Partai Demokrat Harap Pemerintah Tetap Bekerja Maksimal
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Partai Demokrat Harap Pemerintah Tetap Bekerja Maksimal

Jumat, 14 Agustus 2020 | 21:45 WIB
Oleh : Carlos Roy Fajarta / EHD

Jakarta, Beritasatu.com – Partai Demokrat (PD) berharap pemerintah tetap bekerja maksimal menyelamatkan rakyat atas berbagai dampak pandemi Covid-19. Pengawasan kebijakan perlu dilakukan hingga ke tingkat bawah.

“Pemerintah harus benar-benar berjuang selamatkan dan sejahterakan rakyat,” kata Wasekjen PD Irwan, Jumat (14/8/2020).

Irwan mendukung pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pentingnya melakukan lompatan besar dengan memanfaatkan krisis untuk membangun Indonesia. “Saya sepakat dengan Pak Jokowi. Para menteri harus bisa manfaatkan momentum krisis ini melakukan lompatan kemajuan,” ujarnya.

Irwan menambahkan upaya untuk mengejar ketertinggalan sepatutnya dilakukan. “Laksanakan transformasi besar melalui strategi besar. Jika tidak, maka bangsa ini bisa makin terjerumus dalam pandemi berikut dampaknya,” imbuh anggota DPR tersebut.

Irwan menyatakan kinerja pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 belum berjalan baik. Hal itu ditandai dengan kejengkelan Presiden secara berkali-kali kepada jajaran Kabinet Indonesia Maju, karena dianggap lamban.

“Kesiap-siagaan dan kecepatan kerja kabinet Jokowi benar-benar dibutuhkan. Jangan biasa-biasa saja, bahkan cenderung lamban,” kata Irwan.

Sebelumnya, Presiden menyebut krisis yang terjadi harus dibajak untuk dimanfaatkan agar Indonesia bisa setara dengan negara maju. “Kita lakukan lompatan besar untuk kemajuan yang signifikan. Kita harus bajak momentum krisis ini. Kita harus serentak dan serempak memanfaatkan momentum ini. Menjadikan Indonesia setara dengan negara-negara maju,” kata Presiden.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Santri di Bengkuli Dilarikan ke Rumah Sakit

Puluhan Santri di Bengkulu keracunan dibawa ke Rumah Sakit.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Pilkada Desember 2020, Jangan Kotori Demokrasi dengan Politik Uang

Demokrasi mulai melenceng ketika politik uang terjadi.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Ribut dengan Pimpinan KPK di Pesawat, Mumtaz Rais Jual Nama Wakil Ketua Komisi III

Mumtaz Rais jual nama Wakil Ketua Komisi III DPR ketika ribut di pesawat.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Hikmahanto: MA Harus Kembali Jadi Benteng Terakhir Pencari Keadilan

Pimpinan MA harus terus mendorong budaya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi sekaligus memperkuat akar dan fondasi prinsip supremasi hukum.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

UGM Terima 2.518 Mahasiswa Jalur SBMPTN

UGM terima mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN 2020.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Nawawi Pomolango Tegur Mumtaz Rais Selaku Penumpang Pesawat

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango menegur Mumtaz Rais dalam posisinya sebagai salah satu penumpang pesawat.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Picu Keributan di Pesawat, Mumtaz Rais Dikecam

Perilaku Ahmad Rais, putra dari Amien Rais yang memicu keributan di pesawat Garuda Indonesia dinilai memalukan.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Serius Berantas Korupsi, Sikap Jokowi Harus Dijalankan Aparat Negara

Berantas korupsi tanpa pandang bulu sulit dijalankan aparat penegak hukum.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Korupsi Proyek Fiktif, KPK Periksa Direktur Waskita Beton Precast

Munib Lusianto bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi terkait pelaksanaan pekerjaan subkontraktor fiktif.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Kawasan Cagar Alam Wae Wu'ul Gundul Terbakar

Kawasan wisata cagar alam Wae Wu'ul di Labuan Bajo,dilalap si jago merah pada Kamis (13/8/2020) malam hingga Jumat dini hari.

NASIONAL | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS