Mendagri : Gunakan Mekanisme Hukum Jika Tidak Lolos Penetapan Calon
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Mendagri : Gunakan Mekanisme Hukum Jika Tidak Lolos Penetapan Calon

Selasa, 22 September 2020 | 19:35 WIB
Oleh : Robert Wardy / EHD

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M Tito Karnavian meminta para Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Pilkada 2020 yang tidak lolos dalam penetapan pada Rabu (23/9/2020) besok agar tidak melakukan tindakan anarkis. Yang tidak lolos harus gunakan saluran hukum yang ada yaitu berupa melakukan gugatan ke Bawaslu atau Pengadilan.

“Bagi yang tidak lolos mungkin kecewa dan marah. Tidak boleh terjadi pengumpulan massa, aksi anarkis, apalagi merusak kantor KPUD, dan lain-lain,” kata Tito dalam Rapat Koordinasi (Rakor) tentang pelaksanaan Pilkada di Jakarta, Selasa (22/9/2020).

Rakor dihadiri Menko Polhukam Mahfud MD, Pelaksana Tugas Harian (Plh) Ketua KPU Ilham Saputra, Ketua Bawaslu Abhan, para Sekjen Partai Politik serta para instansi terkait.

Tito menjelaskan jika tidak terima dengan hasil penetapan maka silahkan gugat ke Bawaslu. Bawaslu harus menerima dan memprosesnya. Jika tetap ditolak di BAwaslu, bisa dilanjutkan dengan menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Jika tetap ditolak, bisa lanjutkan sampai kasasi ke Mahkamah Agung.

“Jadi ada ruang bagi yang tidak lolos untuk melakukan keberatan-keberatan dengan landasan-landasannya. Ada mekanisme hukum tapi bukan aksi anarkis kekerasan. Kalau itu ya tangkap. Pelanggaran hukum ya dipidana. Jelas itu. Kita tidak bisa mentolerir aksi kekerasan apapun juga,” jelas Tito.

Dia meminta aparat kepolisian untuk mengamankan proses penetapan calon. Aparat TNI dan Satpol PP juga membantu untuk mengamankan proses penetapan agar tidak terjadi aksi kerumunan dan kekerasan karena tidak puas.

Dia juga meminta para Paslon yang lolos agar tidak mengerahkan massa untuk meluapkan kegembiraan. Para Paslon harus taat pada protokol kesehatan agar tidak terjadi penularan Covid 19. “Bagi yang lolos mungkin akan euforia, muter-muter, konvoi, arak-arakan. Tidak boleh sampai terjadi,” ujar mantan Kapolri ini.

Dia menegaskan jika terjadi konvoi dan pengumpulan massa, harus dibubarkan. Polisi bisa memakai berbagai aturan yang sudah ada. “Kalau terjadi pengumpulan masa, arak-arakan, terjadi kemudian konvosi ini harus dibubarkan. Bahkan bisa dipidana dengan UU lain. Bisa Perda, bisa Perkada, bisa aturan KUHP, bisa UU Karantina Kesehatan oleh Polri,” tutup Tito.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Indonesia Akan Lakukan Uji Klinis II Vaksin Covid-19 GX 19 dari Genexine

Vaksin Covid-19 GC 19 tersebut diproduksi Genexine Inc, perusahaan farmasi asal Korea Selatan.

NASIONAL | 22 September 2020

Kasus Covid-19 di Palu Meningkat, RS Rujukan Khawatir Kelebihan Kapasitas

Saat ini ada 11 pasien Covid-19 di RS Anutapura dari kapasitas 12 pasien yang tersedia.

NASIONAL | 22 September 2020

Mahfud MD: Kampanye Lebih Banyak Secara Daring

Hal itu harus dilakukan karena pelaksanaan Pilkada dilakukan di tengah penyebaran virus corona (Covid-19).

NASIONAL | 22 September 2020

Kasus Pemerasan dan Pelecehan di Bandara, Oknum Petugas Medis Tersangka

Penyidik Polres Bandara Soekarno-Hatta telah menetapkan oknum petugas medis rapid test berinisial EFY sebagai tersangka.

NASIONAL | 22 September 2020

Pembangunan Berkelanjutan Penting Guna Perkuat Daya Saing

Pemerintah nasional selaku pembuat kebijakan, sektor usaha, para profesional, maupun publik yang lebih luas, turut memperhatikan prinsip keberlanjutan.

NASIONAL | 22 September 2020

Ideologi Salafi Jihadis Masih Akan Jadi Ancaman Serius

Ancaman teroris di Indonesia pada waktu-waktu mendatang masih cukup serius dan karena itu patut diwaspadai, terutama dari penganut ideologi salafi jihadis.

NASIONAL | 22 September 2020

Pelibatan TNI dalam Penanggulangan Terorisme Dinilai Sudah Tepat

Sinergitas TNI dan Polri sesuai amanat UU harus menjalin kerja sama dengan semua instansi dalam dan luar negeri.

NASIONAL | 22 September 2020

Pelibatan TNI Atasi Aksi Terorisme Harus Sesuai UU

Di hampir semua negara, pelibatan TNI di dalam menanggulangi aksi terorisme sudah lazim dilakukan.

NASIONAL | 22 September 2020

Kasus Djoko Tjandra Dinilai Tidak Perlu Diambil Alih KPK

Penanganan kasus Djoko Tjandra dan Pinangki Sirna Malasari dianggap sudah berjalan sebagaimana mestinya.

NASIONAL | 22 September 2020

Masuki 2 Minggu, Simulasi Sekolah Tatap Muka di Jateng Dievaluasi

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjelaskan, evaluasi simulasi sekolah tatap muka selama 2 pekan terakhirn hingga hari ini seluruhnya berjalan baik.

NASIONAL | 22 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS