Seluruh Santri yang Masuk ke Jateng Wajib Karantina

Seluruh Santri yang Masuk ke Jateng Wajib Karantina

Jumat, 5 Juni 2020 | 22:03 WIB
Oleh : Stefi Thenu / EHD

Semarang, Beritasatu.com - Sejumlah pondok pesantren di Jawa Tengah mulai memperbolehkan santrinya untuk kembali ke pondok. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meminta seluruh pengasuh pondok pesantren di Jawa Tengah untuk mengkarantina seluruh santri yang masuk selama 14 hari.

"Semua santri yang masuk ke Jateng wajib karantina selama 14 hari. Pihak pondok pesantren wajib menyiapkan untuk tempat karantina itu," ujar Gus Yasin usai menggelar shalat Jumat berjamaah di Gradhika Bhakti Praja kompleks kantor Gubernur Jateng, Jumat (5/6/2020).

Pihaknya sudah berkomunikasi dengan sejumlah pengasuh pondok pesantren maupun organisasi pondok pesantren terkait hal itu. Menurutnya, apabila pondok pesantren tidak memiliki tempat karantina yang memadai, maka bisa menggunakan fasilitas lain di daerahnya.

"Bisa koordinasi dengan Satgas Jogo Tonggo di daerahnya masing-masing untuk menempati tempat karantina yang kemarin sudah disiapkan di berbagai desa. Atau bisa juga menggunakan fasilitas lain seperti gedung sekolah dan sebagainya," terangnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta seluruh pengasuh pondok pesantren mewajibkan santrinya untuk cek kesehatan sebelum kembali ke pondok. Pengecekan itu penting sebagai acuan penanganan saat mereka tiba di pondok pesantren. "Semua yang datang harus sudah periksa kesehatan dari daerahnya, bisa puskesmas, dokter pribadi atau rumah sakit. Ini untuk menindaklanjuti penanganan di pondok," ucapnya.

Putra ulama kharismatik, almarhum KH Maimoen Zubair ini juga telah menerapkan protokol kesehatan ketat di pondok pesantrennya yang ada di Rembang. Selain menyiapkan tempat karantina, pihaknya juga telah menyiapkan shelter khusus untuk menampung sementara santri yang datang.

Ada dua tempat lanjut dia yang disiapkan untuk keperluan itu, yakni di Timur dan di Barat pondok pesantren. Jadi, santri yang datang dari dua arah itu, akan ditampung di dua tempat tersebut untuk dicek kesehatannya. "Kami kerjasama dengan dinas kesehatan Rembang untuk melakukan pengecekan kesehatan dulu. Setelah itu, mereka akan kami arahkan ke tempat karantina yang sudah kami siapkan," terangnya.

Ia meminta semua pengasuh pondok pesantren di Jateng menerapkan hal serupa. Sebab saat ini, sejumlah pondok pesantren sudah mulai melakukan aktivitas seperti biasa. "Ada yang mulai 1 Juni kemarin santri-santri sudah masuk pondok. Jadi saya minta agar protokol kesehatan ini benar-benar dilaksanakan secara ketat," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

50 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bogor Sembuh

Jumlah pasien positif Covid-19 sembuh menjadi 50 orang di Bogor.

NASIONAL | 5 Juni 2020

KPK Kembali Garap 11 Mantan Anggota DPRD Sumut

KPK pemeriksa 11 anggota DPR Sumut terkait kasus korupsi yang melibatkan Gatot Pujo Nugroho.

NASIONAL | 5 Juni 2020

Puja-Puji Bima Arya Apresiasi Gubernur Ridwan Kamil Tangani Covid-19 di Jabar

Wali Kota Bogor puji Gubernur Jabar dalam tangani covid-19.

NASIONAL | 5 Juni 2020

Pemkot Palu Izinkan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah dengan Syarat Taat Aturan

Pemkot Palu membolehkan kegiatan keagamaan di rumah-rumah ibadah.

NASIONAL | 5 Juni 2020

Pemindahan RKUD Pemprov Banten ke BJB Hanya untuk Selamatkan Kasda

Gubernur Banten pindahkan rekening buat Bank Banten terpuruk.

NASIONAL | 5 Juni 2020

Ingin Melahirkan di Yogya, Ibu dari Jakarta Positif Covid-19

Pasien melahirkan di Yogyakarta posetif Corona.

NASIONAL | 5 Juni 2020

Tambah Dua, Kasus Positif Covid-19 di Jambi Tembus 101

Pasien baru positif Covid-19 di Jambi, yakni pasien nomor 100 berasal dari Kota Sungaipenuh dan pasien 101 berasal Kabupaten Merangin.

NASIONAL | 5 Juni 2020

Perpusnas Dorong Pustakawan Hasilkan Penulisan Buku

Inkubator Literasi Pustaka Nasional merupakan upaya Perpusnas untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi Pustakawan dalam bidang penulisan.

NASIONAL | 5 Juni 2020

2.363 Warga Kota Serang Ikut Rapid Test Massal, 5 Orang Reaktif

Rapid test massal digelar Pemprov Banten di Stadion aulana Kota Serang selama tiga hari.

NASIONAL | 5 Juni 2020

Tiga Penambang Emas Liar Tewas Tertimbun Longsor di Merangin

Ketiga korban saat itu sedang melakukan penambangan emas liar di lokasi saat tiba-tiba perbukitan di lokasi penambangan longsor akibat hujan yang mengguyur.

NASIONAL | 5 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS