melanjutkan hidup dengan lebih baik. Sebaliknya, jika diberikan umur panjang, kita masih memiliki dana hari tua untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri dan tidak menjadi beban bagi keluarga.

Faculty Head of Sequis Training Academy of Excellence Samuji, MPD, CFP, CPC mengatakan, usia muda adalah saat yang tepat untuk mempersiapkan masa pensiun dengan cara membuat strategi investasi sesuai tahapan usia, yaitu memiliki asuransi selagi sehat dan produktif dan berinvestasi dengan portofolio agresif lalu konservatif.

Berikut tips strategi investasi dalam tahapan kehidupan dari Samuji melalui siaran pers, Jumat (14/8).

Pada usia 20-an; Belajar Investasi dan Mulai Berinvestasi

Pada rentang usia ini, jika telah memiliki pendapatan, sebaiknya cari pengetahuan tentang investasi dan mulai berinvestasi dengan menyisihkan 5%-10% dari pendapatan per bulan. Beberapa orang di usia ini biasanya juga sudah menggunakan kartu kredit.

Tetapi, sebaiknya minimalisasi utang karena jika banyak cicilan kartu kredit otomatis akan menunda perencanaan hari tua. Asuransi dapat menjadi pilihan berinvestasi karena memberikan proteksi sekaligus investasi. Pilihlah produk asuransi yang dapat memberikan hasil maksimal dalam jangka panjang, dan instrumen investasinya dapat dikontrol, misalnya kombinasi saham dan pasar uang dengan porsi saham lebih besar.

Usia 30-an: Semangat Berinvestasi Saat Produktif & Berasuransi Saat Sehat

Saat usia Anda meningkat di 30-an maka perlu meningkatkan alokasi investasi untuk pensiun walaupun pada usia ini biasanya ada keinginan memiliki mobil dan rumah. Asuransi jiwa sangat penting pada rentang usia ini.

Pilihlah asuransi jiwa yang jangka waktu perlindungannya panjang atau asuransi yang mengunci (lock in) simpanan tapi memberikan tambahan loyalty bonus, yaitu sejumlah dana dari premi dasar tahunan yang akan dibayarkan di tahun tertentu sesuai ketentuan polis.

Perlu juga asuransi yang memiliki manfaat proteksi meninggal dunia akibat kecelakaan minimal memberikan 150% dari santunan dasar. Hal ini terutama jika anda adalah pencari nafkah.

Untuk instrumen investasi dapat ditentukan dengan mempertimbangkan kemampuan finansial. Selain memberikan perhatian pada pertumbuhan investasi hari tua, juga perlu mempersiapkan dana untuk pendidikan anak. Untuk itu, bisa memilih kombinasi saham dan pasar uang.

Usia 40-an: Fokus pada Portofolio Pensiun

Ketika tiba saatnya masuk pada usia 40 tahun, sebaiknya mulai mengisi portofolio pensiun dengan investasi yang lebih konservatif. Misalnya, kombinasi obligasi dengan pasar uang. Hal ini karena Anda masih harus membiayai sekolah anak, menyelesaikan cicilan produktif sembari mempersiapkan dana hari tua.

Usia 50-an: Jelang Pensiun, bersikaplah realistis

Saat usia 50-an, biasanya membutuhkan sekitar 70% dari pendapatan saat ini. Untuk itu, giatlah berinvestasi bila tidak siap mengurangi 30% dari gaya hidup. Jika sedari muda belum berinvestasi hingga saat membaca tulisan ini, segera manfaatkan semua peluang yang ada sebelum mengakhiri karir di usia 55 atau 60 tahun. Jika terlambat memulai maka pilihan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan tentunya akan sangat terbatas.

“Dengan membuat strategi finansial yang terencana dan terukur sejak muda hingga tiba masa pensiun maka Anda sudah siap menjadi lansia yang bahagia, yaitu jika meninggal dunia dapat memberikan warisan pada anak dan cucu atau jika berumur panjang, sebut saja 75 tahun maka Anda tetap mampu memenuhi kebutuhan sendiri dari simpanan yang telah disiapkan sejak muda,” ujar Samuji.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Relawan Siaga Ajak Masyarakat Donor Darah

Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini membuat jumlah stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) menurun karena jumlah pendonor berkurang.

KESEHATAN | 14 Agustus 2020

Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta dan Jatim Masih Tinggi

Kasus baru Covid-19 di Jakarta hari ini mencapai 538, sedangkan Jawa Timur sebanyak 418.

KESEHATAN | 14 Agustus 2020

Update Covid-19: Tambah 2.307, Kasus Positif di Indonesia Jadi 135.123

Jumlah pasien covid-19 yang sembuh bertambah 2.060 sehingga total menjadi 89.618.

KESEHATAN | 14 Agustus 2020

Erick Thohir: Imunisasi Massal Covid-19 Paling Lambat Februari 2021

Program vaksinasi Covid-19 akan berada di bawah kendali TNI dan Polri.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Hati-hati Menangani Limbah Medis Pasien Covid-19

Sampah medis pasien Covid-19 harus ditangani hati-hati, demi memutus mata rantai penularan.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

20% Warga Belum Sadar Pakai Masker

Ternyata, 20% warga belum sadar menggunakan masker sesuai peraturan yang berlaku.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Pemerintah Beri Insentif Dokter Residen Rp 12,5 Juta Per Bulan

Pemberian insentif akan dilakukan selama enam bulan terhitung sejak Juli hingga Desember 2020 dengan besaran Rp 12,5 juta per orang per bulan.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Satgas : Tingkat Hunian RS Covid-19 Baru 66%

Untuk tingkat hunian tempat tidur rumah sakit rata-rata yang aman adalah 60% sampai 80% yang dihitung per bulan.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Satgas: Waspadai Sembilan Kota dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi

Di posisi pertama adalah Jakarta Pusat dengan kasus aktif 2.213, dan di urutan kedua ada Jakarta Utara 1.775.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020

Jakarta Pusat Tertinggi Kasus Aktif Covid-19

Menurut Wiku Adisasmito, daerah yang paling tinggi kasus aktif secara nasional adalah Kota Jakarta Pusat sebanyak 2.210.

KESEHATAN | 13 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS