Ganjar Izinkan Warga Tirakatan, asalkan Patuhi Protokol Kesehatan
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Ganjar Izinkan Warga Tirakatan, asalkan Patuhi Protokol Kesehatan

Jumat, 14 Agustus 2020 | 22:03 WIB
Oleh : Stefi Tenu / EHD

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengizinkan masyarakat menggelar doa bersama atau tirakaan pada malam peringatan Hari Kemerdekaan, 17 Agustus 2020. Namun, Ganjar mengingatkan agar malam tirakatan digelar sederhana dan mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

Menurut Ganjar, malam tirakatan merupakan tradisi yang telah dilakukan bangsa ini sejak lama dan harus dilestarikan.

"Meski pandemi, tapi tidak apa-apa kalau masyarakat mau menggelar malam tirakatan. Yang penting jangan banyak-banyak orangnya dan harus mematuhi protokol kesehatan," kata Ganjar, Jumat (14/8/2020).

Ia juga meminta masyarakat tidak menggelar acara ramai-ramai pada saat malam tirakatan jelang peringatan hari kemerdekaan itu. Masyarakat diminta tidak berkeliling dan membuat kegiatan yang menimbulkan kerumunan.

"Silakan tirakat di rumah masing-masing, atau di tempat ibadah masing-masing. Bisa di masjid, langgar, gereja, pura dan lainnya. Silakan, nggak papa," tegasnya.

Ganjar juga mengajak seluruh masyarakat Jawa Tengah berdoa bersama saat pelaksanaan malam tirakatan tersebut agar pandemi covid-19 segera selesai. Doa itu penting untuk mendukung ikhtiar lahir yang selama ini gencar dilakukan.

"Yuk kita doa bersama, mendoakan bangsa ini agar ikhtiar lahir yang kita kerjakan itu mendapat energi dari ikhtiar bathin atau spiritual. Mudah-mudahan pandemi ini lekas berlalu," ucapnya.

Masyarakat juga diimbau tidak menggelar lomba-lomba. Apabila hendak mengadakan lomba, Ganjar mengusulkan agar lomba memeriahkan hari kemerdekaan dilakukan secara virtual.

"Lomba-lomba nggak usahlah. Kalau mau lomba, yang virtual saja, agar tidak ada kerumunan dan tidak terlalu banyak bersentuhan. Kalau lomba seperti biasanya, itu resikonya tinggi. Daripada menyesal kemudian, lebih baik jangan," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengamat: Pendidikan Indonesia Belum Memiliki Konsep yang Baik

Indonesia belum memilik konsep pendidikan yang baik.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Partai Demokrat Harap Pemerintah Tetap Bekerja Maksimal

Partai Demokrat berharap Jokowi tetap bekerja maksimal.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Diduga Keracunan Makanan, Puluhan Santri di Bengkuli Dilarikan ke Rumah Sakit

Puluhan Santri di Bengkulu keracunan dibawa ke Rumah Sakit.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Pilkada Desember 2020, Jangan Kotori Demokrasi dengan Politik Uang

Demokrasi mulai melenceng ketika politik uang terjadi.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Ribut dengan Pimpinan KPK di Pesawat, Mumtaz Rais Jual Nama Wakil Ketua Komisi III

Mumtaz Rais jual nama Wakil Ketua Komisi III DPR ketika ribut di pesawat.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Hikmahanto: MA Harus Kembali Jadi Benteng Terakhir Pencari Keadilan

Pimpinan MA harus terus mendorong budaya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi sekaligus memperkuat akar dan fondasi prinsip supremasi hukum.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

UGM Terima 2.518 Mahasiswa Jalur SBMPTN

UGM terima mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN 2020.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Nawawi Pomolango Tegur Mumtaz Rais Selaku Penumpang Pesawat

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango menegur Mumtaz Rais dalam posisinya sebagai salah satu penumpang pesawat.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Picu Keributan di Pesawat, Mumtaz Rais Dikecam

Perilaku Ahmad Rais, putra dari Amien Rais yang memicu keributan di pesawat Garuda Indonesia dinilai memalukan.

NASIONAL | 14 Agustus 2020

Serius Berantas Korupsi, Sikap Jokowi Harus Dijalankan Aparat Negara

Berantas korupsi tanpa pandang bulu sulit dijalankan aparat penegak hukum.

NASIONAL | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS