Penularan Meningkat, Presiden Akui Masyarakat Makin Khawatir
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-1.43)   |   COMPOSITE 4934.09 (-20.47)   |   DBX 924.804 (0.21)   |   I-GRADE 130.838 (-0.77)   |   IDX30 413.425 (-1.99)   |   IDX80 108.094 (-0.58)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.42)   |   IDXG30 115.379 (-0.19)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.62)   |   IDXQ30 120.916 (-0.47)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-1.46)   |   IDXV30 102.468 (-0.76)   |   INFOBANK15 776.883 (-1.82)   |   Investor33 360.093 (-1.12)   |   ISSI 144.765 (-0.71)   |   JII 523.909 (-2.37)   |   JII70 177.568 (-0.94)   |   KOMPAS100 966.07 (-4.5)   |   LQ45 756.376 (-3.54)   |   MBX 1366.8 (-6.55)   |   MNC36 270.277 (-1.19)   |   PEFINDO25 258.891 (-2.06)   |   SMInfra18 233.321 (-1.59)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-1.29)   |  

Penularan Meningkat, Presiden Akui Masyarakat Makin Khawatir

Senin, 3 Agustus 2020 | 10:50 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak tahu mengenai penyebab meningkatnya tingkat kekhawatiran masyarakat terhadap penularan Covid-19 di Tanah Air.

Ia mengatakan, dalam beberapa pekan terakhir masyarakat berada pada posisi yang khawatir mengenai Covid.

“Entah karena kasusnya meningkat atau terutama menengah atas melihat karena orang yang tidak taat pada protokol kesehatan tidak semakin sedikit, tapi semakin banyak,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju melalui video conference di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2020).

Ia mengatakan, hingga Minggu (2/8/2020) jumlah kasus positif di Indonesia telah melampaui angga 111.000, di mana kasus fatality rate mencapai 4,7%.

“Dan, angka kematian di Indonesia ini lebih tinggi 0,8% dari kematian global. Ini saya kira yang menjadi PR besar kita bersama. Selain itu, case recovery rate di negara kita data terakhir adalah 61,9% saya kira bagus terus meningkat angkanya,” katanya.

Presiden Jokowi juga telah memerintahkan jajaran terakit untuk memprioritaskan penerapan protokol kesehatan dan perubahan prilaku di masyarakat. “Ini betul-betul menjadi perhatian kita,” ujarnya.

Menurut Presiden Jokowi pemerintah harus fokus dalam pelaksanaan kampanye tentang penggunaan masker, jaga jarak, cuci tangan, dan tidak bergerombol.

“Dalam dua minggu ini, kita fokus kampanye tentang pakai masker. Nanti, dua minggu berikutnya kampanye mengenai jaga jarak atau cuci tangan, misalnya. Tidak dicampur langsung urusan cuci tangan, urusan jaga jarak, urusan tidak berkerumun, pakai masker. Kalau berbarengan untuk kelompok masyarakat menengah ke atas bisa tangkap. Tapi yang di bawah ini menurut saya memerlukan satu per satu,” katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jokowi Kecewa Penyerapan Anggaran Stimulus Penanganan Covid-19 Baru 20%

Jokowi kembali kecewa penyerapan anggaran Covid-19 rendah.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Kempupera Siapkan Rest Area di Kawasan Puncak Bogor

Kempupera bangun rest area di kawasan Puncak, Bogor.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Kasus Djoko Tjandra, Akankan Tiga Serangkai “Reuni” di Sel Bareskrim?

Andai Anita ditahan, tiga serangkai dalam kasus ini yakni Anita, Brigjen Prasetijo Utomo, dan Djoko Tjandra, bisa “bereuni" di sel Bareskrim.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Kemdikbud Harus Segera Terbitkan Kurikulum Adaptif

Wakil Sekjen Federasi Guru Indonesia (FSGI) Satriwan Salim mengatakan, upaya relaksasi kurikulum sangat dinantikan oleh semua pihak.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Cuaca Buruk, Ribuan Nelayan di Aceh Barat Tidak Bisa Melaut

Ribuan nelayan di Kabupaten Aceh Barat sejak sepekan terakhir tidak melaut akibat cuaca buruk yang melanda sebagian besar wilayah pantai barat dan selatan Aceh.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Dugaan Kredit Fiktif di Bank Banten Rp 150 Miliar Dilaporkan ke Bareskrim Polri

MA menerbitkan Perma Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemidanaan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Dugaan Kredit Fiktif di Bank Banten Rp 150 Miliar Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Kasus dugaan kredit fiktif yang diduga dilakukan manajemen Bank Banten senilai Rp 150 miliar lebih pada tahun 2017.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Pasien Covid-19 dari Jakarta Mengamuk di Aceh Barat

Seorang warga Koja, Jakarta Utara, MA mengamuk setelah menjalani isolasi bersama seluruh anggota keluarganya sejak Jumat (31/7/2020) lalu.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Operasi Senyap Bareskrim Tangkap Djoko Tjandra Diapresiasi

Menteri PAN dan RB Tjahjo Kumolo mengapresiasi operasi senyap penangkapan Djoko Tjandra.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Perma Pidana Seumur Hidup untuk Koruptor Dinilai Aturan Progresif

Abdul Fickar menyatakan aturan yang bisa menghukum pelaku korupsi dengan pidana seumur hidup sebagai aturan yang responsif dan progresif.

NASIONAL | 2 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS