Jokowi Kritik Masih Ada 40% Kementerian/Lembaga Belum Ada DIPA Stimulus Penanganan Covid-19
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

Jokowi Kritik Masih Ada 40% Kementerian/Lembaga Belum Ada DIPA Stimulus Penanganan Covid-19

Senin, 3 Agustus 2020 | 11:10 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkritik masih ada kementerian atau lembaga yang belum memiliki Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) untuk stimulus penanganan Covid-19.

"Yang belum ada DIPAnya saja masih gede banget, mungkin 40 persenan. DIPA saja belum ada, bagaimana mau realisasi (serapan anggaran)," kata Jokowi saat memimpin ratas tentang Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional secara virtual di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/8/2020).

Artinya, lanjut Jokowi, aura krisis belum ada di kementerian dan lembaga pemerintahan. Para menteri masih terjebak pada pekerjaan harian dan tidak tahu prioritas yang harus dikerjakan.

"Artinya apa, di kementerian-kementerian di lembaga-lembaga, aura krisisnya betul-betul belum ada, masih kejebak pada kerjaan harian, tidak tahu prioritas yang harus dikerjakan apa," ujar Jokowi.

Oleh karena itu, Jokowi meminta Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional agar mendetailkan program prioritas satu persatu dari menteri-menteri yang terkait.

"Sehingga manajamen krisis ini kelihatan lincah, cepat, trouble shooting, smart shortcut dan hasilnya betul-betul efektif. Kita perlu kecepatan," tegas Jokowi.

Sebelumnya dalam ratas tersebut, Presiden Jokowi mengungkapkan rasa kecewanya melihat penyerapan anggaran stimulus penanganan Covid-19 masih 20 persen atau sekitar Rp 141 triliun dari total anggaran sebesar Rp 695 triliun.

Dia menjabarkan penyerapan yang paling besar baru di sektor perlindungan sosial sebanyak 39 persen. Penyerapan terbesar kedua di sektor program UMKM sebesar 25 persen.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Jokowi Sumbang Sapi Seberat 800 Kilogram untuk Dipotong di Kebun Raya Bogor

Jokowi sumbang sapi sebesar 800 kg untuk kurban di Kebun Raya Bogor.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Penularan Meningkat, Presiden Akui Masyarakat Makin Khawatir

Masyarakat kuatir penularan Covid-19 meningkat.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Jokowi Kecewa Penyerapan Anggaran Stimulus Penanganan Covid-19 Baru 20%

Jokowi kembali kecewa penyerapan anggaran Covid-19 rendah.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Kempupera Siapkan Rest Area di Kawasan Puncak Bogor

Kempupera bangun rest area di kawasan Puncak, Bogor.

NASIONAL | 3 Agustus 2020

Kasus Djoko Tjandra, Akankan Tiga Serangkai “Reuni” di Sel Bareskrim?

Andai Anita ditahan, tiga serangkai dalam kasus ini yakni Anita, Brigjen Prasetijo Utomo, dan Djoko Tjandra, bisa “bereuni" di sel Bareskrim.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Kemdikbud Harus Segera Terbitkan Kurikulum Adaptif

Wakil Sekjen Federasi Guru Indonesia (FSGI) Satriwan Salim mengatakan, upaya relaksasi kurikulum sangat dinantikan oleh semua pihak.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Cuaca Buruk, Ribuan Nelayan di Aceh Barat Tidak Bisa Melaut

Ribuan nelayan di Kabupaten Aceh Barat sejak sepekan terakhir tidak melaut akibat cuaca buruk yang melanda sebagian besar wilayah pantai barat dan selatan Aceh.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Dugaan Kredit Fiktif di Bank Banten Rp 150 Miliar Dilaporkan ke Bareskrim Polri

MA menerbitkan Perma Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemidanaan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Dugaan Kredit Fiktif di Bank Banten Rp 150 Miliar Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Kasus dugaan kredit fiktif yang diduga dilakukan manajemen Bank Banten senilai Rp 150 miliar lebih pada tahun 2017.

NASIONAL | 2 Agustus 2020

Pasien Covid-19 dari Jakarta Mengamuk di Aceh Barat

Seorang warga Koja, Jakarta Utara, MA mengamuk setelah menjalani isolasi bersama seluruh anggota keluarganya sejak Jumat (31/7/2020) lalu.

NASIONAL | 2 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS